Pak Bambang, Analisisnya sangat menarik. Nah, apakah sinyalemen "malasnya" para perusahaan migas untuk berinvestasi di hulu dibuktikan dengan penandatanganan kontrak WKP baru hanya 2 blok kemaren ? wallahu'alam. Mungkin rekan-rekan kita yang ada di Ditjen Migas bisa menjawab, kenapa beberapa blok yang ditawarkan tidak atau belum terjual ? Apakah skim PSC sudah tidak menarik ? atau country risk sebagai penyebabnya ? Upah, saya rasa tidak.
Pada sektor migas tentu kita kita tidak ingin seperti Sony, P&G, Nike dll yang memindahkan pabrik atau portofolio investasinya ke negara tetangga. Yang saya rasakan faktor Otda, tumpang tindih lahan sebagai unsur yang ikut mengganggu operasional para pengusaha migas. Ada baiknya usulan kawan-kawan (pak Bambang cs) melalui IAGI disampaikan ke Departemen ESDM. Mas, selamat tahun baru. rds --- "Istadi, Bambang P" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak Nengah, > > Saya pikir sih ngga masalah pekerjaan diberikan ke > sub-kontraktor atau > service company yang asing ataupun yang semi asing > (berafiliasi dengan > perusahaan lokal). Kalau Exspan sih bisa kasih > drillingnya ke Medco, > anak perusahaannya sendiri,.. he he he. Kalau > logging tool dll, > perkembangan teknologi cepat sekali dan hampir ngga > mungkin perusahaan > lokal melakukannya sendiri tanpa keterlibatan asing > sama sekali (dana, > teknologi, expertise, knowledge). Asing tetap > __________________________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail Plus - Powerful. Affordable. Sign up now. http://mailplus.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

