Jadi 80% Rumah Sakit jadi sakit............ Pada tanggal Sab, 9 Nov 2019 pukul 19.21 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
> > > *http://www.sinarharapan.co/kesra/read/9590/80___rumah_sakit_mengalami_tunggakan_pembayaran_bpjs > <http://www.sinarharapan.co/kesra/read/9590/80___rumah_sakit_mengalami_tunggakan_pembayaran_bpjs>* > > > *80 % Rumah Sakit Mengalami Tunggakan Pembayaran BPJS* > > Sabtu , 02 November 2019 | 20:20 > > > *JAKARTA--**Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB > IDI) Moh. Adib Khumaidi memperkirakan bahwa 80 persen mitra rumah sakit > yang telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) > Kesehatan mengalami tunggakan dalam pembayaran.* > > Saat ini rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan berjumlah > 2.520. “Saat ini 80 persen rumah sakit sudah bekerja sama dengan BPJS, > kemudian mengalami tunggakan di dalam pembayaran bpjs. Ini menjadi hal yang > sangat krusial, kualitas yang akan kita berikan juga akan berdampak,” ujar > Moh. Adib di Jakarta, Sabtu (2/11/2019). > > Adib mengapresiasi dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan iuran BPJS. > Namun, dirinya masih ragu jika kenaikan BPJS tidak serta-merta meningkatkan > kualitas pelayanan kesehatan yang baik. “Karena konsep (kenaikan BPJS) > sekarang, hanya berbicara terkait konsep menangani defisit,” tutur Adib. > > Adib juga prihatin kepada teman-teman dokter di daerah yang belum > dibayarkan gajinya. Namun, ia menilai hal ini sudah menjadi kebiasaan dalam > sistem JKN. “Teman-teman di seluruh rumah sakit, bahkan di daerah sudah > menangis dengan kondisi saat ini. Ada yang sekiabn bulan belum dibayar, dan > dampaknya ke SDM. Dokternya pun belum dibayar, tapi kami udah terbiasa > karena kami sangat mendukung program JKN,” keluhnya. > > Adib berharap pemerintah bisa menutup semua defisit keuangan BPJS > Kesehatan dan nantinya akan me-*redesign *sistem Jaminan Kesehatan > Nasional. “Awal langsung tutup semua, kemudian kita re-design JKN, kita > sehatkan JKN, kita memperbaiki *connecting* dan sebagainya. Tapi, tutup > dulu itu, karena itu akan berdampak seperti gali lubang, tutup lubang,” > tegasnya > > > > > >
