> Saya mendukung gagasan Mas Andang bahwa sudah saatnya kita > berperan serta > bermental sebagai "majikan" .. namun dalam prakteknya untuk > mensukseskan hal > tersebut harus didukung oleh niat baik pemerintah (baik pusat > maupun daerah)
Saya pretty much agree dengan Didik bahwa gerakan ini akan less likely berhasil jika hanya dari kalangan "grass-root" (i.e. netters saja). Bahkan bukan saja niat dari Pemerintah yang diperlukan sebagai partner, tapi juga mental berjuang ini juga harus dijejalkan ke benak manager level, at least strategic decision maker. In general kita belum bisa bottom up, lebih mudah buat kita-2 ini untuk mengikuti petunjuk (i.e. top down). Oleh karena itu, jika memang mau, harus 2 arah. Bukan bermaksud mengecilkan rekan-2 di pertambangan atau di sektor lain, tapi memang mestinya indoktrinasi ini difokuskan di perminyakan karena: 1) that's where the big money sits (lihat saja nilai perputaran uang yang terdapat di situ); dan 2) sistem "perkulian" sudah well-established di perminyakan. It could well be started 117 years ago, walaupun UU KPS baru tahun 1971. Sedikit penjelasan dari point-2 di atas, kalau kita lihat di KPS, mental majikan ini hanya ada di beberapa gelintir staff karena investor asing ini juga menanamkan visi/ misi mereka (baca: brainwash) seolah-olah para karyawan ini 100% dibayar oleh investor asing. Ditambah kondisi gampang dibelinya orang-2 kita karena masih "lapar" dan juga tekanan sosial dari lingkungan sekitar, jadilah sistem peng-gerogotan yang well-established ini. Mana gak gaya kalo jabatan manager, naik mobil kumpeni lagi. Nah, kalo dah gitu, disuruh perang dengan BP-Migas pun ok. Malah kadang-2 national manager ini lebih cerdik untuk ngakalin mendapatkan cost-recovery, yang notabene menjual sebagian milik negara. Mana gak hebat? So, saya pikir di mid-level management ini juga kudu dimainkan. Who's gonna do it? IAGI kah? Mungkin kalo lewat jalur parpol lebih gampang terangkat kali ya? Dengan iming-2 yang sesuai dengan vested-interest parpol tsb. Saatnya IAGI berpolitik? Ketum udah mulai anyway ... Just my 2 cents. FHS --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

