ngomong apa adanya kedua kelompok capres membeli suara radikal. Jokowi membeli Ma'ruf Amin yg jadi tukang stempel ini itu sesat nan haram biang keroknya radikalisme, diikutin dgn Ngabalin, Kapitra, La Nyalla, Yusril dll. Setelah HTI bubar banyak anggota2nya dipungutin Yusril dan jadi caleg PBB, boleh dibilang HTI ber-reinkarnasi kedalam PBB, yg ketua umumnya jadi pengacara Jokowi-Ma'ruf.
Tidak tahu mana yg lebih radikal diantara kedua capres tsb. ---In [email protected], <bhjo@...> wrote : Golongan Wowo yg mau membeli suara kaum radikal?
