Lho, ... bukankah itu merupakan KEMAJUAN MASYARAKAT dengan adanya modernisasi teknologi? Dan dalam sejarah perkeembangan masyarakat dari semua dikerjakan tangan dan produktifitas sangat rendah, tumbuh berkembang dengan adanya mekanisasi dan automatisasi, ... gunakan komputer lebih heibat lagi! Tercapailah produksi berlimpah dan kehidupan masyarakatpun lebih makmur!

Dan dalam kenyataan, hanya dengan adanya peningkatan produksi itulah kapitalis bisa mengembalikan sebagian dari keuntungan BESAR pada buruhnya, dan buruh dari kerja lebih 12jam/hari menjadi 8jam/hari! Problemnya, dengan adanya mekanisasi, automatisasi yg maju apakah membuat pengangguran lebih parah dan kehidupan masyarakat menderita kemiskinan. TIDAK JUGA! Bukankah selama ini dinegaara kapitalis pun bisa diatasi juga masalah pengangguran itu. Kalau dulu kerja seminggu setidaknya 6 hari penuh, sekarang bisa 5 hari,  ... dan gaji juga bisa dinaikkan sekalipun sulit mengejar inflasi yg terjadi, setidaknya juga tidak kelaparan. Bahwa pemilik modal yg jauh lebih diuntungkan, itu masalah pembagian keuntungan yg masih saja jomplang pada kapitalis saja! Mesti diatur pemerintah yang berkuasa agar bisa terjadi pembagian keuntungan lebih adil, sekalipun sulit bisa dikatakan TIDAK MUNGKIN mencapai sama rata sepenuhnya!

Saya perhatikan, dengan adanya elektrisasi dan mekanisasi didesa-desa terbelakang, nyata banget HASIL nya utk memakmurkan warga desa! Dari semula warga harus memikul air lebih 3 jam dari sungai jauh dibawah gunung, sekarang tinggal buka kran sudah bisa gunakan air, ... begitu juga kerja diladang dengan gunakan mekanisasi, kerja yang sebelumnya dikerjakan lebih 8 jam, sekarang tidak sampai 2 jam sudah selesai. Kerjaan jauh lebih ringan, tapi hasil produksi jauh lebih banyak dan dengan demikian penghasilan juga melimpah! BEBAS dari kemiskinan, ...!



ajeg [email protected] [GELORA45] 於 2/12/2018 13:27 寫道:

Otomatisasi dalam industri sudah pasti

lebih menguntungkan pemodal.

--- jonathangoeij@... wrote:

    Tesla sejak awal mula sudah fully automated.


    Ada banyak sekali kemajuan technologi yg membuat pekerjaan manusia
    hilang/berkurang, internet yg kita pakai ini jg salah satunya
    bahkan bisa dibilang biang kerok.

    Sejak awal otomatisasi industri banyak tenaga kerja yg terdepak,
    ttp herannya di US tdk sedikit yg menentang shg otomatisasi jalan
    terus di berbagai bidang, para tenaga kerja beradaptasi dan
    mempelajari keahlihan baru dan lapangan kerja yg baru yg terbuka
    krn adanya penemuan2 baru.


    --- ajegilelu@... wrote :

    Merebut pekerjaan manusia.

    Orang yang kehilangan pekerjaan kan tetap butuh
    sandang, pangan, papan. Masih tetap dihisap lewat
    berbagai rekening tagihan.

    --- jonathangoeij@... wrote:

    Kalau dilihat pabrik Tesla yg fully automated seperti foto dibawah
    mungkin juga sdh tdk ada lagi penghisapan buruh karena tidak pakai
    lagi.

    Tesla vehicle production

    Tesla vehicle production. Image source: author.


        On Thursday, November 29, 2018, 10:13:55 AM PST, Tatiana
        Lukman wrote:


    Harus tahu apa yang dia maksud dengan being a socialist. Karena
    pengertian tentang Sosialisme juga beda-beda. Banyak sekali roang
    menganggap welfare states di eropa sebagai negara sosialis.
    Orang-orang itu hanya melihat dari segi kemakmuran material, orang
    tidak mati kedinginan, tidak mati kelaparan. Kemakmuran itupun
    sudah sejak lama menyusut turun. Sebuah sistim ekonomi, sosial
    politik sosialis bukan hanya membangun masyarakat yang makmur dari
    segi material. Yang pokok adalah bagaimana menghilangkan
    penghisapan, menghilangkan sifat barang dagangan pada tenaga
    kerja, artinya tenaga kerja bukan lagi barang dagangan. Itu sangat
    tidak mudah. Harus ditemukan cara dan mekanismenya. Bagaimana
    supaya kelas buruh betul-betul merasakan bahwa mereka adalah
    pemilik sejati dari pabriknya, dari hasil pabriknya. Mao dengan
    RBKPnya sebenarnya berada dalam proses mencari dan menemukan
    mekanisme untuk mewujudkan itu. Sayang mereka dikalahkan oleh kaum
    revisionis!!

    On Thursday, November 29, 2018, 7:20:04 AM GMT+1,
    jonathangoeij@... [wrote:

    jadi korban Tesla "imbas dari restrukturisasi perusahaan yang
    ingin lebih fokus pada produksi kendaraan listrik dan swakemudi"

    omong2 Elon Musk boss Tesla mengatakan dirinya sosialis

    alt*Elon Musk*‏Verified account@elonmusk
    <https://twitter.com/elonmusk>

    By the way, I am actually a socialist. Just not the kind that
    shifts resources from most productive to least productive,
    pretending to do good, while actually causing harm. True socialism
    seeks greatest good for all.

    8:47 AM - 16 Jun 2018

    ---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote :

    Inikah keunggulan kapitalisme yang selalu dibanggakan Chan?? Ini
    kenyataan atau fantasi??

        On Wednesday, November 28, 2018, 7:50:15 PM GMT+1, Awind wrote:

        
https://otomotif.antaranews.com/berita/772086/gm-akan-tutup-5-pabrik-14-ribu-karyawan-di-phk


      GM akan tutup 5 pabrik, 14 ribu karyawan di-PHK

      * 27 November 2018 15:29

    GM akan tutup 5 pabrik, 14 ribu karyawan di-PHK
    Umum
    Logo General Motors pada sebuah bus. (https://www.flickr.com - creat)
    Jakarta (ANTARA news) - General Motors (GM) akan melakukan
    Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sekitar 14 ribu pekerja di
    Amerika Utara dan kemungkinan menutup sebanyak lima pabrik, imbas
    dari restrukturisasi perusahaan yang ingin lebih fokus pada
    produksi kendaraan listrik dan swakemudi, kata GM dalam
    pernyataannya, Senin (26/11).

    Dilansir AP pada Selasa, jumlah pekerja yang di-PHK mencapai 8
    persen dari total tenaga kerja GM secara global yang berjumlah 180
    ribu karyawan.

    Restrukturisasi yang dilakukan mencerminkan perubahan pasar
    otomotif di Amerika Utara, di mana arah bisnis GM terus bergeser
    dari mobil biasa menuju SUV dan truk. Pada bulan Oktober, hampir
    65 persen dari kendaraan baru yang dijual di AS adalah truk atau SUV.

    Pengurangan tenaga kerja yang terjadi mencakup sekitar 8.000
    karyawan kerah putih, atau 15 persen dari keseluruhan tenaga kerja
    kerah putih GM di Amerika Utara.

    Sementara itu, sekitar 3.300 pekerja kerah biru bisa kehilangan
    pekerjaan di Amerika serikat dan 2.600 lainnya di pabrik-pabrik di
    Kanada.

    Namun demikian, beberapa pekerja di Amerika Serikat dapat pindah
    ke pabrik truk atau SUV untuk meningkatkan produksi. Pemangkasan
    karyawan ini menandai perampingan besar GM untuk pertama kalinya
    sejak merumahkan ribuan pekerja dalam peristiwa "Resesi Hebat".

    Perusahaan juga mengatakan akan menghentikan operasi dua pabrik
    tambahan di luar Amerika Utara pada akhir tahun depan, selain
    penutupan pabrik yang diumumkan sebelumnya di Gunsan, Korea Selatan.

