saya membayangkan seandainya ada negara komunis murni didunia ini, saya kira 
tentu dinegara itu akan diadakan pabrik2 yg fully automated.

---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :

 Penghisapan terhadap buruh itu berbentuk hasil kerja otot dan kerja
 otak mereka. Setan selamanya tidak mampu bekerja.
 
 
 
 Am Sat, 1 Dec 2018 23:35:57 +0000 (UTC)
 schrieb "Jonathan Goeij jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... [GELORA45]"
 <[email protected] mailto:[email protected]>:
 
 > Kalau dilihat pabrik Tesla yg fully automated seperti foto dibawah
 > mungkin juga sdh tdk ada lagi penghisapan buruh karena tidak pakai
 > lagi.
 > 
 > Tesla vehicle production. Image source: author.
 > 
 > 
 > On Thursday, November 29, 2018, 10:13:55 AM PST, Tatiana Lukman
 > <jetaimemucho1@... mailto:jetaimemucho1@...> wrote: 
 > Harus tahu apa yang dia maksud dengan being a socialist. Karena
 > pengertian tentang Sosialisme juga beda-beda. Banyak sekali roang
 > menganggap welfare states di eropa sebagai negara sosialis.
 > Orang-orang itu hanya melihat dari segi kemakmuran material, orang
 > tidak mati kedinginan, tidak mati kelaparan. Kemakmuran itupun sudah
 > sejak lama menyusut turun. Sebuah sistim ekonomi, sosial politik
 > sosialis bukan hanya membangun masyarakat yang makmur dari segi
 > material. Yang pokok adalah bagaimana menghilangkan penghisapan,
 > menghilangkan sifat barang dagangan pada tenaga kerja, artinya tenaga
 > kerja bukan lagi barang dagangan. Itu sangat tidak mudah. Harus
 > ditemukan cara dan mekanismenya. Bagaimana supaya kelas buruh
 > betul-betul merasakan bahwa mereka adalah pemilik sejati dari
 > pabriknya, dari hasil pabriknya. Mao dengan RBKPnya sebenarnya berada
 > dalam proses mencari dan menemukan mekanisme untuk mewujudkan itu.
 > Sayang mereka dikalahkan oleh kaum revisionis!! On Thursday, November
 > 29, 2018, 7:20:04 AM GMT+1, jonathangoeij@... mailto:jonathangoeij@... 
 > [GELORA45]
 > <[email protected] mailto:[email protected]> wrote: jadi 
 > korban Tesla "imbas dari
 > restrukturisasi perusahaan yang ingin lebih fokus pada produksi
 > kendaraan listrik dan swakemudi" omong2 Elon Musk boss Tesla
 > mengatakan dirinya sosialis Elon Musk‏Verified
 > account @elonmuskFollowFollow @elonmuskMore By the way, I am actually
 > a socialist. Just not the kind that shifts resources from most
 > productive to least productive, pretending to do good, while actually
 > causing harm. True socialism seeks greatest good for all. 8:47 AM -
 > 16 Jun 2018 ---In [email protected] mailto:[email protected], 
 > <jetaimemucho1@...>
 > wrote :
 > 
 > Inikah keunggulan kapitalisme yang selalu dibanggakan Chan?? Ini
 > kenyataan atau fantasi?? 
 > On Wednesday, November 28, 2018, 7:50:15 PM GMT+1, Awind
 > j.gedearka@... [GELORA45] <[email protected] 
 > mailto:[email protected]> wrote: 
 > 
 >   
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > https://otomotif.antaranews.com/berita/772086/gm-akan-tutup-5-pabrik-14-ribu-karyawan-di-phk
 >  
 > https://otomotif.antaranews.com/berita/772086/gm-akan-tutup-5-pabrik-14-ribu-karyawan-di-phk
 > 
 > 
 > GM akan tutup 5 pabrik, 14 ribu karyawan di-PHK
 > 
 > - 27 November 2018 15:29
 > Umum Logo General Motors pada sebuah bus.
 > (https://www.flickr.com https://www.flickr.com - creat) Jakarta (ANTARA 
 > news) - General
 > Motors (GM) akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap
 > sekitar 14 ribu pekerja di Amerika Utara dan kemungkinan menutup
 > sebanyak lima pabrik, imbas dari restrukturisasi perusahaan yang
 > ingin lebih fokus pada produksi kendaraan listrik dan swakemudi, kata
 > GM dalam pernyataannya, Senin (26/11). Dilansir AP pada Selasa,
 > jumlah pekerja yang di-PHK mencapai 8 persen dari total tenaga kerja
 > GM secara global yang berjumlah 180 ribu karyawan. Restrukturisasi
 > yang dilakukan mencerminkan perubahan pasar otomotif di Amerika
 > Utara, di mana arah bisnis GM terus bergeser dari mobil biasa menuju
 > SUV dan truk. Pada bulan Oktober, hampir 65 persen dari kendaraan
 > baru yang dijual di AS adalah truk atau SUV. Pengurangan tenaga kerja
 > yang terjadi mencakup sekitar 8.000 karyawan kerah putih, atau 15
 > persen dari keseluruhan tenaga kerja kerah putih GM di Amerika Utara.
 > Sementara itu, sekitar 3.300 pekerja kerah biru bisa kehilangan
 > pekerjaan di Amerika serikat dan 2.600 lainnya di pabrik-pabrik di
 > Kanada. Namun demikian, beberapa pekerja di Amerika Serikat dapat
 > pindah ke pabrik truk atau SUV untuk meningkatkan produksi.
 > Pemangkasan karyawan ini menandai perampingan besar GM untuk pertama
 > kalinya sejak merumahkan ribuan pekerja dalam peristiwa "Resesi
 > Hebat". Perusahaan juga mengatakan akan menghentikan operasi dua
 > pabrik tambahan di luar Amerika Utara pada akhir tahun depan, selain
 > penutupan pabrik yang diumumkan sebelumnya di Gunsan, Korea Selatan.
 > Langkah yang dilakukan GM kemungkinan akan diikuti oleh Ford Motor,
 > yang telah mengatakan tentang restrukturisasi dan akan memberhentikan
 > sejumlah pekerja kerah putih mereka yang tidak ditentukan jumlahnya.
 > Toyota Motor Corp juga telah membahas pemotongan biaya, meskipun
 > mereka membangun pabrik perakitan baru di Alabama. GM bukanlah yang
 > pertama meninggalkan pasar mobil. Fiat Chrysler keluar dari pasar
 > mobil kecil dan menengah sejak dua tahun lalu, sementara Ford
 > mengumumkan rencana untuk membuang semua mobil, kecuali mobil sport
 > Mustang di Amerika Serikat. PHK terjadi di tengah-tengah perang
 > perdagangan antara Amerika Serikat, China dan Eropa yang kemungkinan
 > akan menyebabkan harga yang lebih tinggi untuk kendaraan impor maupun
 > yang diekspor dari Amerika Serikat. CEO GM Mary Barra mengatakan
 > perusahaan memang tengah menghadapi tantangan terkait tarif yang
 > disebabkan oleh perang dagang, tetapi dia tidak secara langsung
 > menghubungkan hal itu dengan PHK yang pihaknya lakukan. GM tidak
 > meramalkan kemerosotan ekonomi dan membuat pemangkasan "Untuk berada
 > di depan ketika perusahaan dan ekonomi sedang kuat," kata Barra
 > kepada wartawan. Pabrik yang kemungkinan ditutup termasuk pabrik
 > perakitan di Detroit dan Oshawa, Ontario, Lordstown, Ohio, serta
 > pabrik transmisi di Warren, Michigan, dan di dekat Baltimore.
 > Pengumuman itu mengkhawatirkan para pekerja GM yang bisa kehilangan
 > pekerjaan mereka. "Saya tidak tahu bagaimana saya akan memberi makan
 > keluarga saya," ujar Matt Smith, seorang pekerja di pabrik Ontario,
 > mengatakan pada Senin (26/11), di luar gerbang selatan pabrik, di
 > mana para pekerja memblokir truk yang akan masuk atau keluar pabrik.
 > Pekerja di pabrik Ontario meninggalkan pekerjaan pada Senin (26/11),
 > tetapi diperkirakan akan kembali pada Selasa. Barra selanjutnya akan
 > menuju Washington untuk berbicara dengan penasihat ekonomi Gedung
 > Putih Larry Kudlow, menurut seorang pejabat Gedung Putih yang
 > dirahasiakan identitasnya. Presiden Amerika Serikat Donald Trump
 > mengatakan pemerintah dan anggota parlemennya mengerahkan "banyak
 > tekanan" pada GM. Trump mengatakan dia bersikap keras terhadap Barra.
 > Dia telah memberi tahu perusahaan bahwa Amerika Serikat telah
 > melakukan banyak hal untuk GM. Serikat pekerja United Auto Workers
 > yang bermarkas di Detroit telah mengutuk tindakan GM dan mengancam
 > akan melawan. Bobbi Marsh, yang telah bekerja merakit mobil kompak
 > Chevrolet Cruze di pabrik Ohio sejak 2008, mengatakan dia tidak dapat
 > mengerti mengapa pabrik kemungkinan akan ditutup, mengingat ekonomi
 > yang masih kuat. "Saya tidak percaya presiden kita akan membiarkan
 > ini terjadi," katanya. Senator Demokrat Sherrod Brown mengatakan
 > langkah ini akan menjadi bencana bagi kawasan di sekitar Youngstown,
 > Ohio, dan timur Cleveland, di mana GM adalah salah satu dari beberapa
 > jangkar industri yang tersisa di kawasan tersebut. Sebagian besar
 > pekerja yang akan kehilangan pekerjaan mereka, saat ini bekerja pada
 > produksi mobil konvensional dengan mesin pembakaran internal. Barra
 > mengatakan industri telah berubah dengan cepat dan bergerak ke arah
 > mobil dengan penggerak listrik, kendaraan otonom dan berbagi
 > tumpangan. Maka dari itu GM harus menyesuaikan diri. Dia mengatakan
 > GM masih mempekerjakan orang dengan keahlian dalam perangkat lunak
 > dan kendaraan listrik dan otonom. Baca juga: General Motors akan
 > tutup pabrik di Kanada Penerjemah: Fathur Rochman Copyright © ANTARA
 > 2018 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 

Kirim email ke