Apa ini tidak bertentangan dgn dalil anda atau suatu kemajuan, kalau sekarang 
sudah bisa menerima bergunanya Artificial Intellegence (AI) dimana, misal, ada 
dua pilihan utk pekerja atau buruh yaitu:   1) pekerja atau buruh bisa diganti 
oleh robot 
                           atau
 2) pekerja atau buruh diperlakukan seperti robot
 

 AI bisa mengawasi (surveillance) pekerja atau buruh bagaimana mereka 
bekerjanya. Misal: pekerja harus memakai alat seperti jam-tangan yg mengawasi 
pergerakan tangan dari si pekerja apakah bekerja secara efisisien atau tidak. 
Kalau bekerjanya kurang efisien atau ngantuk, jam-tangan ini akan bergetar utk 
memperingatkan pekerjanya. Amazon telah mempatenkan alat seperti ini utk 
pengawasan pekerja. AI adalah bisa digunakan utk pengawasan dgn sangat efisien 
dan terpercaya.
 

 

---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote :

 
 Hanya orang gilalah yang menentang kemajuan teknologi dan ilmu. Orang bicara 
tentang mobil elektrik, artificial intelligence, etc, tapi kalau orang mau 
jujur melihat keadaan di planet kita ini, bukan itu yang menjadi masalah pokok 
umat manusia yang sedang dihadapinya. Pendukung Tiongkok kapitalis boleh saja 
terus bangga akan "PEMBANGUNANNYA" terus berkoar-koar sudah mengangkat 
berjuta-juta orang dari kemiskinan, etc. tapi melupakan masalah ekonomi dan 
sosial yang merupakan bom waktu. Mereka tidak mau melihat atau meremehkan 
pergolakan yang terus terjadi diberbagai negeri, tidak mengerti kontradiksi 
antar imperialis yang semakin tajam, krisis migrasi di Eropa dan Amerika latin, 
perang yang terus berjalan yang memang dengan sengaja dipertahankan, kalau 
tidak, siapa yang mau beli senjata yang terus diproduksi kaum imperialis, 
krisis yang merupakan bagian tak terpisahkan dari sistim kapitalis global. 
Penghisapan, penindasan, kesenjangan ekonomi, ketidak adilan, lingkungan, 
disetujui atau tidak, disadari atau tidak, adalah masalah-masalah pokok yang 
selalu timbul ketika orang mau keluar dari tempurungnya untuk melihat keadaan 
manusia di planet ini.

 On Sunday, December 2, 2018, 2:23:01 PM GMT+1, 'Lusi D.' lusi_d@... [GELORA45] 
<[email protected]> wrote: 
 

 

   Penghisapan terhadap buruh itu berbentuk hasil kerja otot dan kerja
 otak mereka. Setan selamanya tidak mampu bekerja.
 
 Am Sat, 1 Dec 2018 23:35:57 +0000 (UTC)
 schrieb "Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45]"
 <[email protected]>:
 
