Bung Manap,
Sepertinya ada kongkalikong antara Ma'ruf Amin (ex ketua MUI) dan MUI,
 untuk naikkan derajat dan nama MUI, yang mungkin lebih didengar fatwanya ?
Dan kalau banyak yang tidak mudik, akan diclaim seluruhnya sebagai jasa MUI
?
MUI kan hebat, bekas ketuanya bisa jadi wakil Presiden.
Salam,
Djie


Op za 4 apr. 2020 om 14:07 schreef S Manap [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>      Bung Djie,
>
>
>      Bung tau kan  kalau pemerintah sudah menghimbau masyarakat supaya
> jangan mudik dulu, demi menghindari penyebaran virus corona di kampung
> halaman. Tapi himbawan dari pemerintah belum tentu didengar oleh mereka
> yang tetap ingin mudik.
>
>    Terpaksalah MUI turun tangan. MUI diminta oleh Wakil Presiden supaya
> mengeluarkan fatwa haram bagi pemudik. Nah, sekarang rasakan sendiri kalau
> MUI sudah berfatwa. Fatwa MUI lebih tinggi dari himbawan/larangan
> pemerintah. Melanggar larangan pemerintah tidak ada resikonya bagi pemudik,
> paling mendatangkan penyakit dan kematian bagi penduduk di kampung halaman
> yang didatangi.
>
>    Sedang fatwa MUI jika dilanggar bisa masuk neraka.  Mudah-mudahan
> sajalah fatwa MUI bisa ditaati. Himbawan/larangan pemerintah tidak
> didengar  tidak apa-apa.
>
>         Salam  santai-santai di akhir pekan
>
>                                S.Manap.
>
>
>
>
> Den fredag 3 april 2020 23:48:20 CEST, Sunny ambon [email protected]
> [GELORA45] <[email protected]> skrev:
>
>
>
>
> *https://www.jawapos.com/nasional/03/04/2020/wapres-kita-minta-mui-menyatakan-mudik-itu-haram/
> <https://www.jawapos.com/nasional/03/04/2020/wapres-kita-minta-mui-menyatakan-mudik-itu-haram/>
> *
>
>
> *Wapres: Kita Minta MUI Menyatakan Mudik itu Haram*
>
> NASIONAL <https://www.jawapos.com/nasional/> 3 April 2020, 19:14:56 WIB
>
> 3 April 2020, 19:14:56 WIB
>
> *Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, dirinya mendorong supaya Majelis
> Ulama Indonesia (MUI) bisa mengeluarkan fatwa haram untuk mudik. (dok
> JawaPos.com)*
>
>
> *awaPos.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar rapat dengan Gubernur
> Jawa Barat Ridwan Kamil. Keduanya membahas mengenai antisipasi masyarakat
> yang mudik ke Jawa Barat.*
>
> Ma’ruf Amin mengatakan, dirinya mendorong supaya Majelis Ulama Indonesia
> (MUI) bisa mengeluarkan fatwa haram untuk mudik. Hal itu karena saat ini
> Indonesia sedang mengalami pandemi virus Korona atau Covid-19.
>
> “Jadi kita minta MUI menyatakan mudik itu haram hukumnya,” ujar Ma’ruf
> Amin, Jumat (3/4).
>
> Ma’ruf Amin mengatakan saat ini MUI sudah mengeluarkan fatwa untuk
> sementara waktu masyarakat tidak melakukan salat Jumat, kemudian
> diperbolehkannya tenaga medis yang menggunakan alat perlindungan diri (APD)
> salat tanpa harus wudhu.
>
> “Jadi nanti saya coba minta fatwa soal mudik,” katanya.
>
> Sementara Ridwan Kamil mengatakan sudah mendapatkan data masyarakat yang
> mudik ke Jawa Barat jumlahnya 70 ribu. Sehingga dia menakutkan terjadinya
> risiko penularan virus Korona tersebut.
>
> “Sekarang dalam catatan kami yang sudah mudik ada 70 ribu. Ini artinya
> kami tiba-tiba mendapat 70 ribu orang dalam pemantauan (ODP) baru,” katanya.
>
> Oleh sebab itu, gubernur yang biasa disapa Emil itu menyatakan dirinya
> sependapat dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk MUI bisa mengeluarkan
> fatwa tentng larangan masyarakat untuk mudik.
>
> Lebih lanjut, Emil juga menegaskan, saat ini Jawa Barat sedang mengadakan
> rapid test untuk masyarakat. Sehingga jika ada masyarakat yang mudik ke
> Jawa Barat. Maka pemerintah kesulitan melakukan rapid test.
>
> “Jadi kami akan kehabisan alat buat ngetes untuk meyakinkan bahwa mereka
> adalah orang-orang sehat.
>
> Emil mengambil contoh, seorang lansia di Jawa Barat mengalami positif
> virus Korona.‎ Ternyata saat di telusuri lansia tersebut tertular anaknya
> yang bekerja di Jakarta. Sehingga penularan risiko Korona ini sangat besar
> dibawa oleh para pemudik.
>
> “Nah kalau mudik ini enggak ditahan, maka kami di Jawa Barat, Jawa
> Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta akan kewalahan luar biasa,” ungkapnya.
>
> Emil juga terus melakukan kampanye kepada kaum milenial untuk sementara
> tidak mudik ke Jawa Barat. Sehingga penularan virus Korona ini tidak
> semakin meningkat di Jawa Barat.
>
> “Jadi saya sedang kampanye ke milenial jangan pulang,” pungkas Emil.
>
> Editor : Dimas Ryandi
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke