menarik mas andang, boleh kan belajar dari yang sudah memutuskan utk menjadi
majikan.. :)
kira2 untuk yang muda2 gimana mas andang biar ga jadi kuli terus?
sepertinya yang muda harus jadi kuli and penjaja dulu baru sekian belas
tahun kemudian jadi owner... kecuali bisa punya mertua yang owner... :)

regards
Ujay


> -----Original Message-----
> From: Andang Bachtiar [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Friday, December 27, 2002 8:21 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: [iagi-net-l] Indonesia struggling to find new oil.
> 
> Saya terusik oleh statement terakhir mas BPI tentang sumberdaya manusia.
> 
> Dalam perspektif organisasi (semacam IAGI), saya kurang sependapat kalau
> status kita yang masih jadi "kuli" setelah 117 tahun industri migas di
> Indonesia diakibatkan oleh kaburnya VISI dan PERAN yang diinginkan
> pemerintah dan lemahnya EMPOWERMENT terhadap kita (explorationist) dalam
> menjawab tantangan2 masa datang terhadap cadangan dsbnya.
> 
> Prinsip egalitarianisme yang disaratkan oleh berbagai ilmu (sains) yang
> kita
> pelajari mengajarkan bahwa justru "KITA"lah yang sebenarnya kabur dan
> bermental kuli. Bukan (hanya) pemerintah.
> 
> Saran saya buat rekan-rekan yang concern dengan masalah ini, berhentilah
> jadi kuli.
> 
> Mari berhenti sebagai kuli yang mengharapkan calon-calon majikan kita
> datang
> melahap semua 17 daerah yang kita tawarkan (bukan hanya 2). Mari berhenti
> jadi kuli yang menawar-nawarkan daerah kita yang masih kaya (66 basins
> dsb)
> dan menjajakan kemampuan teknis kita untuk mereka pakai beresiko menyedot
> kekayaan alam kita.
> 
> Sudah saatnya (117 tahun, man@!!) kita jadi majikan. (Paling tidak:
> bermental majikan-lah)
> 
> adb
> 
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: "Istadi, Bambang P" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, December 26, 2002 11:31 PM
> Subject: RE: [iagi-net-l] Indonesia struggling to find new oil.
> .................................deleted..................................
> ..
> ........................
> 
> ........., Jossy sudah kasih indikasi, human resources, saya yakin rekan2
> IAGI banyak yang handal untuk menemukan cadangan2 baru,.. hanya saja visi,
> peran yang di-inginkan dari oleh pemerintah dan empowerment terhadap kita
> untuk menjawab tantangan2 masa datang terhadap cadangan ini yang "masih
> kabur",.. mungkin ini bedanya dengan Malaysia.  Makanya kita masih saja
> jadi
> "kuli" setelah 117 tahun minyak berada di Indonesia,...Wallahu alam.
> 
> Bambang Istadi
> ConocoPhillips Inc.
> +1-281-293-3763
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> 
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
> Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
> ---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi 
Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke