Dari golongan menyalak jadi golongan perkutut ? Pada tanggal Sen, 14 Jan 2019 pukul 08.11 [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
> > > > Mereka2 itu pd waktu bukan dipihak Jokowi dinamakan kelompok radikal, > setelah menyeberang tentu ganti disebut moderat atau bahkan pluralis. > > ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : > > Apa iya mereka radikalis? Buat kebanyakan orang sih > yang radikal itu kelompok agama dan kelompok kiri, > alias orang-orang yang teguh pada apa yang dipahami/ > diyakininya. Tidak mencla-mencle. Sedangkan mereka > yang Anda sebut itu sama saja kan dengan Jokowi, > dulu gembor Esemka sekarang numpak chopper emas > - dan Rakyat cuma dikasih sepeda. > > Jokowi membawa orang-orang sejenis masuk ke dalam > barisannya ya lumrah kok, sebagai tambatan posisinya > yang terombang-ambing di antara partai koalisi. > > --- SADAR@... wrote: > > Satu hal yang perlu dipikirkan lebih jernih, apakah setiap orang yang > sudah tergolong dalam kelompok RADIKALIS Islam itu harus di MUSUHI dan > dibasmi saja??? TENTU HARUS ada usaha untuk menarik bahkan meyakinkan > kesalahan pandangan radikalis, ... Dimana dan kapanpun akan terjadi usaha > tarik-menarik, susup-menyusup itu! > > Jadi, masalahnya bukan pada tergabungnya tokoh-tokoh macam Maruf Amin, > Ngabalin, Kapitra, Yustril, dlb, ... dalam kubu Jokowi, tapi, sampai dimana > kemampuan dan kekuatan Jokowi itu sendiri dalam usaha meluruskan pemikiran > radikalis, intoleran itu menjadi pemikiran yang benar! Atau sebaliknya, > Jokowi yang BERUBAH menjadi intoleran dan radikal-Islam???!!! > Kemana arah gerak yang terjadi, tentu terlalu pagi dan gegabah kalau sudah > berkesimpulan sekarang ini, sekalipun terasa gejala gerak berbau Islam > makin kental, ... > > > jonathangoeij@... 於 14/1/2019 6:15 寫道: > > ngomong apa adanya kedua kelompok capres membeli suara radikal. > > Jokowi membeli Ma'ruf Amin yg jadi tukang stempel ini itu sesat nan haram > biang keroknya radikalisme, diikutin dgn Ngabalin, Kapitra, La Nyalla, > Yusril dll. Setelah HTI bubar banyak anggota2nya dipungutin Yusril dan jadi > caleg PBB, boleh dibilang HTI ber-reinkarnasi kedalam PBB, yg ketua umumnya > jadi pengacara Jokowi-Ma'ruf. > > Tidak tahu mana yg lebih radikal diantara kedua capres tsb. > > > --- bhjo@... wrote : > > Golongan Wowo yg mau membeli suara kaum radikal? > > > >
