Mosok nggak nangkap apa yang saya tulis di bawah (dengan contoh percekcokan 
Anda dan Jonathan gara-gara omongan orang yang digaji mahal sebagai ketua BPIP 
itu)? 
Terus terang saja saya malas membahas oportunis sampah yang selalu cari aman 
macam si Mahfud. Silakan telusuri sepakterjangnya sejak kasus cicak-buaya 
misalnya, atau soal tugas dan gaji BPIP dll. 
Gampangnya begini, bagaimana kalau Jokowi yang menang di daerah-daerah itu, apa 
si Mahfud plintat-plintut juga bakal omong sampah Jokowi didukung "garis 
keras"? 
Jawabnya di dalam hati saja.
--- SADAR@... wrote:

       
 

Kalau begitu coba bung Ajeg jelaskan secara konkrit dimana omongan sampah 
Mahfud MD itu yang menyulut perceksokkan dimana-mana itu!!! 
 
 
Lalu, ... bung dengarkan bagaimana Mahfud lebih lanjut menjelaskan tanggapan 
"Propinsi Garis Keras" yang bikin rusuh dan panas kondisi itu!
 
 
Emosional! Mahfud MD Klarifikasi Soal 'Provinsi Garis Keras'
 
https://www.youtube.com/watch?v=jEs2ZER-96A
 

 
 ajeg 於 30/4/2019 13:11 寫道:
  
     Nah kan, omongan sampah si Mahfud itu cuma menyulut percekcokan di 
mana-mana. Biasalah, supaya jadi panggung untuk dia tampil dengan lagak 
pahlawan kesiangan yang mengusulkan rekonsiliasi. Parah sekali dia punya post 
power syndrome.  
  Dengan begitu banyak kecurangan dan pelanggaran dalam pemilu / pilpres mana 
bisa hasilnya dipakai untuk memetakan kemenangan dan kekalahan, apalagi untuk 
mengelompokkan berdasarkan SARA. Jangan tergiring isu apa pun untuk melupakan 
masalah kecurangan pemilu yang ikut bikin gonjang-ganjing harga kebutuhan. 
Lebih ngawur dari kenaikan yang lazim setiap menjelang puasa. 
  
  --- [email protected]
INGAT, ... sekalipun Jawa Timur suara Jokowi menang, tidak  berarti suara 
Prabowo kosong, NOL besar! TIDAK bisa hanya melihat Jawa Timur basis suara 
kubu-01, lalu tidak ada Islam  radikalis disitu! Lepaskan kaca mata kuda anda! 
Dalam menghadapi basis suara  kubu-01 yg mayoritas itu, sebaliknya kelompok 
Islam  radikal disitu bisa lebih garang dan GANAS, ... karena terjepit dan  
berusaha lebih keras melawan dan membuat kekacauan, chaos, ... !!!
Dan itulah yang terjadi dan anda lihat, ...!
Jonathan Goeij 於 30/4/2019 10:06 寫道:
Berkisar pertengahan th 1996-an saya bersama rombongan mengunjungi  gereja2 
kecil didaerah pelosok Jawa Timur, tidak berapa lama sekitar 2-3 bulan setelah 
itu banyak gereja2 itu yg dibakar,  dirusak, bahkan ada pendeta sekeluarga yg 
dibakar hidup2 didalam gerejanya. Di Jawa  Tengah nisan salib kuburan-pun 
digergaji, mereka yg non-Islam diusir keluar. Baik Jawa Timur ataupun Jawa 
Tengah  merupakan basis pemilih Jokowi-Ma'ruf. Apakah kemudian mau dibilang  
Jokowi-Ma'ruf didukung/dipilih garis keras?
Mengatakan para pemilih sekian puluh bahkan ratusan juta garis keras adalah hal 
 yg absurd.
On Monday, April 29, 2019, 8:28:39 PM EDT, ChanCT wrote:
Tentu menjadi salah kalau kita jadi  main gebuk semua pemilih kubu-02 adalah 
"garis keras" dan fanatik Islam,  ... Tapi, juga tidak salah kalau  
diperhatikan kelompok "garis keras, "fanatik" Islam itu lah pemilih kuat  
kubu-02! Jadi, ... yang benar dan bijaksana kita pilah-pilah saja saat  melihat 
dan menilai orang perorang  pendukung dan pemilih kubu-02  itu, tidak main 
gebyah uyah.
Selama ini yang berhasil saya ikuti pembicaraan Mahfud cukup  baik dan 
mencjernihkan, kok. Tidak  terdengar suara sumbang keluar  dari mulutnya, sikap 
perpindahan  dukungan dari semula menjadi tim sukses  Prabowo ditahun 2014 
kemudian  menjadi pendukung Jokowi bahkan  dibatalkan jadi cawapres juga cukup 
baik dan bijaksana. Bukan dirinya sendiri  yg diutamakan, tapi kepentingan 
negara dan rakyat! 
Atau bung Ajeg bisa memberikan  penjelasan lebih lanjut, mengapa menyatakan 
serba SAMPAH yang keluar dari  mulut Mahfud???
Sedang Maruf Amin yg dinobatkan  Jokowi menjadi cawapresnya itu, sekalipun  
mungkin belum bisa dikatakan  "garis keras", tapi sulit disangkal  tergolong 
Islam fanatik yg juga bertujuan berlakukan syariat Islam  dinegeri ini! Hanya 
saja penekanannya  berlakukan syariat Islam  secara damai, dijalankan dan 
diperjuangkan  melalui jalur konstitusi saja, ... Makanya Maruf berada dalam 
barisan NU  dan saat jadi ketua MUI bisa keluarkan fatwa Ahok menodai Agama 
Islam,  sekalipun akhirnya mengakui  "terpaksa" akibat tekanan massa ketika itu!
Jonathan 於 30/4/2019 6:13 寫道:
Saya kirapen-dikotomi-an para pemilih sebagai "garis keras" yg berkonotasi 
jelek adalah sebuah  kesalahan besar, sungguhpun  kemudian coba diperhalus  
dengan kata "fanatik" yang lucunya juga  berkonotasi jelek.  Lagipula dengan 
para pemilih yang  tersebar sedemikian rupa lha apa iya semuanya "garis keras"  
dan/atau "fanatik"
Ada cukup banyak tokoh yg dulunya  pendukung Prabowo kemudian  beralih ke 
Jokowi,  diantara Mahfud MD ini dan cawapres  Ma'ruf Amin. Apakah mau dibilang 
"mantan garis keras"?
Btw, kelihatannya ada cukup  banyak yg kemudian berbaris  dibelakang Ma'ruf 
Amin,  mungkinkah minta jatah? ha ha ha ha.
--- ajegilelu@... wrote :
Saya pernah tanya di mana cawapres Ma'ruf karena sejak 17 April seperti ditelan 
bumi. Sebaliknya,  Mahfud kelihatan di mana-mana dan  cerewet sekali.
Melihat gelibat-gelibetnya, Mahfud ini frustasi karena dibuang dan mau balas 
dendam. Manusiawi saja  kecewa dipermalukan secara  nasional begitu. Hanya  
saja cara yang dia pilih untuk tetap  eksis dan "didengar" terlalu 
kekanak-kanakan yaitu,  melempar isu kegemaran PDIP, isu  perpecahan, lalu 
pura-pura  jadi pahlawan kesorean dengan  menyuruh Jokowi (sebagai  presiden, 
bukan capres)  untuk rekonsiliasi. 
Terus terang saya tidak pernah meragukan kepinteran dan gelar akademik Mahfud 
yang serba sampah.  Sekarang ini kewarasan akal sehat dan kondisi kejiwaannya  
betul-betul menggelikan untuk ukuran  tokoh nasional. Membawa dendam pribadinya 
ke masyarakat.
--- jonathangoeij@... wrote:
kalau tdk salah menurut quick count Prabowo menang  di 18 propinsi sedangkan  
Jokowo cuman 16 propinsi, artinya 18  propinsi garis keras. gawat  juga.
---djiekh@... wrote :
Lha lalu kenyataannya kan daerah  bekas Di/TII Kartosuwiryo, daerah ex DUI/TII 
Kahar Muzakar.
daerah ex DI Daud Bureueh,  daerah ex PRRI. Dan Prabowo anak  ex tokoh PRRI?
Pada tanggal Sen, 29 Apr 2019 pukul 02.13 Sunny  ambon menulis:
https://www.suara.com/news/2019/04/28/230357/dahnil-anzar-sebut-pernyataan-mahfud-md-bukanlah-seorang-pancasilais
Dahnil Anzar Sebut Pernyataan Mahfud MD  Bukanlah Seorang Pancasilais


