*Tentu saja untuk menjadi "wakil rakyat" atau lazim juga disebut "wakil
bangsa" harus bersaingan dan tantangan, bukan karena tuntutan hak rakyat,
tetapi fulus bisa diperoleh dengan kekuduakan sebagai wakil rakyat. Kalau
mendapat kursi, banyak keuntungan, gaji besar, dapat fasilitas rumah,
kendaraan dsb. Kerjanya tidak berat untuk bisa berkeringat, jadi seperti
dikatakan bahwa mereka menjadi anggota 5D yang artinya: Datang, Duduk,
Diam, Dengar, Duit.  Yang disebut wakil dari daerah di DPRRI itu hanya anak
bawang yang turut meramaikan, karena mereka tidak punya suara, sebab semua
hal ditentukan oleh kaum neo-Mojopahit pusat partai. Itu gambaran pendeknya*
..* Jadi jangan keliru*

Kirim email ke