Ooouh, ci Martha betul-betul spt nenek dalam tempurung itu!!! TIDAK mau
melihat kenyataan perkembangan jaman setelah melewati tahun 2000-an ini,
.... mulai banyak orang asing yang suka bekerja dan hidup di Tiongkok yg
terus tumbuh berkembang itu.
Kalau masalah TKI/TKW baru saja dimulai, belum sampai sebanding dengan
HK dan Taiwan, ... kemungkinan besar akan menyusul juga!
marthajan04 於 10/9/2019 10:07 寫道:
Ga usah bicara statistiklah, kenyataan saja yg kasat mata. Negara mana
yg paling banyak diminati untuk tinggal hidup didunia?
Orang Tiongkok saja berbondong pindah USA termasuk BHJo hehehe... dari
Indonesia. Jalan2 keseluruh dunia jarene, balik laginya ke USA.
Hahaha... muja2 terus Tiongkok tapi ga mau menetap disana.
Si Trump aja sampe kewalahan mencegah imigran masuk sampai mau bikin
tembok sepanjang perbatasan dari ujung barat sampai ujung timur benua
amerika.
Ke Tiongkok? Cuma jalan2 doang. Sopo sing arep urip nang kono? Bahkan
tki pun maunya ke Taiwan dan Hongkong. Bukan China daratan ya.
Apa BHJo ga pernah tau banyaknya perempuan2 muda pada hamil datang
dari Tiongkok untuk melahirkan di USA? Ada agentnya orang china juga
yg ngurus perempuan2 ilegal ini, bayar sekian puluh ribu dolar. Buat
apa? Masa dokter ga bisa mikir?
Ayo BHJo, jangan pura2 ga tau atau memang ga tau? Kalo ga tau, siapa
yg jadi katak dalam tempurung?
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <[email protected]>
Date: 9/9/19 3:24 PM (GMT+07:00)
To: [email protected], [email protected], marthajan04
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march to US Consulate to
call for help from Trump - CNN
Hahahaa, ... bung Jo, berhasil ungkap kenyataan justru di AS lah lebih
banyak orang dipenjara ketimbang di Tiongkok! Membuktikan ci Martha
yang hidup di AS berada dalam tempurung, tidak bisa melihat kenyataan
atau membalik menuding Tiongkok klomunis yang banyak memenjarakan
warganya!!! Maling berteriak maling, ... Main fitnah dan membalik
kenyataan yang ada.
Ini baru data orang dipenjara, BELUM lagi data warga yang ditembak
MATI, lho! Tahu tidak dalam 2 tahun terakhir, Trump berkuasa,
sudahterjadi 10 Kali dengan 162 korban jiwa, terhitung sejak 1 Oktober
2017. Yang terjadi di Las Vegas dengan laras panjang penembak dari
kamar Hotel kearah pengunjung Festival Musik dan jatuh 56 korban jiwa!
Sampai kejadian kemarin, 31 Agustus penembakan di Texas dengan korban
5 jiwa saja, ...
Kalau saja selama Trump jadi Presiden masih terjadi 10 Kali penembak
liar dengan menelan 162 korban jiwa, bukankah berarti Pemerintah AS
GAGAL mencegah penembak-liar dan melindungi jiwa warganya sendiri!
Lalu, dimana rasa kemanusiaan Donald Trump sendiri bisa membiarkan
ratusan nyawa warganya dicabut semena-mena!!!??? Cukup dengan
pernyataan belasungkawa dan kibarkan bendera setengah-tiang, habis
perkara!!! Sebaliknya segawat-gawatnya kerusuhan di Hongkong sampai
hari ini tidak seorangpun jatuh korban jiwa, ... Bagaimanapula Trump
berhak bicara soal kemanusiaan pada negara lain, kalau kenyataan
kemanusiaan di negerinya sendiri tetap diinjak-injak sedemikian parah!!!
Banyak pakar malah melihat polisi HK terlalu toleran, terlalu lunak
pada pendemo-perusuh yg terjadi 3 bulan terakhir ini, jadi seperti
macan-ompong yg TIDAK BISA menggigit! Akhirnya mempersulit sendiri
dalam menindak perusuh dan salah satu sebab sudah berjalan 3 bulan
tidak juga bisa diakhiri! Kalau saja itu terjadi di AS, PASTI sudah
di TEMBAK peluru beneran dan entah sudah berapa nyawa bergelimpangan, ...
Masih juga maling berteriak maling, ...!
[email protected] [GELORA45] 於 9/9/2019 15:13 寫道:
Berita ini dari BBC, yg boleh dipercaya dan tidak bias dalam
perbandingan ini. Kalau bisa menganalisa data, silahkan lihat di
website tsb dibawah.
