Ah, jadi ketawa teringat tampang orang-orang yang melongo melihat Megawati tiba-tiba disapa teman-teman seperjuangannya sebagai "ibuk" sejak dia menduduki kursi ketua partai. Tentu saja lidah orang-orang melongo yang biasa menyapa dengan "mbak" itu jadi kelu saking terkejut melihat jarak yang dibangun dengan sebuah kursi.
Banyak sih yang tidak peduli seperti Gus Dur, Buyung Nasution, Sultan X, dan para sepuh PNI. Mereka ketawa saja ketika preman-preman di sekitar "ibuk" yang tidak mengenal para tokoh tsb coba mengoreksi sebutan "mbak". Tetapi para tokoh tsb jelas keheranan juga waktu Mega menyebut dirinya 'Cut Nyak' saat terisak bersumpah kepada Rakyat Aceh yang tercekam konflik TNI x GAM, dalam pidato di Banda Aceh tak lama setelah pemilu 1999. Intinya ya meminta Rakyat Aceh bersabar karena sebentar lagi dia sebagai Cut Nyak akan memimpin negeri ini dan bersumpah tidak akan membiarkan darah Rakyat Aceh tertumpah setetes pun. Ketika saat itu tiba (setelah menjungkalkan Gus Dur), kawan asal Aceh datang dengan mata berkaca-kaca. Rapat kabinet memutuskan untuk mengirim 40.000 anak muda berseragam dan bersenjata lengkap dari seluruh Indonesia untuk menghabisi GAM... Berapa liter darah Rakyat Indonesia yang melumuri sekujur tubuh Mega, silakan dibayangkan sendiri. --- lusi_d@... wrote: Nah kalau golput diumpat oleh Mega itu sbg pengecut, lalu apa namanya kalau kemudian sesudah dirinya sendiri sudah sempat jadi presiden tapi tokh tidak juga punya nyali merehabilitasi status tahanan Sang Proklamator Negara Republik Indonesia yang juga sekaligus bapak biologisnya sendiri. Am Thu, 18 Apr 2019 06:17:50 +0000 (UTC) schrieb ajeg : > Baru kali ini Golput dibenci habis-habisan oleh penguasa. Sampai > diancam pidana segala. > > Takut kalah itu normal, apalagi dihantui hilangnya kursi ketua > partai. Yang tidak normal itu takut untuk jujur. Seperti, > memperjuangkan kepentingan pribadi dengan menjual nama Rakyat, > demokrasi, dan nama bapak sendiri. Lupa bahwa jabatan (ketua partai) > itu fana. Tidak abadi. > > Pasti berakhir. > > --- ilmesengero@... wrote: > Menurut Megawati Soekarnoputri Golput adalah pengecut tidak punya > harga diri, dan Golput pengecut tak usah jadi WNI. > > >
