Iya kalau hanya sifat saja gak bakalan jadi masalah.

Tetapi kalau sifat itu materialized/diwujudkan dalam tindakan akan menjadi 
masalah misalnya: islam garis keras Indonesia yg mengikuti ajaran Wahab salafi, 
ISIS, hizbut tahrir, al qaeda, book haram dll.

 

Politisasi agama selalu ada seperti politisasi ras, suku dll.

Persoalannya kalau sudah mengganggu bangsa dan negara itu akan menjadi masalah 
nasional dan masalah keutuhan negara dan bangsa.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Wednesday, May 1, 2019 10:07 AM
To: Gelora45 <[email protected]>; nesare <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Dahnil Anzar Sebut Pernyataan Mahfud MD Bukanlah 
Seorang Pancasilais

 

  

Saya kira sifat orang garis keras itu tetap pada pendiriannya dan loyal.

Tetapi kalau sampai merasa tertipu, bisa berbalik, mungkin jadi Golput,

mungkin pilih lainnya.

 

Pada tanggal Rab, 1 Mei 2019 pukul 15.55 'nesare' [email protected] 
<mailto:[email protected]>  [GELORA45] <[email protected] 
<mailto:[email protected]> > menulis:

  

Moso’ bukan begitu?

Kalau yg garis keras pilih Prabowo yg mengakomodasikan kelompok islam garis 
keras masih tetap memilih Prabowo, gimana logikanya Jokowi bisa menang?

 

Apakah kelompok garis keras ini golput shg suaranya Prabowo turun?

 

Hehehehehe dasar talilut!!!!!

Nesare

 

 

From: [email protected] <mailto:[email protected]>  
<[email protected] <mailto:[email protected]> > 
Sent: Tuesday, April 30, 2019 3:18 PM
To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> >
Subject: Re: [GELORA45] Dahnil Anzar Sebut Pernyataan Mahfud MD Bukanlah 
Seorang Pancasilais

 

  

 

Konon menurut orang pintar didaerah yg Jokowi menang garis keras berubah 
menjadi nasionalis.

 

 

---In [email protected] <mailto:[email protected]> , 
<ajegilelu@... <mailto:ajegilelu@...> > wrote :

Mosok nggak nangkap apa yang saya tulis di bawah (dengan contoh percekcokan 
Anda dan Jonathan gara-gara omongan orang yang digaji mahal sebagai ketua BPIP 
itu)? 

 

Terus terang saja saya malas membahas oportunis sampah yang selalu cari aman 
macam si Mahfud. Silakan telusuri sepakterjangnya sejak kasus cicak-buaya 
misalnya, atau soal tugas dan gaji BPIP dll. 

 

Gampangnya begini, bagaimana kalau Jokowi yang menang di daerah-daerah itu, apa 
si Mahfud plintat-plintut juga bakal omong sampah Jokowi didukung "garis 
keras"? 

 

Jawabnya di dalam hati saja.

 

--- SADAR@... wrote:

 

 



Kirim email ke