Jetaimemucho: Yang jelas kedokteran dan penelitian ilmiah di bidang bioteknologia di Kuba tidak MENCARI PROFIT dan TIDAK ADA PERSAINGAN antara lembaga-lembaga ilmu!!
Nesare: ini baru benar! Memang beda system pemerintahnya yg sosialis ttp sdh tidak komunis tulen lagi. Bukan kayak si ajeg yg ngomong ngalur ngidul: “Setahu saya Kuba pernah menjadi pusat penelitian mikrobiologi karena ilmu dan teknologi hayatinya mengungguli negara-negara Barat. Selain ilmu, dunia kesehatannya berisi barisan solidaritas yang mengutamakan keselamatan umat manusia. Saya kira ini buah moral yang ditanam dr. Ernesto.” Jetaimemucho: Hanya negara-negara yang bersahabat dengan Kuba yang membeli obat-obat dan vaccin. Nesare: negara2 mana saja ini? Mestinya negara2 ini juga kapitalis kan? Wong didunia ini semuanya sudah kapitalis termasuk RRT yg bung suka sengit. Nesare From: [email protected] <[email protected]> Sent: Wednesday, March 18, 2020 5:04 PM To: GELORA45 <[email protected]>; [email protected]; [email protected] Subject: Re: [GELORA45] No new cases of Covid-19 in Cuba in last 48 hours Yang jelas kedokteran dan penelitian ilmiah di bidang bioteknologia di Kuba tidak MENCARI PROFIT dan TIDAK ADA PERSAINGAN antara lembaga-lembaga ilmu!! Ini yang tidak dimengerti oleh oirang-orang yang tidak bisa membedakan sistim kesehatan di Kuba dengan sistim di negeri-negeri dunia ketiga dan negara-negara imperialis!! Kuba sudah menemukan dan membuat berbagai macam obat dan vaccin, tapi karena monopoli multinasional dan blokade, tidak bisa dijual dengan bebas di pasar yang memang dikuasai oleh multinasional imperialis!!! Hanya negara-negara yang bersahabat dengan Kuba yang membeli obat-obat dan vaccin. Saya selalu tantang si remo pro Tkk-imperialis untuk menjelaskan bagaimana KUba yang miskin dan diblokade bisa memberi pelayanan gratis dalam kesehatan dan pendidikan, bahkan kepada mahasiswa asing yang belajar di Kuba, sedangkan tiongkok yang sudah bejibun multimilyuner dan biyunernya, pelayanan kesehatan dan pendidikan tidak bisa digratiskan!!!! Moral di kuba sudah tentu tidak sama dengan negara-negara imperialis!!! di Kuba ada solidaritas dan sudah dibuktikan....Mana ada solidaritas di Indonesia dan negara-negara Imperialis??? Adakah solidaritas dengan para refugie yang manggrok di Turki dan Yunani???? On Tuesday, March 17, 2020, 04:06:25 PM GMT+1, ajeg <mailto:[email protected]> [email protected] [GELORA45] < <mailto:[email protected]> [email protected]> wrote: Setahu saya Kuba pernah menjadi pusat penelitian mikrobiologi karena ilmu dan teknologi hayatinya mengungguli negara-negara Barat. Selain ilmu, dunia kesehatannya berisi barisan solidaritas yang mengutamakan keselamatan umat manusia. Saya kira ini buah moral yang ditanam dr. Ernesto. --- jetaimemucho1@... wrote: No new cases of Covid-19 in Cuba in last 48 hours The four patients identified remain hospitalized and are progressing satisfactorily, with all resources needed to ensure their full recovery available Author: <http://en.granma.cu/archivo?a=718> Yudy Castro Morales | <mailto:[email protected]> [email protected] march 16, 2020 09:03:39 <http://en.granma.cu/file/img/2020/03/medium/f0026593.jpg> Photo: Juvenal Balán The four Covid-19 patients identified remain hospitalized and are progressing satisfactorily, with all resources needed to ensure their full recovery available; while efforts to prevent the spread of the pandemic within the country continue. Dr. Carmelo Trujillo Machado, head of the Ministry of Public Health (Minsap) Department of International Health Control, reported this information Sunday in a press conference, and emphasized that the implementation of all measures established for the prevention and confrontation of the new coronavirus continue, in close collaboration with all central state administration agencies and ministries. He reiterated the importance of expanding preventative and educational efforts for the entire population, as well as preparing all sectors of society to implement preventative measures. Dr. Trujillo reported that border surveillance has been “increased and strengthened” at all ports of entry, with teams of health professionals carefully following protocols, while active monitoring continues at the primary care level and in hotels, to ensure the timely identification of possible cases and take appropriate action. Family doctors and nurses are conducting active searches in communities to identify and monitor all individuals with respiratory symptoms, he stated, while insisting on the essential participation of the population, since anyone with such symptoms must seek medical attention immediately. Dr. María Elena Soto Entenza, head of the Ministry’s Primary Health Care Department noted that specific areas have been designated in community polyclinics to care for patients with respiratory symptoms, as well as committees of several specialists to conduct clinical and epidemiological evaluations and determine the course to be followed. "Not everyone who arrives with respiratory symptoms is hospitalized, but it is important that they are evaluated," she emphasized.
