Ajakan debat tertutup itu bukan betul2 debat, tetapi pendekatan, merubah lawan 
menjadi kawan. Dengan nantinya Luhut memuji RR dan mengangkat  RR jadi economic 
advisor, atau komisaris, atau apa sajalah itu semua bisa diatur.


    On Thursday, June 25, 2020, 08:09:05 AM PDT, Tatiana Lukman 
jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45] <gelora45@yahoogroups.com> wrote:  
 
 


Ha...ha... sang komprador Cina sudah angkat tangan sebelum pertempuran!!! 
Petantang petenteng, centeng modal Cina maunya debat tertutup, busyeeet, takut 
banget didengar oleh publik umum!! Yang namanya centeng, antek, di mana-mana 
itu sama ... argumentasinya selalu ngawur alias sampah!!! Makanya takut 
dihadapan public terbuka, kan bisa kelihatan borok-boroknya dan kekerdilan 
otaknya....

  

Sent from Mail for Windows 10

  

From: Sunny ambon ilmeseng...@gmail.com [GELORA45]
Sent: Thursday, 25 June 2020 13:21
To: Gelora 45; Lusi D.
Cc: Chalik Hamid chalik.ha...@yahoo.co.id [nasional-list]
Subject: Re: [GELORA45] Promotor Sebut Luhut Kalah Debat dengan Rizal Ramli .. .

  

  

  

Kalau adu  "big mouth" pasti Luhut menang, dan RR terpelanting KO. hehehehehe

  

On Thu, Jun 25, 2020 at 12:52 PM 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45] 
<GELORA45@yahoogroups.com> wrote:


  



Promotor Sebut Luhut Kalah Debat dengan Rizal Ramli dan Soroti Sikap
Menko Kemaritiman: Kalau Nggak Ngerti Nggak Usah Ngomong

Andreas Chris Febrianto Nugroho - Rabu, 24 Juni 2020 | 20:13 WIB 

https://sosok.grid.id/read/412211789/promotor-sebut-luhut-kalah-debat-dengan-rizal-ramli-dan-soroti-sikap-menko-kemaritiman-kalau-nggak-ngerti-nggak-usah-ngomong

Sosok.ID - Panitia debat antara ekonom senior Rizal Ramli dan Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
memastikan kegiatan debat soal utang negara yang dijadwalkan pada Rabu
(24/6/2020) tidak terlaksana.

Adamsyah Wahab alias Don Adam selaku promotor debat dari ProDem
mengumumkan hal tersebut di channel Youtubenya yang berjudul "Rizal
Ramli menang WO atas LBP".

"Semua ini bermula pada tanggal 2 Juni 2020 dimana pak LBP melontarkan
tantangan berdebat tatap muka kepada pengkritik utang negara," ujar Don
Adam dikutip Wartakotalive.com, Rabu (24/6/2020).

Don Adam menyebut, pihak LBP menolak digelarnya debat secara terbuka.

"Pada akhirnya berakhir anti klimaks. Pihak LBP menolak. Apalagi dalam
hal ini, justru sang tentara yang menantang duluan. Apakah itu pantas
dilabeli 'menjilat ludah sendiri?' Orang bicara soal utang, kalau nggak
ngerti nggak usah ngomong," terangnya bernada menyindir.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli
mengiyakan tantangan debat yang diserukan Menko Bidang Kemaritiman dan
Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Sebagai sebuah syarat, jika Luhut dan seluruh menteri bidang ekonomi
kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) kalah, mereka diharuskan
melepaskan jabatannya.

Hal itu disampaikan Adhie Massardi yang menjadi perwakilan Rizal Ramli,
saat menggelar konferensi pers bersama Jaringan Pro Demokrasi (ProDem)
di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2020).

"Rizal Ramli ini kan bukan tokoh kaleng-kaleng."

"Ketika dia mau keluar menantang kabinet tim ekonomi itu, ada yang
harus dipertaruhkan," katanya.

"Jadi kemarin Bang Rizal Ramli bersedia bahwa kalau dia kalah dia tidak
akan mengkritik kebijakan ekonomi pemerintahan."
"Tetapi kalau tim ekonomi Joko Widodo yang kalah, dia minta semua tim
itu untuk mundur, dan ini juga bukan barang baru," lanjut Adhie.

Rizal Ramli membolehkan Luhut mengajak seluruh menteri bidang ekonomi
Kabinet Indonesia Maju.

Seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri
Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan menteri lainnya.

"Sehingga masyarakat juga melihat kebijakan ini sungguh-sungguh
memperhitungkan rakyat atau tidak."

"Jadi dengan demikian kan akan lahir tradisi bahwa setiap kebijakan
pemerintah itu mempertaruhkan nasib rakyat dan nasib pembuat
kebijakannya."

"Jadi kalau dia bikin kebijakan, kemudian debat, kemudian kalah, lalu
kemudian dibikin lagi kebijakan yang ngawur, nah, kita ingin menyetop
kebijakan-kebijakan yang bermasalah itu."

"Jadi pembuat kebijakan kalau membuat kebijakan tidak benar,
konsekuensinya dia harus mundur," imbuhnya.

ProDem selaku penyelenggara debat mewacanakan debat akan berlangsung
pada Rabu 24 Juni 2020.

"Dua minggu dari sekarang saya sudah tetapkan."

"Untuk tempat saya menunggu konfirmasi dari pihak Luhut Binsar
Pandjaitan yang nanti ProDem akan menyurati beliau," kata Adamsyah
Wahab, perwakilan ProDem di lokasi yang sama.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
Pandjaitan, kembali menyinggung mengenai kekuatan China di mata dunia.

Mengenai teknis berdebat, Adamsyah menjelaskan, ProDem akan meniru
teknis debat Pilpres Amerika Serikat.

"Yaitu silakan mereka berdebat dengan fokus ekonomi."

"Ini debat yang sangat bisa menggali luar biasa sisi dari Pak Rizal
maupun sisi dari intelektualitas dari Pak Luhut," jelasnya.

Kata Adamsyah, debat nanti juga akan ditengahi oleh juri.

Juri akan diambil masing-masing dari pihak Rizal Ramli, Luhut Binsar
Pandjaitan, serta dari ProDem.

"Juri itu nanti formatnya saya minta tim dari dia dan tim dari Bang
Rizal untuk ketemu dengan saya dan tim saya, untuk memformulasikan
format."

"Tapi biar fair, saya minta nama-nama juri dari mereka dan nama-nama
juri dari Bang Rizal, dan nanti juga ada juri dari tim saya."

"Sementara format teknis yang detail nanti akan kami sampaikan satu
atau dua hari sebelum debat berlangsung," beber Adamsyah.

LBP sempat undang Rizal Ramli

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi
Mahardi memastikan Luhut Pandjaitan siap berdebat Rizal Ramli.

Terkait dengan hal itu, pihak Kemenko Kemaritiman dan Investasi telah
mengundang Rizal Ramli melalui pesan singkat untuk hadir dalam debat
tersebut.

Selain Rizal Ramli, Luhut pun turut mengundang Dosen senior Fakultas
Ekonomi Universitas Indonesia Djamester Simarmata, Kamis (11/6/2020),
pada pukul 09.30 WIB.

Djamester sendiri juga turut serta ingin melakukan perdebatan ke Luhut
terkait Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia.

"Rencananya kami akan mengundang beliau dalam minggu ini untuk
berdiskusi melihat analisis data-data yang disampaikan dan dasar-dasar
keilmuan yang digunakan. Dari kami sudah sampaikan jadwalnya, tinggal
tunggu konfirmasi Pak Djamester," ujar Jodi kepada Kompas.com, Rabu
(10/6/2020).

Lebih lanjut Jodi mengatakan, Djamester selama ini kerap memberikan
masukan terhadap pemerintahan kabinet Presiden Joko Widodo.

Soal masukkan tersebut itulah, Luhut mengundang langsung tatap muka
terhadap Djamester.

"Kita kan mau diskusinya ilmiah. Pak luhut sangat mengapresiasi
permintaan dari Djamester Simarmata, beliau sudah memberikan pesan
kepada kami concern-concern beliau dilengkapi dengan data-data yang
lengkap serta analisis berdasarkan penelitian," ujarnya.

Rizal Ramli sempat menolak hadir memenuhi undangan dari pihak Menteri
Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan hari
Kamis (11/6/2020) ini.

Pihak Rizal Ramli beralasan, undangan tersebut tidak sesuai dengan
kesepakatan awal lantaran ia hanya diundang untuk berdiskusi di kantor
LBP.

Sementara, sedari awal, pihak Rizal Ramli menjawab tantangan debat dari
Luhut Binsar Pandjaitan dengan syarat debat dilakukan secara terbuka
agar masyarakat bisa ikut mengikuti materi perdebatan.

Adapun, disampaikan pihak LBP, debat diundur menjadi tanggal 24 Juni.
Sedangkan undangan hari Kamis ini adalah untuk diskusi.

Rizal Ramli menyebut Luhut tidak berkoordinasi dengan dirinya terkait
perubahan jadwal tersebut.

"Ya enggaklah (tidak akan hadir). Itu mah ngawur, (keputusan) sepihak,"
kata Rizal Ramli dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/6/2020).

Sementara itu, Adhi Massardi selaku perwakilan dari pihak Rizal Ramli
mengungkapkan, undangan yang dilayangkan kepada Rizal Ramli adalah
untuk datang ke kantor Luhut Binsar Pandjaitan pada Kamis hari ini
pukul 09.30.

Adhi menyatakan, Rizal Ramli menolak undangan tersebut karena menilai
saat ini bukan saatnya lagi untuk berdiskusi mengingat ia sudah banyak
sekali menyampaikan saran dan solusi ekonomi untuk pemerintah.

"Kalaupun harus berdebat harus dilakukan secara terbuka untuk publik
dan harus dengan tim ekonomi," kata Adhi dalam surat yang dikirim
kepada panitia debat dari ProDem, Don Adam, dikutip Wartakotalive.com,
Kamis (11/6/2020).

Kehadiran tim ekonomi yang mendampingi LPB, kata dia, penting karena
utang negara bukan domain kebijakan di bawah Menko Maves, melainkan
Menteri Keuangan.

Dan mustahil, kata Adhi, Menko Maves Luhut Binsar
mempertanggungjawabkan kebijakan utang negara termasuk, misalnya,
kenapa bunga pinjaman untuk Indonesia bunganya lebih tinggi
dibandingkan dengan beberapa negara yang secara ekonomi kemampuannya
berada di bawah Indonesia.

"Kemudian ada mekanisme kalah dan menang sebagai pendidikan kematangan
dalam berdemokrasi, baik bagi masyarakat dalam hal ini pengkritik
maupun pembuat kebijakan untuk memahami konsekuensinya," imbuhnya.

Adhi Massardi justru menduga, undangan pertemuan pada Kamis ini hanya
bagian dari keinginan pihak LBP untuk mendapatkan kisi-kisi debat yang
akan digelar oleh ProDem. (*)




  
 

  
  • [GELORA45] Promotor Sebu... 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45]
    • Re: [GELORA45] Prom... Sunny ambon ilmeseng...@gmail.com [GELORA45]
      • RE: [GELORA45] ... Tatiana Lukman jetaimemuc...@yahoo.com [GELORA45]
      • Re: [GELORA45] ... Jonathan Goeij jonathango...@yahoo.com [GELORA45]
        • Re: [GELORA... 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45]
          • Re: [GE... Jonathan Goeij jonathango...@yahoo.com [GELORA45]
            • Re... 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45]
              • ... Jonathan Goeij jonathango...@yahoo.com [GELORA45]
                • ... 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45]
                • ... Jonathan Goeij jonathango...@yahoo.com [GELORA45]
                • ... 'Lusi D.' lus...@rantar.de [GELORA45]
                • ... Jonathan Goeij jonathango...@yahoo.com [GELORA45]

Kirim email ke