Yaaa, ini sih juga sudah dibahas bertahun-tahun yang lalu...
btw/ Menurut saya diskusi ini udah nggak klop antara judul dengan isinya.. lebih cocok kalau judulnya "Are you a professional (geologist)?"
-mfz-
Kalau merunut balik tulisan asli dari Dick Selley, sepertinya beliau menyinggung dua aspek baik manusianya (geologist) yg terpenting juga ilmunya (geology).... mungkin Titi atau Taufik Manan dari IPA Prof Div dapat mempostingkan artikelnya di milist ini ?
Dick Selley ini seorang Prof Emeritus, yang tentu saja sudah banyak makan asam-garam plus bumbu-bumbu geologi lainnya :). Jadi sindiran-sindiran beliau musti dibaca dengan 'cerdas'.... aku sendiri baca berulang-ulang nangkepnya lain-lain :( soale aku kurang cerdas dalam membaca :P. Namun boleh saja kalau anda anggap pemikiran beliau sudah 'obsolete' atau "ngga njamani" lagi, karena geology sudah bukan hanya soal BATU, sudah banyak ilmu lain yg lengket didalamnya.
Soal profesi geologi memang beberapa wektu lalu didiskusikan di milist ini juga. Apakah jelek ... aku sih positip thingking saja, semakin sering bicarakan maka semakin terasa penting masalah itu. Betul, prosefionalisme ... toh IAGI merupakan Ikatan AHLI GEOLOGI Indonesia. Tentunya ke"ahli"annya menjadi pembicaraan utamanya. Derajat kompetensi menjadi tolok ukur kesuksesannya. Keberhasilan aplikasi menjadi idamannya.
Bagaimana menghadapi "error" ?
Kesalahan, kekeliruan, yang mungkin juga ada keteledoran emang sudah ada "dari sono". Ya, kesalahan dapat saja tidak menjadi sesuatu penghambat, namun tentunya juga bukan sesuatu yg harus selalu diterima begitu saja tanpa dipakai sebagai media belajar. Kesalahan dapat saja merupakan 'motivator' utk melangkah maju menjadi lebih baik. Termasuk kesalahan berharga mahal karena "kebablasan" ngebor 200 atau bahkan 800ft (upst pengalaman pribadi nih :). Namun kesalahan dapat pula menurunkan kecepatan atau menghilangkan semangat .... semua tergantung manusianya (geologist) ... walopun sangat jelas bukan sekedar ilmunya yg disalahkan.....
Kesalahan itu bisa saja disebarkan (sharing),
lalu dipikirkan bersama (rethinking),
kemudian ilmunya diperbaiki (refine),
ilmunya dikembangkan (develope),
ilmunya berevolusi (evolved) ... ... ...
Nah, kalau saja ilmu geologi sudah berevolusi juga, lantas siapa yg dapat disebuat sebagai geologist ? sperti Syaiful itu udah pernah disuksi bertaun2 lalu, walopun banyak looh anggota milist yg dulu belum ikutan ...:)
Membosankan ? .... mungkinkah membosankan seperti tragedi Pacet dan Bahorok yg ditulis oleh Soffian hadi ?
hef e nais whik en ...
RDP "imil engineer" .... merangkap 'tukang powerpoint'"
_________________________________________________________________
The new MSN 8: advanced junk mail protection and 2 months FREE* http://join.msn.com/?page=features/junkmail
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

