Artinya, dengan Aidit (Aidit+Suharto) atau tanpa Aidit
gerakan itu (apa pun namanya) ya tetap saja = negatif (-)Soekarno.
Alias, kudeta terhadap Soekarno.
Tepatnya barangkali "adu cepat", kalau menilik kalimat Anda:
TUJUANnya melindungi kekuasaan Soekarno, dengan mendahului kudeta yang hangat
diisukan akan lancarkan jenderal-jendral kanan yg tergabung dalam Dewan
Jenderal,
Cukup cocok kalau coba membaca situasi saat itu dengan
kondisi kesehatan Soekarno yang "mengkhawatirkan".
--- SADAR@... wrote:
Yang ingin saya katakan, apapun nama yang diberikan pada gerakan itu, sangat
jelas TUJUANnya melindungi kekuasaan Soekarno, dengan mendahului kudeta yang
hangat diisukan akan lancarkan jenderal-jendral kanan yg tergabung dalam Dewan
Jenderal, ... dengan aksi menculik 7 jenderal kanan itu! Nampak jelas gerakan
menculik 7 jenderal itu, yg kemudian di kenal G30S itu justru didalangi
jenderal Suharto!
ajeg 於 16/12/2018 11:11 寫道:
Apa betul Aidit / PKI menggunakan istilah "G30S"?
Kalau tidak salah dengar selama ini Dewan Revolusi
menyebutnya dengan lengkap, Gerakan Tigapuluh (30)
September. Tidak disingkat.
Yang katanya akan dilindungi gerakan ini pun tidak suka
sebutan G30S, sehingga pemahaman umum tentang G30S
selalu = negatif (-)Soekarno.
Atau, memang itu yang mau Anda katakan? Aidit memberi
kepercayaan pada Suharto untuk memimpin G30S lantaran
kondisi kesehatan Soekarno yang "mengkhawatirkan"?
--- SADAR@... wrote:
Lho, ... jelas-jelas G30S yang dinyatakan keluar itu bukan mendongkel tgapi
justru hendak melindungi pemerintah Presiden Soekarno! Hanya saja jenderal
Suharto yang gunakan kesempatan itu melancarkan kudeta merayap nya, basmi PKI
dan kemudian gulingkan Sukarno! Itulah kenyataan yang terjadi, ... yang tidak
bisa disangkal.
ajeg 於 15/12/2018 14:29 寫道:
Ya betul, alurnya logis tapi apa sesuai fakta? Lihat alur yang Anda buat:
Aidit + Suharto = G30S
Lepas apakah Aidit tertipu atau bagaimana, tetap
saja G30S selalu = negatif (-)Soekarno
Nah, dengan alur logika yang Anda bangun, di mana
kesimpulan bakal mendarat?
--- SADAR@... wrote:
Alur logis yang SALAAAH! Yang BENAR Aidit TERTIPU Suharto, ... antek
imperialisme AS yang BERTUGAS basmi komunis di Indonesia!
ajeg 於 14/12/2018 12:39 寫道:
Alur yang logis untuk sampai pada kesimpulan: Soekarno yang anti-imperialis
didongkel Aidit yang antek imperialis. Hhhaaaaa.........
--- SADAR@... wrote:
Lho, ... sebenarnya yang anti poligami itu bu Tien atau Suharto nya
sendiri??? Bukankah setelah bu Tien meninggal, Suharto tidak kawin lagi? Ooouh,
jadi sebetulnya Suharto itulah pengikut setia Aidit! Dan, ... oleh karenanya
AIDIT memberi kepercayaan penuh pada jenderal SUHARTO untuk memimpin aksi yg
dikenal dengan G30S itu!!! Hehehee, ...
Ronggo Gmail 於 14/12/2018 8:45 寫道:
Ibu Tien Suharto juga anti poligami, berarti dia pengikut Aidit,
HAHAHAHAHA.......................
upaya memparalelkan aidit dg grace kah ????????
On Fri, Dec 14, 2018 at 4:33 AM Jonathan Goeij wrote:
Soal Antipoligami, Aidit Jauh Lebih Dulu Ketimbang Grace Natalie
D.N. Aidit; 1958. Wikicommon/Rudi Ulmer
Oleh: Fadrik Aziz Firdausi - 13 Desember 2018
Dibaca Normal 2 meni
Tak ingin citra partai tercoreng, PKI menjatuhkan sanksi tegas kepada semua
anggota yang berpoligami dan main perempuan.