Saya HUtabarat turunan ke 17 dari Orang Batak PErtama. Jadi orang BAtak pertama kira2 ada kira2 510 tahun yang lalu ( 1 generasi ekual 30 tahun). Waktu yg bersamaan di JAwa kayaknya ada Majapahit dan maju lagi...(jadi orang BAtak pertama itu yang buronan yg dari Majapahit..hehe ngaku2)

Untung datang kemajuan akhir abad ke 19, kalau enggak dikirain nenek moyangku orang tertua di Sumatra...

Evolusi dan agama (keyakinan) itu ibarat bistik Holland yang enak dimakan bersama-sama dgn mpek2 Palembang yang juga enak...kadangkala Kalau dimakan bareng2 banyakan rasanya nggak karu2an..

si polan bilang cogito ergo sum, yg lain bilang aku beriman maka aku ada, yang cool bilang aku berpikir maka gue makin bingung...


Salam Sanggam ---

At 10:45 PM 8/26/2003 -0700, you wrote:
Genesis 1:24 And God said, Let the earth bring forth the living creature
AFTER HIS KIND, catlle, and creeping thing, and beast of the earth AFTER
HIS KIND, and it was so.

Genesis 1:25  And God made the beast of the earth AFTER HIS KIND, and
cattle AFTER THEIR KIND, and every thing that creepth upon the earth
AFTER HIS KIND, and God saw that it was good.

Genesis 1 : 26 And God said, LET US MAKE MAN IN OUR IMAGE, AFTER OUR
LIKENESS, and let them have dominion over the fish of the sea, and over
the fowl of the air, and over the cattle, and over all the earth, and
over every creeping thing that creepeth upon the earth.

Ini kisah penciptaan dari Kitab Suci. Perhatikan tulisan2 yang diketik
dengan huruf besar. Dari situlah perdebatan evolusi vs. kreasionisme
berasal. Bagaimana kita menafsirkan/ menerjemahkannya ? Buat saya, ini
kata-kata terbuka yang bisa mengundang banyak penafsiran. Tetapi, masih
buat saya juga, ada perbedaan yang jelas dari segi kata-kata yang
diketik huruf besar itu, antara penciptaan hewan dan manusia (AFTER
HIS/THEIR KIND  vs. AFTER OUR LIKENESS, AFTER OUR IMAGE).

Seperti rekan Wahyu Budi bilang, saya percaya Tuhan menciptakan sekali
dan sesudah itu berjalan sendiri dengan berbagai mekanisme yang
menunjukkan kemahakuasaan-Nya. Menciptakan sekali tetapi
pemeliharaan-Nya terus-menerus.

Genesis 1 : 22 And God blessed them, saying, BE FRUITFUL, AND
MULTIPLY....

Diskusi ini tentu sudah menjadi lintas sektoral, tetapi begitulah
keutuhannya, kalau kita melibatkan baik sains maupun iman. Einstein pun
memberi gambaran utuh, bahwa sains dan iman tidak bisa dipisahkan, yang
satu akan lumpuh atau buta kalau dipisah2-kan (sekarang kita lihat di
rekayasa genetika yang membabi-buta tanpa etika). Sebagai catatan,
Darwin bukan seorang atheist, background-nya sebelum berlayar dan
merumuskan teori evolusi adalah theologia sesuai tradisi di keluarganya
yang pendeta.

Salam,
Awang H. Satyana
Eksplorasi BP Migas

wahyu budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Di bumi ini ada 100 lebih unsur kimia, mulai dari
unsur mayor, minor, sampai trace element. Ada yang
logam, non-logam, dan radioaktif.

Sekarang, kalau benda-benda, makhluk-makhluk atau
apapun yang ada di bumi ini (juga alam semesta?) ini
'diuraikan', maka...., hasilnya tidak akan lari dari
kelompok unsur-unsur kimia yang sekarang ada di bumi
kita tercinta ini. bedanya hanya... jumlahnya saja
yang berbeda dan berbedaan sedikit ada tidaknya unsur
tertentu (mungkin tak mampu terdeteksi saja). mari
kita ingat-ingat lagi perbandingan komposisi kimia
batuan dan mineral (bila kita geologist....).

lalu...., pertanyaannya? Bagaimana semua itu bisa
demikian? Sebagai contoh: masak sih, ketika membuat
basalt, andesit, atau granit, dll, Tuhan harus bekerja
seperti analist kimia setiap waktu?, mulai dari
Pracambrium sampai Sekarang. Manusia saja maunya kalau
membuat sesuatu sekali kerja semua urusan beres.

Untuk makhluk hidup?
Juga, masak sih, Tuhan, harus menciptakan beberapa
jenis, memusnahkan dan lalu menciptakan beberapa jenis
lain berulang-ulang? Kita saja sekarang kalau disuruh
menulis makalah dengan komputer atau dengan mesin
ketik manual, tentu memilih komputer. Diantara
alasanya mungkin supaya mudah memperbaiki, mudah
memperbanyak, dan mudah mudah memodifikasi.

Kalau kita memperhatikan sejarah manusia menciptakan
barang-barang....., rasanya berevolusi.

Misalnya kemampuan manusia menulis, telah berevolusi
sedemikian rupa sehingga sekarang ini ada komputer,
printer, fax, foto kopi, telegram, scanner dll. Semua
itu dimulai dari kemampuan manusia menulis.

Transportasi juga demikian, dimulai dari berjalan
kaki, sekarang ada pesawat terbang, mobil, sepeda
motor, becak, gerobak dorong, kereta kuda, kereta api,
gerobak sapi serta pesawat ruang angkasa dll dst.....

lalu......, sambung sendiri-sendiri saja ya....!!!


WBS




---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------



Kirim email ke