Ga usah bicara statistiklah, kenyataan saja yg kasat mata. Negara mana yg
paling banyak diminati untuk tinggal hidup didunia? Orang Tiongkok saja
berbondong pindah USA termasuk BHJo hehehe... dari Indonesia. Jalan2 keseluruh
dunia jarene, balik laginya ke USA. Hahaha... muja2 terus Tiongkok tapi ga mau
menetap disana. Si Trump aja sampe kewalahan mencegah imigran masuk sampai mau
bikin tembok sepanjang perbatasan dari ujung barat sampai ujung timur benua
amerika. Ke Tiongkok? Cuma jalan2 doang. Sopo sing arep urip nang kono? Bahkan
tki pun maunya ke Taiwan dan Hongkong. Bukan China daratan ya. Apa BHJo ga
pernah tau banyaknya perempuan2 muda pada hamil datang dari Tiongkok untuk
melahirkan di USA? Ada agentnya orang china juga yg ngurus perempuan2 ilegal
ini, bayar sekian puluh ribu dolar. Buat apa? Masa dokter ga bisa mikir? Ayo
BHJo, jangan pura2 ga tau atau memang ga tau? Kalo ga tau, siapa yg jadi katak
dalam tempurung? Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: ChanCT <[email protected]> Date:
9/9/19 3:24 PM (GMT+07:00) To: [email protected], [email protected],
marthajan04 <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong
protesters march to US Consulate to call for help from Trump - CNN
Hahahaa,
... bung Jo, berhasil ungkap kenyataan justru di AS lah lebih
banyak orang dipenjara ketimbang di Tiongkok! Membuktikan ci
Martha yang hidup di AS berada dalam tempurung, tidak bisa
melihat kenyataan atau membalik menuding Tiongkok klomunis
yang banyak memenjarakan warganya!!! Maling berteriak maling,
... Main fitnah dan membalik kenyataan yang ada.
Ini
baru data orang dipenjara, BELUM lagi data warga yang ditembak
MATI, lho! Tahu tidak dalam 2 tahun terakhir, Trump berkuasa,
sudah terjadi 10
Kali dengan 162 korban jiwa, terhitung sejak 1 Oktober 2017.
Yang terjadi di
Las Vegas dengan laras panjang penembak dari kamar Hotel
kearah pengunjung
Festival Musik dan jatuh 56 korban jiwa! Sampai kejadian
kemarin, 31 Agustus
penembakan di Texas dengan korban 5 jiwa saja, ...
Kalau saja selama Trump jadi
Presiden masih terjadi 10 Kali penembak liar dengan menelan
162 korban jiwa,
bukankah berarti Pemerintah AS GAGAL mencegah penembak-liar
dan melindungi jiwa
warganya sendiri! Lalu, dimana rasa kemanusiaan Donald Trump
sendiri bisa
membiarkan ratusan nyawa warganya dicabut semena-mena!!!???
Cukup dengan
pernyataan belasungkawa dan kibarkan bendera setengah-tiang,
habis perkara!!!
Sebaliknya segawat-gawatnya kerusuhan di Hongkong sampai hari
ini tidak
seorangpun jatuh korban jiwa, ... Bagaimanapula Trump berhak
bicara soal
kemanusiaan pada negara lain, kalau kenyataan kemanusiaan di
negerinya sendiri
tetap diinjak-injak sedemikian parah!!!
Banyak pakar malah melihat polisi HK terlalu
toleran, terlalu lunak pada pendemo-perusuh yg terjadi 3 bulan
terakhir ini, jadi seperti macan-ompong yg TIDAK BISA
menggigit! Akhirnya mempersulit sendiri dalam menindak perusuh
dan salah satu sebab sudah berjalan 3 bulan tidak juga bisa
diakhiri! Kalau saja itu terjadi di AS, PASTI sudah di TEMBAK
peluru beneran dan entah sudah berapa nyawa bergelimpangan,
...
Masih juga
maling berteriak maling, ...!
[email protected] [GELORA45] 於 9/9/2019
15:13 寫道:
Berita ini dari BBC, yg boleh
dipercaya dan tidak bias dalam perbandingan ini. Kalau
bisa menganalisa data, silahkan lihat di website tsb
dibawah.
Tiap 100,000
penduduk, 737 orang dipenjara di Amerika dan cuma 118
orang dipenjara di Tiongkok. Amerika nomor wahid dalam
jumlah penduduk kriminalnya.
Half of the world's
prison population of about nine million is held in the
US, China or Russia.
