Di Amsterdam ada semacam Go Jek , dengan bomfiets, dan dibelakangnya peti
untuk antar pisa. Ada rumah makan Tionghoa yang antar pesanan sampai rumah
tambah beaya E 2.50.
Ada juga yang tidak punya orang sendiri, lalu nelpon pengantar pisa untuk
antar
makanan, dan ini yang dapat E 2.50
Di Amsterdam, hanya dalam kota ada juga kalau tak salah untuk jarak maximum
4 km,
ada semacam mobil kecil sederhana untuk 2 penumpang, bayar E 4,-

On Tue, 13 Nov 2018 at 16:52, Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:

>
>
> Saya kira ideologi bapak Jokowi "apa saja yang bisa membangkitkan
> elektabilitas" dan hal yang seakan ber-api2 nasionalis itu dimasyarakat
> Indonesia sangat2 laku keras. Mungkin tepat sekali dengan "sontoloyo" yang
> diucapkan beliau, sedang pasangan beliau cocok dengan "genderuwo" yang
> segalanya serba mistis bahkan budek dan buta juga katanya sesuai kitab
> suci. Jadi pasangan yang harmonis sekali.
>
> ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :
>
> Ya kan tidak harus dengan membangun imajinasi
> sesontoloyo itu terhadap para tetangga.
>
> Katanya si Jokowi ini mau bersaing, suka persaingan.
> Lha kalau begini caranya, menghembuskan hoax sontoloyo,
> kan jadi ketahuan tuh taktik culasnya dalam bersaing.
> Lagi-lagi membombardir pendukung dengan hoax sontoloyo
> tentang pesaing.
>
> Ini mah bab pengantar dari taktik propaganda Goebbels;
> kebohongan yang dicekokkan berulang-ulang lama-lama
> akan dipercaya sebagai kebenaran.
>
> --- jonathangoeij@... wrote:
>
> kelihatannya si bapak presiden sedang membangun citra nasionalis
> melindungi start-up.
>
> --- ajegilelu@... wrote :
>
> Pertanyaannya kan jadi, untuk apa / kena apa Jokowi
> membangun imaji-imaji buruk di benak para
> pendukungnya terhadap negara-negara tetangga?
> -- yang notabene sama-sama berjuang keras untuk
> berhimpun dalam ASEAN dan menjadikan Asia-tenggara ini
> kawasan damai
>
> Siapa titip pesan-pesan buruk ini dalam masa kampanye
> yang menurut Jokowi sendiri harus gembira dan damai?
>
> --- jonathangoeij@... wrote:
>
> Saya baca artikel Go Viet memang platform ojek seperti itu cuman bisa
> dikembangkan di Vietnam, Thailand, Filipina, sedangkan Singapura kok gak
> bakalan bisa. Cuman apakah nantinya juga dibilang Singapura menghambat
> start-up Indonesia? Kenyataannya platformnya gak cocok sama kondisi negara.
>
> On Monday, November 12, 2018, 12:32:42 AM PST, ajeg wrote:
>
> Belakangan ini Jokowi seperti keranjinganan berhalusinasi.
> Sedikit-sedikit merasa diserang, bolak-balik bilang ada
> yang menakuti-nakuti, ada sontoloyo, lalu ada genderuwo.
>
> Sekarang dia bilang negara tetangga takut sama Go-Jek.
> Omong kosong apa pula ini?
>
> Prihatin juga sih...
>
> --------------------------
> "Negara tetangga kita takut sekali dengan yang namanya Go-Jek,  takut
> banget,
> mereka ngomong ke saya kok, sehingga mereka menghambat setiap kita akan
> masuk ke pasar yang ada di sana," kata Presiden Jokowi di Kota Tangerang,
> Banten,
> Minggu malam.
> ---------------------------------------
>
> Faktanya:
>
> Tak ada Go-Viet Tanpa Go-Jek
> <https://tekno.kompas.com/read/2018/09/15/12490007/cara-go-jek-mendidik-go-viet>
>
> Namun, Go-Viet tidak dibiarkan berjalan begitu saja oleh Go-Jek.
>
>
> --- jonathangoeij@... wrote:
>
> Go Jek rasanya cuman bisa jalan di-negara2 berkembang yg masih menggunakan
> sepeda motor sebagai ojek, mungkin seperti Vietnam, Thailand.
>
> --- bhjo@... wrote :
>
> Kutipan:"Negara tetangga kita takut sekali dengan yang namanya Go-Jek,
> takut banget, mereka ngomong ke saya kok, sehingga mereka menghambat setiap
> kita akan masuk ke pasar yang ada di sana," kata Presiden Jokowi di Kota
> Tangerang, Banten, Minggu malam".
>
> Tidak diterangkan kenapa takutnya atau apa motifnya negara lain tidak mau
> menganut Go-Jek. Pendapat saya sebagai orang Timur, tidak akan
> memperbolehkan anak perempuan saya naik Go-Jek dimana saja. Barangkali
> orang Barat juga akan berpendapat seperti saya dimana badan penumpang akan
> bersentuhan dgn pengendara yg tidak dikenal. Dan kelakuan pengendara tidak
> bisa diduga sebelumnya. Go-Jek dgn berlainan jenis kelamin harus dilarang..
>
> BH Jo
>
>
> 
>

Kirim email ke