https://nasional.tempo.co/read/1142727/tki-di-cina-lebih-banyak-jokowi-di-sana-yang-antek-indonesia/full&view=ok
TKI di Cina Lebih Banyak, Jokowi: Di Sana yang
Antek Indonesia
Reporter:
Friski Riana
Editor:
Kukuh S. Wibowo
Sabtu, 3 November 2018 16:02 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggunakan jaket model Parka produksi
AME Raincoat saat membuka Ideafest 2018 di JCC, Senayan, 26 Oktober
2018. Jaket itu baru Jokowi beli di ruang pameran dengan harga Rp 499
ribu. TEMPO/Ahmad Faiz
<https://statik.tempo.co/data/2018/10/26/id_745021/745021_720.jpg>
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggunakan jaket model Parka produksi
AME Raincoat saat membuka Ideafest 2018 di JCC, Senayan, 26 Oktober
2018. Jaket itu baru Jokowi beli di ruang pameran dengan harga Rp 499
ribu. TEMPO/Ahmad Faiz
*TEMPO.CO*, *Jakarta *- Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau
Jokowi
<https://bisnis.tempo.co/read/1142662/jokowi-batalkan-kenaikan-cukai-rokok-ylki-hal-yang-ironis?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_1>,
mengklarifikasi tuduhan antek asing terhadap dirinya karena
disebut-sebut mendatangkan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia.
Menurut Jokowi, ia pernah diterpa isu bahwa Indonesia akan mendatangkan
10 juta tenaga kerja asing dari Cina. Padahal yang ia harapkan adalah
kedatangan 10 juta turis dari Cina.
"Waktu saya ketemu dengan Presiden Xi Jin Ping, saya minta 10 juta
(turis), tanda tangan /dah/ 10 juta. Lah, ini yang dipikir 10 juta itu
TKA dari Tiongkok. Yang dipelintir kan di situ," katanya dalam acara
pembukaan Rapat Kerja Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional di Hotel
Fairmont Jakarta, Sabtu, 3 November 2018.
*Baca: Jokowi Mendorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang Sekecil ...
<https://bisnis.tempo.co/read/1142688/jokowi-mendorong-pengusaha-muda-manfaatkan-peluang-sekecil-apapun>*
*<https://bisnis.tempo.co/read/1142688/jokowi-mendorong-pengusaha-muda-manfaatkan-peluang-sekecil-apapun>*Jokowi
menuturkan jumlah tenaga kerja asing yang ada di Indonesia tidak sampai
1 persen. Dibandingkan dengan negara lain, kata Jokowi, jumlah TKA di
Uni Emirate Arab 80 persen, Arab Saudi 33 persen, Brunei Darussalam 32
persen, Singapura 24 persen, dan Malaysia 5,4 persen. "Kita 0,03 persen.
TKA yang mana? Tunjukkan," ujarnya.
Menurut Jokowi, TKA di Indonesia memang ada. Namun, kata dia, jumlahnya
tak sebanyak tenaga kerja Indonesia yang ada di luar negeri. Ia
menyebutkan TKA Cina di Indonesia sekitar 24 ribu orang. Sedangkan
tenaga kerja Indonesia di Cina ada 80 ribu orang. "Belum ditambah yang
di Hong Kong mungkin 200 ribu, Taiwan hampir 200 ribuan. Antek asing
yang mana?" ucapnya.
*Simak: Jokowi Minta Pengusaha Muda Berhijrah
<https://nasional.tempo.co/read/1142706/jokowi-minta-pengusaha-muda-berhijrah>
*
Jokowi pun berkelakar bahwa banyak antek Indonesia di luar negeri.
"Kalau dibalik, ya, ini tenaga kerja kita di sana lebih banyak, berarti
di sana yang antek Indonesia. Kalau bicara antek-antekan," tuturnya.
Dalam acara Rapat Kerja Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional,
sejumlah tamu yang datang mendeklarasikan dukungan kepada pasangan
Jokowi
<https://nasional.tempo.co/read/1142236/jokowi-bumn-yang-lamban-akan-ditinggal>dan
Ma'ruf Amin.
*FRISKI RIANA | ANTARA*