Prison rates in the US are
the world's highest, at 724 people per 100,000. In
Russia the rate is 581.
At 145 per
100,000, the imprisonment rate of England and Wales
is at about the midpoint worldwide.
http://news.bbc.co.uk/2/shared/spl/hi/uk/06/prisons/html/nn2page1.stm
---In [email protected], <marthajan04@...>
wrote :
Hehehe.... katak dalam tempurung, propaganda AS,
adalah kata2 mutiaranya Chan CT.
mana ada maling ngaku. Penjara penuh.
Sent from my
Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <sadar@...>
Date: 9/9/19 11:15 AM (GMT+07:00)
To: marthajan04 <marthajan04@...>,
[email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march
to US Consulate to call for help from Trump - CNN
Hahahaa, ...
apanya salah kaprah??? Pernyataan macam ini justru
menunjukkan diri selama puluhan tahun ini HIDUP
dalam tempurung saja! Termakan propaganda AS yang
anti komunis Tiongkok!!! Menuduh dengan FITNAH tanpa
dasar dan fakta nyata, ... Dan, sampai sekarang
terus dijalankan oleh begundal-begundal nya di HK!
Main FITNAH saja!
Apanya 1,4
milyar RAKYAT Tiongkok harus hidup terkekang dibawah
ancaman penjara dan bayonet??? Dimana ada fakta yang
membuktikan polisi/tentara Tiongkok main tangkap dan
main bunuh rakyatnya??? Termasuk peristiwa Tiananmen
yg selama puluhan tahun ini dikoar-koarkan terjadi
puluhan ribu jiwa korban membanjiri lapangan
Tiananmen dengan darah pejuang-demokrasi. Hanyalah
FITNAH belaka yang TIDAK ada dasar, ...
Begitu juga
sekarang, mereka secara KEJI gunakan kasus seorang
perempuan tertembak matanya memfitnah polisi HK yang
menembak nya! Padahal, yang dituduhkan polisi
gunakan peluru karet menembak perempuan itu,
ternyata peluru karet itu dalam jarak 5m tidak bisa
tembus jenis kacamata plastik yg menutup mata anak
perempuan itu. Sedang jarak anak perempuan itu dgn
polisi di Kantor polisi dibelakng dia berdiri lebih
20 meter! Kemudian bagaimana bisa dituduh polisi yg
nembak kalau anak perempuan itu berada dibalik
dinding iklas stop bus? Artinya hanya orang yang
berada dihadapan anak perempuan itu berdiri yang
bisa menembak matanya! Menjadikan fitnah ini martil
kemarahan warga HK pd polisi saja! Kemudian gunakan
kasus polisi saat menertibkan, menangkap perusuh
didalam stasiun Prince Edward MTR, 31 Agustus tanpa
bukti nyata sudah menuduh polisi telah akibatkan
pendemo mati!
BETUUUL,
tidak bedanya dengan Falungong yg jadi begundal AS
itu, serlama puluhan tahun ini hanya gunakan FITNAH
hendak menghitamkan Tiongkok saja, ...! Bahkan tidak
segan-segan membalikkan fakta yang ada, ...
Hanya
orang-orang yang membutakan diri TIDAK bisa melihat
kenyataan sesungguhnya dan percaya penuh dengan
fitnah-fitnah tanda dasar yang sama sekali tidak
masuk akal nalar orang sehat itu!
marthajan04
於 9/9/2019 9:40 寫道:
Nah ini dia cara mikir yg salah kaprah. Benci
pada pemerintah yg dianggapnya tirani atau korup
dll. dianggapnya menghianati ethnisnya. Ngaco.
Orang2 Hongkong tidak mau di bawah penguasa
diktator. Mereka sudah biasa di alam demokrasi yg.
bebas mikir, berpendapat, tidak hidup di bawah
bayonet. Salah ngomong didor.
Mereka pingin lepas. Sudah seharusnya Tiongkok
melepaskannya, paling tidak ikuti keinginan mereka
tidak diekstradisi kalau melanggar hukumnya. Sapa
sih orang yg ga ngeri di penjara di daratan China?
Bakalan disiksa PKT. Sudah bagus kalau tidak
dipiara dulu baru dieksekusi kalo ada pemesanan
organ tubuhnya , kaya orang2 falun gong.
Sent
from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <sadar@...>
Date: 9/9/19 6:51 AM (GMT+07:00)
To: [email protected],
marthajan04 <marthajan04@...>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters
march to US Consulate to call for help from
Trump - CNN
Kalau
saja orang-orang yang kibarkan bendera AS
dengan menginjak-injak bendera negaranya
sendiri mengharapkan bisa menjadi "pahlawan",
... tetap hanyalah pahlawan begundal AS!!!
BUKAN dan tidak mungkin menjadi PAHLAWAN
bangsa sendiri! Orang-orang yang sudah TIDAK
MAU mengaku dirinya orang Tionghoa! Bukankah
menjadi orang TIDAK BERTULANG kalau IDENTITAS
dirinya saja dihianati!
Kenapa
harus begitu RADIKAL??? Setiap orang
boleh-boleh saja mau hidup dimana yang
dirasakan lebih baik dan nyaman bagi
kehidupannya, dan untuk kemudahan hidup
menjadi WN-Asing juga boleh-boleh saja, tapi
TETAP jangan hianati bangsa dan NEGARAnya
sendiri!
Jituu
apa yang dikatakan seorang Inggris pada
perusuh2 di airport yg usung bendera Inggris,
antara lain begini ujarnya: "Kalian bukan
orang Inggris, tidak berhak usung bendera
Inggris disini! Kalau saja bangsa dan
negaranya sendiri begitu mudah dihianati,
kalian juga akan lebih mudah menghianati
Inggris begitu jadi WN Inggris, ...!!!" SANGAT
JITUUUU, ...!!!
Penghianat
bangsa TETAP adalah PENGHIANAAT!!!
marthajan04
marthajan04@...
[GELORA45] 於 8/9/2019 20:49 寫道:
Begundal kan menurut si ko Chan. Si ko Chan
juga sama disebut begundal oleh saya
hahahaha....
Seperti Sukarno Hatta juga disebut penjahat
oleh Belanda. Padahal pahlawan bangsa oleh
bangsa Indonesia.
Sent
from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <sadar@...>
Date: 9/8/19 7:01 PM (GMT+07:00)
To: [email protected],
marthajan04 <marthajan04@...>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong
protesters march to US Consulate to call for
help from Trump - CNN
Hahahaa,
... yg minta-minta pd AS dengan iba itu
kan segelintir begundal-begundal
penghianat bangsa, yg kibarkan bendera AS
dan injak-injak bendera Nasional Tiongkok!
Syukurlah mereka bisa SEGERA mungkin
meninggalkan HK dan hijrah ke AS negara
idamannya itu! Daripada di HK mengacau dan
merusak disana-sini sangat merugikan 7
juta warga HK, ...
marthajan04
marthajan04@...
[GELORA45] 於 8/9/2019 19:21 寫道:
Ni ya para bapak2/ibu2 pembenci
USA, baca. USA diminta dengan mengiba.
Protests calling on US
President Donald Trump to intervene in
the ongoing Hong Kong political
standoff escalated rapidly Sunday,
with marchers setting fire to a
barricade outside a subway station
entrance in the city's business
district.
Earlier in
the day, tens of thousands of
protesters waving US flags marched on
Hong Kong's US Consulate to call for
help from the Trump administration in
ending a
three-month confrontation with
the government.
The march began in the Chater
Garden public park in Central before
heading to the consulate as part of
the 14th straight weekend of public
demonstrations in the Asian financial
hub.
In a letter which protesters
planned to presented to consulate
officials, the group calls for the
passing of the proposed "Hong Kong
Human Rights and Democracy Act 2019"
by the US Congress.
A
barricade burns at an entrance to a
train statio on September 8 in Hong
Kong, China.
One banner carried at the march
read "Pre sident Trump, please
liberate Hong Kong" in English. Some
marchers sang the US national anthem
as they moved towards the consulate.
"We share the same US values of
liberty and democracy," 30-year-old
banker David Wong said. "USA is a
country of democracy. Donald Trump is
elected by his people. We want this."
The protests began peacefully
but rapidly deteriorated into violence
and vandalism over the afternoon,
after police appeared to arrest a
number of people in the busy Central
subway station.
Protesters erected a barricade
at one of the subway exits before
being setting it on fire. Other exits
had their glass windows smashed or
defaced with graffiti.