#yiv2151012758 #yiv2151012758 -- #yiv2151012758ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-mkp #yiv2151012758hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mkp #yiv2151012758ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mkp .yiv2151012758ad 
{padding:0 0;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mkp .yiv2151012758ad p 
{margin:0;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mkp .yiv2151012758ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-sponsor 
#yiv2151012758ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-sponsor #yiv2151012758ygrp-lc #yiv2151012758hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-sponsor #yiv2151012758ygrp-lc .yiv2151012758ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2151012758 #yiv2151012758actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2151012758
 #yiv2151012758activity span {font-weight:700;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv2151012758 #yiv2151012758activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2151012758 #yiv2151012758activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv2151012758 #yiv2151012758activity span 
.yiv2151012758underline {text-decoration:underline;}#yiv2151012758 
.yiv2151012758attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv2151012758 .yiv2151012758attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv2151012758 .yiv2151012758attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2151012758 .yiv2151012758attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2151012758 .yiv2151012758attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv2151012758 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv2151012758 .yiv2151012758bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2151012758 
.yiv2151012758bold a {text-decoration:none;}#yiv2151012758 dd.yiv2151012758last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2151012758 dd.yiv2151012758last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2151012758 
dd.yiv2151012758last p span.yiv2151012758yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv2151012758 div.yiv2151012758attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv2151012758 div.yiv2151012758attach-table 
{width:400px;}#yiv2151012758 div.yiv2151012758file-title a, #yiv2151012758 
div.yiv2151012758file-title a:active, #yiv2151012758 
div.yiv2151012758file-title a:hover, #yiv2151012758 div.yiv2151012758file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2151012758 div.yiv2151012758photo-title a, 
#yiv2151012758 div.yiv2151012758photo-title a:active, #yiv2151012758 
div.yiv2151012758photo-title a:hover, #yiv2151012758 
div.yiv2151012758photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2151012758 
div#yiv2151012758ygrp-mlmsg #yiv2151012758ygrp-msg p a 
span.yiv2151012758yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2151012758 
.yiv2151012758green {color:#628c2a;}#yiv2151012758 .yiv2151012758MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv2151012758 o {font-size:0;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758photos div {float:left;width:72px;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2151012758
 #yiv2151012758reco-category {font-size:77%;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758reco-desc {font-size:77%;}#yiv2151012758 .yiv2151012758replbq 
{margin:4px;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-mlmsg select, #yiv2151012758 input, #yiv2151012758 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-mlmsg pre, #yiv2151012758 code {font:115% 
monospace;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-mlmsg #yiv2151012758logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-msg 
p#yiv2151012758attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-reco #yiv2151012758reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-sponsor 
#yiv2151012758ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-sponsor #yiv2151012758ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-sponsor #yiv2151012758ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv2151012758 #yiv2151012758ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2151012758 
#yiv2151012758ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv2151012758   

Kirim email ke