*https://www.jawapos.com/nasional/03/04/2020/wapres-kita-minta-mui-menyatakan-mudik-itu-haram/
<https://www.jawapos.com/nasional/03/04/2020/wapres-kita-minta-mui-menyatakan-mudik-itu-haram/>
*


*Wapres: Kita Minta MUI Menyatakan Mudik itu Haram*

NASIONAL <https://www.jawapos.com/nasional/> 3 April 2020, 19:14:56 WIB

3 April 2020, 19:14:56 WIB

*Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, dirinya mendorong supaya Majelis
Ulama Indonesia (MUI) bisa mengeluarkan fatwa haram untuk mudik. (dok
JawaPos.com)*


*awaPos.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar rapat dengan Gubernur
Jawa Barat Ridwan Kamil. Keduanya membahas mengenai antisipasi masyarakat
yang mudik ke Jawa Barat.*

Ma’ruf Amin mengatakan, dirinya mendorong supaya Majelis Ulama Indonesia
(MUI) bisa mengeluarkan fatwa haram untuk mudik. Hal itu karena saat ini
Indonesia sedang mengalami pandemi virus Korona atau Covid-19.

“Jadi kita minta MUI menyatakan mudik itu haram hukumnya,” ujar Ma’ruf
Amin, Jumat (3/4).

Ma’ruf Amin mengatakan saat ini MUI sudah mengeluarkan fatwa untuk
sementara waktu masyarakat tidak melakukan salat Jumat, kemudian
diperbolehkannya tenaga medis yang menggunakan alat perlindungan diri (APD)
salat tanpa harus wudhu.

“Jadi nanti saya coba minta fatwa soal mudik,” katanya.

Sementara Ridwan Kamil mengatakan sudah mendapatkan data masyarakat yang
mudik ke Jawa Barat jumlahnya 70 ribu. Sehingga dia menakutkan terjadinya
risiko penularan virus Korona tersebut.

“Sekarang dalam catatan kami yang sudah mudik ada 70 ribu. Ini artinya kami
tiba-tiba mendapat 70 ribu orang dalam pemantauan (ODP) baru,” katanya.

Oleh sebab itu, gubernur yang biasa disapa Emil itu menyatakan dirinya
sependapat dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk MUI bisa mengeluarkan
fatwa tentng larangan masyarakat untuk mudik.

Lebih lanjut, Emil juga menegaskan, saat ini Jawa Barat sedang mengadakan
rapid test untuk masyarakat. Sehingga jika ada masyarakat yang mudik ke
Jawa Barat. Maka pemerintah kesulitan melakukan rapid test.

“Jadi kami akan kehabisan alat buat ngetes untuk meyakinkan bahwa mereka
adalah orang-orang sehat.

Emil mengambil contoh, seorang lansia di Jawa Barat mengalami positif virus
Korona.‎ Ternyata saat di telusuri lansia tersebut tertular anaknya yang
bekerja di Jakarta. Sehingga penularan risiko Korona ini sangat besar
dibawa oleh para pemudik.

“Nah kalau mudik ini enggak ditahan, maka kami di Jawa Barat, Jawa Tengah,
Jawa Timur dan Yogyakarta akan kewalahan luar biasa,” ungkapnya.

Emil juga terus melakukan kampanye kepada kaum milenial untuk sementara
tidak mudik ke Jawa Barat. Sehingga penularan virus Korona ini tidak
semakin meningkat di Jawa Barat.

“Jadi saya sedang kampanye ke milenial jangan pulang,” pungkas Emil.

Editor : Dimas Ryandi

Kirim email ke