 > Kalau dilihat pabrik Tesla yg fully automated seperti foto dibawah
 > mungkin juga sdh tdk ada lagi penghisapan buruh karena tidak pakai
 > lagi.
 > 
 > Tesla vehicle production. Image source: author.
 > 
 > 
 > On Thursday, November 29, 2018, 10:13:55 AM PST, Tatiana Lukman
 > <jetaimemucho1@...> wrote: 
 > Harus tahu apa yang dia maksud dengan being a socialist. Karena
 > pengertian tentang Sosialisme juga beda-beda. Banyak sekali roang
 > menganggap welfare states di eropa sebagai negara sosialis.
 > Orang-orang itu hanya melihat dari segi kemakmuran material, orang
 > tidak mati kedinginan, tidak mati kelaparan. Kemakmuran itupun sudah
 > sejak lama menyusut turun. Sebuah sistim ekonomi, sosial politik
 > sosialis bukan hanya membangun masyarakat yang makmur dari segi
 > material. Yang pokok adalah bagaimana menghilangkan penghisapan,
 > menghilangkan sifat barang dagangan pada tenaga kerja, artinya tenaga
 > kerja bukan lagi barang dagangan. Itu sangat tidak mudah. Harus
 > ditemukan cara dan mekanismenya. Bagaimana supaya kelas buruh
 > betul-betul merasakan bahwa mereka adalah pemilik sejati dari
 > pabriknya, dari hasil pabriknya. Mao dengan RBKPnya sebenarnya berada
 > dalam proses mencari dan menemukan mekanisme untuk mewujudkan itu.
 > Sayang mereka dikalahkan oleh kaum revisionis!! On Thursday, November
 > 29, 2018, 7:20:04 AM GMT+1, jonathangoeij@... [GELORA45]
 > <[email protected]> wrote: jadi korban Tesla "imbas dari
 > restrukturisasi perusahaan yang ingin lebih fokus pada produksi
 > kendaraan listrik dan swakemudi" omong2 Elon Musk boss Tesla
 > mengatakan dirinya sosialis Elon Musk‏Verified
 > account @elonmuskFollowFollow @elonmuskMore By the way, I am actually
 > a socialist. Just not the kind that shifts resources from most
 > productive to least productive, pretending to do good, while actually
 > causing harm. True socialism seeks greatest good for all. 8:47 AM -
 > 16 Jun 2018 ---In [email protected], <jetaimemucho1@...>
 > wrote :
 > 
 > Inikah keunggulan kapitalisme yang selalu dibanggakan Chan?? Ini
 > kenyataan atau fantasi?? 
 > On Wednesday, November 28, 2018, 7:50:15 PM GMT+1, Awind
 > j.gedearka@... [GELORA45] <[email protected]> wrote: 
 > 
 >   
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > https://otomotif.antaranews.com/berita/772086/gm-akan-tutup-5-pabrik-14-ribu-karyawan-di-phk
 > 
 > 
 > GM akan tutup 5 pabrik, 14 ribu karyawan di-PHK
 > 
 > - 27 November 2018 15:29
 > Umum Logo General Motors pada sebuah bus.
 > (https://www.flickr.com - creat) Jakarta (ANTARA news) - General
 > Motors (GM) akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap
 > sekitar 14 ribu pekerja di Amerika Utara dan kemungkinan menutup
 > sebanyak lima pabrik, imbas dari restrukturisasi perusahaan yang
 > ingin lebih fokus pada produksi kendaraan listrik dan swakemudi, kata
 > GM dalam pernyataannya, Senin (26/11). Dilansir AP pada Selasa,
 > jumlah pekerja yang di-PHK mencapai 8 persen dari total tenaga kerja
 > GM secara global yang berjumlah 180 ribu karyawan. Restrukturisasi
 > yang dilakukan mencerminkan perubahan pasar otomotif di Amerika
 > Utara, di mana arah bisnis GM terus bergeser dari mobil biasa menuju
 > SUV dan truk. Pada bulan Oktober, hampir 65 persen dari kendaraan
 > baru yang dijual di AS adalah truk atau SUV. Pengurangan tenaga kerja
 > yang terjadi mencakup sekitar 8.000 karyawan kerah putih, atau 15
 > persen dari keseluruhan tenaga kerja kerah putih GM di Amerika Utara.
 > Sementara itu, sekitar 3.300 pekerja kerah biru bisa kehilangan
 > pekerjaan di Amerika serikat dan 2.600 lainnya di pabrik-pabrik di
 > Kanada. Namun demikian, beberapa pekerja di Amerika Serikat dapat
 > pindah ke pabrik truk atau SUV untuk meningkatkan produksi.
 > Pemangkasan karyawan ini menandai perampingan besar GM untuk pertama
 > kalinya sejak merumahkan ribuan pekerja dalam peristiwa "Resesi