Sent
from my Verizon, Samsung Galaxy
smartphone
不含病毒。www.avg.com
<!--
#ygrp-mkp {
border: 1px solid #d8d8d8;
font-family: Arial;
margin: 10px 0;
padding: 0 10px;
}
#ygrp-mkp hr {
border: 1px solid #d8d8d8;
}
#ygrp-mkp #hd {
color: #628c2a;
font-size: 85%;
font-weight: 700;
line-height: 122%;
margin: 10px 0;
}
#ygrp-mkp #ads {
margin-bottom: 10px;
}
#ygrp-mkp .ad {
padding: 0 0;
}
#ygrp-mkp .ad p {
margin: 0;
}
#ygrp-mkp .ad a {
color: #0000ff;
text-decoration: none;
}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc {
font-family: Arial;
}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd {
margin: 10px 0px;
font-weight: 700;
font-size: 78%;
line-height: 122%;
}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad {
margin-bottom: 10px;
padding: 0 0;
}
#actions {
font-family: Verdana;
font-size: 11px;
padding: 10px 0;
}
#activity {
background-color: #e0ecee;
float: left;
font-family: Verdana;
font-size: 10px;
padding: 10px;
}
#activity span {
font-weight: 700;
}
#activity span:first-child {
text-transform: uppercase;
}
#activity span a {
color: #5085b6;
text-decoration: none;
}
#activity span span {
color: #ff7900;
}
#activity span .underline {
text-decoration: underline;
}
.attach {
clear: both;
display: table;
font-family: Arial;
font-size: 12px;
padding: 10px 0;
width: 400px;
}
.attach div a {
text-decoration: none;
}
.attach img {
border: none;
padding-right: 5px;
}
.attach label {
display: block;
margin-bottom: 5px;
}
.attach label a {
text-decoration: none;
}
blockquote {
margin: 0 0 0 4px;
}
.bold {
font-family: Arial;
font-size: 13px;
font-weight: 700;
}
.bold a {
text-decoration: none;
}
dd.last p a {
font-family: Verdana;
font-weight: 700;
}
dd.last p span {
margin-right: 10px;
font-family: Verdana;
font-weight: 700;
}
dd.last p span.yshortcuts {
margin-right: 0;
}
div.attach-table div div a {
text-decoration: none;
}
div.attach-table {
width: 400px;
}
div.file-title a, div.file-title a:active, div.file-title a:hover,
div.file-title a:visited {
text-decoration: none;
}
div.photo-title a, div.photo-title a:active, div.photo-title a:hover,
div.photo-title a:visited {
text-decoration: none;
}
div#ygrp-mlmsg #ygrp-msg p a span.yshortcuts {
font-family: Verdana;
font-size: 10px;
font-weight: normal;
}
.green {
color: #628c2a;
}
.MsoNormal {
margin: 0 0 0 0;
}
o {
font-size: 0;
}
#photos div {
float: left;
width: 72px;
}
#photos div div {
border: 1px solid #666666;
height: 62px;
overflow: hidden;
width: 62px;
}
#photos div label {
color: #666666;
font-size: 10px;
overflow: hidden;
text-align: center;
white-space: nowrap;
width: 64px;
}
#reco-category {
font-size: 77%;
}
#reco-desc {
font-size: 77%;
}
.replbq {
margin: 4px;
}
#ygrp-actbar div a:first-child {
/* border-right: 0px solid #000;*/
margin-right: 2px;
padding-right: 5px;
}
#ygrp-mlmsg {
font-size: 13px;
font-family: Arial, helvetica,clean, sans-serif;
*font-size: small;
*font: x-small;
}
#ygrp-mlmsg table {
font-size: inherit;
font: 100%;
}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {
font: 99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;
}
#ygrp-mlmsg pre, code {
font:115% monospace;
*font-size:100%;
}
#ygrp-mlmsg * {
line-height: 1.22em;
}
#ygrp-mlmsg #logo {
padding-bottom: 10px;
}
#ygrp-msg p a {
font-family: Verdana;
}
#ygrp-msg p#attach-count span {
color: #1E66AE;
font-weight: 700;
}
#ygrp-reco #reco-head {
color: #ff7900;
font-weight: 700;
}
#ygrp-reco {
margin-bottom: 20px;
padding: 0px;
}
#ygrp-sponsor #ov li a {
font-size: 130%;
text-decoration: none;
}
#ygrp-sponsor #ov li {
font-size: 77%;
list-style-type: square;
padding: 6px 0;
}
#ygrp-sponsor #ov ul {
margin: 0;
padding: 0 0 0 8px;
}
#ygrp-text {
font-family: Georgia;
}
#ygrp-text p {
margin: 0 0 1em 0;
}
#ygrp-text tt {
font-size: 120%;
}
#ygrp-vital ul li:last-child {
border-right: none !important;
}
-->