Tiap 100,000 penduduk, 737 orang dipenjara di Amerika dan cuma 118
orang dipenjara di Tiongkok. Amerika nomor wahid dalam jumlah
penduduk kriminalnya.
Half of the world's prison population of about nine million is held
in the US, China or Russia.
Prison rates in the US are the world's highest, at 724 people per
100,000. In Russia the rate is 581.
At 145 per 100,000, the imprisonment rate of England and Wales is at
about the midpoint worldwide.
http://news.bbc.co.uk/2/shared/spl/hi/uk/06/prisons/html/nn2page1.stm
---In [email protected], <marthajan04@...> wrote :
Hehehe.... katak dalam tempurung, propaganda AS, adalah kata2
mutiaranya Chan CT.
mana ada maling ngaku. Penjara penuh.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <sadar@...>
Date: 9/9/19 11:15 AM (GMT+07:00)
To: marthajan04 <marthajan04@...>, [email protected]
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march to US Consulate to
call for help from Trump - CNN
Hahahaa, ... apanya salah kaprah??? Pernyataan macam ini justru
menunjukkan diri selama puluhan tahun ini HIDUP dalam tempurung saja!
Termakan propaganda AS yang anti komunis Tiongkok!!! Menuduh dengan
FITNAH tanpa dasar dan fakta nyata, ... Dan, sampai sekarang terus
dijalankan oleh begundal-begundal nya di HK! Main FITNAH saja!
Apanya 1,4 milyar RAKYAT Tiongkok harus hidup terkekang dibawah
ancaman penjara dan bayonet??? Dimana ada fakta yang membuktikan
polisi/tentara Tiongkok main tangkap dan main bunuh rakyatnya???
Termasuk peristiwa Tiananmen yg selama puluhan tahun ini
dikoar-koarkan terjadi puluhan ribu jiwa korban membanjiri lapangan
Tiananmen dengan darah pejuang-demokrasi. Hanyalah FITNAH belaka yang
TIDAK ada dasar, ...
Begitu juga sekarang, mereka secara KEJI gunakan kasus seorang
perempuan tertembak matanya memfitnah polisi HK yang menembak nya!
Padahal, yang dituduhkan polisi gunakan peluru karet menembak
perempuan itu, ternyata peluru karet itu dalam jarak 5m tidak bisa
tembus jenis kacamata plastik yg menutup mata anak perempuan itu.
Sedang jarak anak perempuan itu dgn polisi di Kantor polisi dibelakng
dia berdiri lebih 20 meter! Kemudian bagaimana bisa dituduh polisi yg
nembak kalau anak perempuan itu berada dibalik dinding iklas stop
bus? Artinya hanya orang yang berada dihadapan anak perempuan itu
berdiri yang bisa menembak matanya! Menjadikan fitnah ini martil
kemarahan warga HK pd polisi saja! Kemudian gunakan kasus polisi saat
menertibkan, menangkap perusuh didalam stasiun Prince Edward MTR, 31
Agustus tanpa bukti nyata sudah menuduh polisi telah akibatkan
pendemo mati!
BETUUUL, tidak bedanya dengan Falungong yg jadi begundal AS itu,
serlama puluhan tahun ini hanya gunakan FITNAH hendak menghitamkan
Tiongkok saja, ...! Bahkan tidak segan-segan membalikkan fakta yang
ada, ...
Hanya orang-orang yang membutakan diri TIDAK bisa melihat kenyataan
sesungguhnya dan percaya penuh dengan fitnah-fitnah tanda dasar yang
sama sekali tidak masuk akal nalar orang sehat itu!
marthajan04 於 9/9/2019 9:40 寫道:
Nah ini dia cara mikir yg salah kaprah. Benci pada pemerintah yg
dianggapnya tirani atau korup dll. dianggapnya menghianati
ethnisnya. Ngaco.
Orang2 Hongkong tidak mau di bawah penguasa diktator. Mereka
sudah biasa di alam demokrasi yg. bebas mikir, berpendapat,
tidak hidup di bawah bayonet. Salah ngomong didor.
Mereka pingin lepas. Sudah seharusnya Tiongkok melepaskannya,
paling tidak ikuti keinginan mereka tidak diekstradisi kalau
melanggar hukumnya. Sapa sih orang yg ga ngeri di penjara di
daratan China? Bakalan disiksa PKT. Sudah bagus kalau tidak
dipiara dulu baru dieksekusi kalo ada pemesanan organ tubuhnya ,
kaya orang2 falun gong.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <sadar@...> <mailto:sadar@...>
Date: 9/9/19 6:51 AM (GMT+07:00)
To: [email protected] <mailto:[email protected]>,
marthajan04 <marthajan04@...> <mailto:marthajan04@...>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march to US
Consulate to call for help from Trump - CNN
Kalau saja orang-orang yang kibarkan bendera AS dengan
menginjak-injak bendera negaranya sendiri mengharapkan bisa
menjadi "pahlawan", ... tetap hanyalah pahlawan begundal AS!!!
BUKAN dan tidak mungkin menjadi PAHLAWAN bangsa sendiri!
Orang-orang yang sudah TIDAK MAU mengaku dirinya orang Tionghoa!
Bukankah menjadi orang TIDAK BERTULANG kalau IDENTITAS dirinya
saja dihianati!
Kenapa harus begitu RADIKAL??? Setiap orang boleh-boleh saja mau
hidup dimana yang dirasakan lebih baik dan nyaman bagi
kehidupannya, dan untuk kemudahan hidup menjadi WN-Asing juga
boleh-boleh saja, tapi TETAP jangan hianati bangsa dan NEGARAnya
sendiri!
Jituu apa yang dikatakan seorang Inggris pada perusuh2 di
airport yg usung bendera Inggris, antara lain begini ujarnya:
"Kalian bukan orang Inggris, tidak berhak usung bendera Inggris
disini! Kalau saja bangsa dan negaranya sendiri begitu mudah
dihianati, kalian juga akan lebih mudah menghianati Inggris
begitu jadi WN Inggris, ...!!!" SANGAT JITUUUU, ...!!!
Penghianat bangsa TETAP adalah PENGHIANAAT!!!
marthajan04 marthajan04@... <mailto:marthajan04@...> [GELORA45]
於 8/9/2019 20:49 寫道:
Begundal kan menurut si ko Chan. Si ko Chan juga sama disebut
begundal oleh saya hahahaha....
Seperti Sukarno Hatta juga disebut penjahat oleh Belanda.
Padahal pahlawan bangsa oleh bangsa Indonesia.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <sadar@...> <mailto:sadar@...>
Date: 9/8/19 7:01 PM (GMT+07:00)
To: [email protected] <mailto:[email protected]>,
marthajan04 <marthajan04@...> <mailto:marthajan04@...>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march to US
Consulate to call for help from Trump - CNN
Hahahaa, ... yg minta-minta pd AS dengan iba itu kan segelintir
begundal-begundal penghianat bangsa, yg kibarkan bendera AS dan
injak-injak bendera Nasional Tiongkok! Syukurlah mereka bisa
SEGERA mungkin meninggalkan HK dan hijrah ke AS negara
idamannya itu! Daripada di HK mengacau dan merusak disana-sini
sangat merugikan 7 juta warga HK, ...
marthajan04 marthajan04@... <mailto:marthajan04@...> [GELORA45]
於 8/9/2019 19:21 寫道:
Ni ya para bapak2/ibu2 pembenci USA, baca. USA diminta dengan
mengiba.
Protests calling on US President Donald Trump to intervene in
the ongoing Hong Kong political standoff escalated rapidly
Sunday, with marchers setting fire to a barricade outside a
subway station entrance in the city's business district.
Earlier in the day, tens of thousands of protesters waving US
flags marched on Hong Kong's US Consulate to call for help
from the Trump administration in ending a three-month
confrontation
<https://www.cnn.com/specials/asia/hong-kong-protests-intl-hnk> with
the government.
The march began in the Chater Garden public park in Central
before heading to the consulate as part of the 14th straight
weekend of public demonstrations in the Asian financial hub.
In a letter which protesters planned to presented to consulate
officials, the group calls for the passing of the proposed
"Hong Kong Human Rights and Democracy Act 2019" by the US
Congress.
A barricade burns at an entrance to a train statio on
September 8 in Hong Kong, China.A barricade burns at an
entrance to a train statio on September 8 in Hong Kong, China.
One banner carried at the march read "Pre sident Trump, please
liberate Hong Kong" in English. Some marchers sang the US
national anthem as they moved towards the consulate.
"We share the same US values of liberty and democracy,"
30-year-old banker David Wong said. "USA is a country of
democracy. Donald Trump is elected by his people. We want this."
The protests began peacefully but rapidly deteriorated into
violence and vandalism over the afternoon, after police
appeared to arrest a number of people in the busy Central
subway station.
Protesters erected a barricade at one of the subway exits
before being setting it on fire. Other exits had their glass
windows smashed or defaced with graffiti.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
不含病毒。www.avg.com
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com