Ini tampaknya mau ngincer kursi, apakan masih ada yang lowong? Bagaimana kalau 
yang menang tetap petahana?
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ajeg [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>Kepada: GELORA45 <[email protected]>Terkirim: 
Senin, 11 Februari 2019 16.28.41 GMT+1Judul: [GELORA45] ah, ini kan sudah 
rahasia umum
     

Kapan buka yang "perkosaan massal" Mei 98?
Mosok dari '65 sejarah bangsa ini disetir "dokumen rahasia" asing melulu.
-
 Kamis,17 Januari 2019 09:44 WIB





Bukan, Bukan PrabowoPelaku Tragedi 98, Tapi Wiranto


WartaEkonomi.co.id, Jakarta - MantanKomisioner Komnas HAM Natalius Pigai 
mengatakan dalam hasil penyelidikan KomisiNasional (Komnas) Hak Asasi Manusia 
(HAM) terkait peristiwa kerusuhan pada 1998menyatakan bahwa PrabowoSubianto 
bukanlah pelakunya.





"Hasilpenyelidikan tidak menyatakan tegas bahwa Prabowo pelaku. Prabowo itu 
saksi,bukan pelaku dan juga bukan saksi pelaku," katanya kepada wartawan di 
MediaCenter BPN Prabowo-Sandi, Jakarta, Rabu (16/1/2019).





Lanjutnya,ia mengatakan bahwa Prabowo tidak terbukti terlibat dalam tragedi 
kemanusiaan1998. Sambungnya, kerusuhan yang terjadi ketika itu tidak bisa 
diarahkansebagai kesalahan satuan angkatan di militer.





"Karenahuru-hara peristiwa 1998 itu bukan hanya di lokalisir pada tugas dan 
kewenangansatu kesatuan angkatan saja. Huru-hara peristiwa tersebut adalah 
huru-haranasional," jelasnya.





Lebihlanjut, ia mengatakan tanggung jawab ketahanan nasional ketika itu berada 
padapucuk pimpinan pertahanan nasional.





"Nah,pimpinan keamanan dan pertahanan nasional itu Angkatan Bersenjata RI. 
ItuWiranto. Commanderresponsibilities peristiwa 1998 adalah Wiranto sesuai 
dengan hukumHAM internasional dan hukum HAM nasional Undang-Undang Nomor 26 
tahun2000," tukasnya.





Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil


Foto: Antara/Kornelis Kaha


    

Kirim email ke