Bukti-bukti selama Jaman Kwarter ketika terjadi pembalikan medan magnet bumi, tidak menunjukan adanya perubahan signifikan terhadap proses-proses di Bumi; atau sedikitnya belum ditemukan bukti yang menunjukan adanya event geologis (bahkan klimatologis) yang berkaitan dengan pembalikan medan magnet bumi tersebut. Atau sudah ada yang membuktikannya? Seperti diketahui, event-event tsb adalah: 1.Brunhes Normal 700 ka 2.Matuyama Reverse 2.41 - 2.84 Ma yang di dalamnya terdapat dua event normal, yaitu: Jaramilo 890 - 950 ka dan 0.89 - 0.95 Ma; dan Olduvai 1.62 - 1.83 Ma.
Salam, BB On 27 Mar 2003, at 8:29, Allo, Paulus T wrote: > > 1. apa yang akan terjadi kalau medan elektromagnetis bumi > > mengalami gangguan? Burung-burung dan binatang-binatang pada > > bingung dan kesasar kali ya? Mungkin yang para fisikawan dan > > geofisikawan bisa menjelaskan apa yang mungkin terjadi? Di > > trailernya ditunjukkan salah satu akibatnya, yaitu sebuah > > badai superstorm yang bisa menghancurkan Koloseum di Roma. > > kalau tidak salah, beberapa ahli paleomagnetism pernah melakukan survey > dgn mengambil sampel batuan di daerah spreading zone (mid-atlantic ridge?) > dari sini lalu dicari arah polaritas magnetisasinya, teori sederhananya, arah > polaritas > magnetisasi dari batuan akan dipengaruhi oleh polaritas medan magnet bumi saat itu. > ternyata setelah diperiksa, pada segmen2 tertentu dari batuan tsb, arah polaritasnya > ada yg berkebalikan (reverse) dari arah medan magnet bumi saat ini. ini artinya > polaritas medan magnet bumi pernah bertukar, jadi yg sekarang kita sebut kutub utara > medan magnet bumi, dulunya pernah menjadi kutub selatan medan magnet bumi. > dan pertukaran ini terjadi beberapa kali, sialnya begitu di cek dgn umur batuan pada > segmen tsb, kok pas dgn saat dimana terjadi kepunahan suatu spesies. > lalu timbullah dugaan bahwa ada hubungan antara medan magnet bumi dgn > kehidupan spesies. mungkin hal ini juga yg mendasari kenapa ada > produk2 yg berbau magnet, misalkan bantal magnet, gelas magnet dlsb. > yg masih jadi pertanyaan adalah: > -. dimana letak peran medan magnet bumi dalam kehidupan spesies? > -. bagaimana proses terjadinya perubahan arah polarisasi medan magnet bumi? > apakah langsung jump (tiba2 utara jadi selatan) atau terjadi perubahan yg pelan? > > > -- > pta > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif > Zardi Dahlius(za [EMAIL PROTECTED]) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

