Baru kali ini Golput dibenci habis-habisan oleh penguasa. Sampai diancam pidana segala.
Takut kalah itu normal, apalagi dihantui hilangnya kursi ketua partai. Yang tidak normal itu takut untuk jujur. Seperti, memperjuangkan kepentingan pribadi dengan menjual nama Rakyat, demokrasi, dan nama bapak sendiri. Lupa bahwa jabatan (ketua partai) itu fana. Tidak abadi. Pasti berakhir. --- ilmesengero@... wrote: Menurut Megawati Soekarnoputri Golput adalah pengecut tidak punya harga diri, dan Golput pengecut tak usah jadi WNI.