 > Hebat". Perusahaan juga mengatakan akan menghentikan operasi dua
 > pabrik tambahan di luar Amerika Utara pada akhir tahun depan, selain
 > penutupan pabrik yang diumumkan sebelumnya di Gunsan, Korea Selatan.
 > Langkah yang dilakukan GM kemungkinan akan diikuti oleh Ford Motor,
 > yang telah mengatakan tentang restrukturisasi dan akan memberhentikan
 > sejumlah pekerja kerah putih mereka yang tidak ditentukan jumlahnya.
 > Toyota Motor Corp juga telah membahas pemotongan biaya, meskipun
 > mereka membangun pabrik perakitan baru di Alabama. GM bukanlah yang
 > pertama meninggalkan pasar mobil. Fiat Chrysler keluar dari pasar
 > mobil kecil dan menengah sejak dua tahun lalu, sementara Ford
 > mengumumkan rencana untuk membuang semua mobil, kecuali mobil sport
 > Mustang di Amerika Serikat. PHK terjadi di tengah-tengah perang
 > perdagangan antara Amerika Serikat, China dan Eropa yang kemungkinan
 > akan menyebabkan harga yang lebih tinggi untuk kendaraan impor maupun
 > yang diekspor dari Amerika Serikat. CEO GM Mary Barra mengatakan
 > perusahaan memang tengah menghadapi tantangan terkait tarif yang
 > disebabkan oleh perang dagang, tetapi dia tidak secara langsung
 > menghubungkan hal itu dengan PHK yang pihaknya lakukan. GM tidak
 > meramalkan kemerosotan ekonomi dan membuat pemangkasan "Untuk berada
 > di depan ketika perusahaan dan ekonomi sedang kuat," kata Barra
 > kepada wartawan. Pabrik yang kemungkinan ditutup termasuk pabrik
 > perakitan di Detroit dan Oshawa, Ontario, Lordstown, Ohio, serta
 > pabrik transmisi di Warren, Michigan, dan di dekat Baltimore.
 > Pengumuman itu mengkhawatirkan para pekerja GM yang bisa kehilangan
 > pekerjaan mereka. "Saya tidak tahu bagaimana saya akan memberi makan
 > keluarga saya," ujar Matt Smith, seorang pekerja di pabrik Ontario,
 > mengatakan pada Senin (26/11), di luar gerbang selatan pabrik, di
 > mana para pekerja memblokir truk yang akan masuk atau keluar pabrik.
 > Pekerja di pabrik Ontario meninggalkan pekerjaan pada Senin (26/11),
 > tetapi diperkirakan akan kembali pada Selasa. Barra selanjutnya akan
 > menuju Washington untuk berbicara dengan penasihat ekonomi Gedung
 > Putih Larry Kudlow, menurut seorang pejabat Gedung Putih yang
 > dirahasiakan identitasnya. Presiden Amerika Serikat Donald Trump
 > mengatakan pemerintah dan anggota parlemennya mengerahkan "banyak
 > tekanan" pada GM. Trump mengatakan dia bersikap keras terhadap Barra.
 > Dia telah memberi tahu perusahaan bahwa Amerika Serikat telah
 > melakukan banyak hal untuk GM. Serikat pekerja United Auto Workers
 > yang bermarkas di Detroit telah mengutuk tindakan GM dan mengancam
 > akan melawan. Bobbi Marsh, yang telah bekerja merakit mobil kompak
 > Chevrolet Cruze di pabrik Ohio sejak 2008, mengatakan dia tidak dapat
 > mengerti mengapa pabrik kemungkinan akan ditutup, mengingat ekonomi
 > yang masih kuat. "Saya tidak percaya presiden kita akan membiarkan
 > ini terjadi," katanya. Senator Demokrat Sherrod Brown mengatakan
 > langkah ini akan menjadi bencana bagi kawasan di sekitar Youngstown,
 > Ohio, dan timur Cleveland, di mana GM adalah salah satu dari beberapa
 > jangkar industri yang tersisa di kawasan tersebut. Sebagian besar
 > pekerja yang akan kehilangan pekerjaan mereka, saat ini bekerja pada
 > produksi mobil konvensional dengan mesin pembakaran internal. Barra
 > mengatakan industri telah berubah dengan cepat dan bergerak ke arah
 > mobil dengan penggerak listrik, kendaraan otonom dan berbagi
 > tumpangan. Maka dari itu GM harus menyesuaikan diri. Dia mengatakan
 > GM masih mempekerjakan orang dengan keahlian dalam perangkat lunak
 > dan kendaraan listrik dan otonom. Baca juga: General Motors akan
 > tutup pabrik di Kanada Penerjemah: Fathur Rochman Copyright © ANTARA
 > 2018 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 


 


 








Kirim email ke