    Langkah yang dilakukan GM kemungkinan akan diikuti oleh Ford
    Motor, yang telah mengatakan tentang restrukturisasi dan akan
    memberhentikan sejumlah pekerja kerah putih mereka yang tidak
    ditentukan jumlahnya. Toyota Motor Corp juga telah membahas
    pemotongan biaya, meskipun mereka membangun pabrik perakitan baru
    di Alabama.

    GM bukanlah yang pertama meninggalkan pasar mobil. Fiat Chrysler
    keluar dari pasar mobil kecil dan menengah sejak dua tahun lalu,
    sementara Ford mengumumkan rencana untuk membuang semua mobil,
    kecuali mobil sport Mustang di Amerika Serikat.

    PHK terjadi di tengah-tengah perang perdagangan antara Amerika
    Serikat, China dan Eropa yang kemungkinan akan menyebabkan harga
    yang lebih tinggi untuk kendaraan impor maupun yang diekspor dari
    Amerika Serikat.

    CEO GM Mary Barra mengatakan perusahaan memang tengah menghadapi
    tantangan terkait tarif yang disebabkan oleh perang dagang, tetapi
    dia tidak secara langsung menghubungkan hal itu dengan PHK yang
    pihaknya lakukan.

    GM tidak meramalkan kemerosotan ekonomi dan membuat pemangkasan
    "Untuk berada di depan ketika perusahaan dan ekonomi sedang kuat,"
    kata Barra kepada wartawan.

    Pabrik yang kemungkinan ditutup termasuk pabrik perakitan di
    Detroit dan Oshawa, Ontario, Lordstown, Ohio, serta pabrik
    transmisi di Warren, Michigan, dan di dekat Baltimore.

    Pengumuman itu mengkhawatirkan para pekerja GM yang bisa
    kehilangan pekerjaan mereka.

    "Saya tidak tahu bagaimana saya akan memberi makan keluarga saya,"
    ujar Matt Smith, seorang pekerja di pabrik Ontario, mengatakan
    pada Senin (26/11), di luar gerbang selatan pabrik, di mana para
    pekerja memblokir truk yang akan masuk atau keluar pabrik.

    Pekerja di pabrik Ontario meninggalkan pekerjaan pada Senin
    (26/11), tetapi diperkirakan akan kembali pada Selasa.

    Barra selanjutnya akan menuju Washington untuk berbicara dengan
    penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, menurut seorang
    pejabat Gedung Putih yang dirahasiakan identitasnya.

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pemerintah dan
    anggota parlemennya mengerahkan "banyak tekanan" pada GM.

    Trump mengatakan dia bersikap keras terhadap Barra. Dia telah
    memberi tahu perusahaan bahwa Amerika Serikat telah melakukan
    banyak hal untuk GM.

    Serikat pekerja United Auto Workers yang bermarkas di Detroit
    telah mengutuk tindakan GM dan mengancam akan melawan.

    Bobbi Marsh, yang telah bekerja merakit mobil kompak Chevrolet
    Cruze di pabrik Ohio sejak 2008, mengatakan dia tidak dapat
    mengerti mengapa pabrik kemungkinan akan ditutup, mengingat
    ekonomi yang masih kuat.

    "Saya tidak percaya presiden kita akan membiarkan ini terjadi,"
    katanya.

    Senator Demokrat Sherrod Brown mengatakan langkah ini akan menjadi
    bencana bagi kawasan di sekitar Youngstown, Ohio, dan timur
    Cleveland, di mana GM adalah salah satu dari beberapa jangkar
    industri yang tersisa di kawasan tersebut.

    Sebagian besar pekerja yang akan kehilangan pekerjaan mereka, saat
    ini bekerja pada produksi mobil konvensional dengan mesin
    pembakaran internal.

    Barra mengatakan industri telah berubah dengan cepat dan bergerak
    ke arah mobil dengan penggerak listrik, kendaraan otonom dan
    berbagi tumpangan. Maka dari itu GM harus menyesuaikan diri.

    Dia mengatakan GM masih mempekerjakan orang dengan keahlian dalam
    perangkat lunak dan kendaraan listrik dan otonom.

    *Baca juga: General Motors akan tutup pabrik di Kanada
    
<https://www.antaranews.com/berita/771824/general-motors-akan-tutup-pabrik-di-kanada>*

    /Penerjemah: Fathur Rochman/

    Copyright © ANTARA 2018




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke