Wah, belum tentu semuanya tidak sependapat dengan pembentukan BGN, polling-nya belum pol, masih terlalu dini untuk dirangkum dan disimpulkan, responden-nya masih terlalu kecil dan tidak mewakili :-) Beberapa lembaga ada kok yang lumayan optimum dalam artian informatif, sebut saja langsung P3G di Bandung dan Bakosurtanal di Cibinong. Untuk mendapatkan data di sana lumayan mudah dan tak berbelit. Sosialisasi P3G malah bisa disebut bagus, mereka sering mengsisi stand2 di pameran2 kebumian. Saya lihat banyak yang mencari info ke P3G untuk masalah kegeologian, baik perorangan maupun kelompok/lembaga, dan mereka kooperatif. Boleh juga usulan bahwa salah satu dari lembaga2 kegeologian ini dijadikan koordinator terhadap yang lainnya. Kalau Pak Menteri sudah minta seperti itu, ya bisa dimanfaatkan momentum ini misalnya dengan pertama memetakan kemampuan masing-masing lembaga, di mana wilayah kekuasaan/pekerjaanya, menghilangkan yang tumpang-tindih, baru nanti disesuaikan dengan apa yang diinginkan sebagai BGN itu. Dep. ESDM kan punya Balitbang, kenapa tidak ini saja yang ditugasi untuk pemetaan lembaga2 geologi di tubuh ESDM itu, sebelum buru2 membentuk BGN. Kata Drs. Arief (he2..), "Lebih baik memanfaatkan yang ada dulu sebelum "beli" yang baru..." Salam, awang
Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Wah terimakasih buat semua yg telah memberikan saran-saran ttg BGN. Sepertinya dari saran yg sudah masuk banyak yg "meragukan" pembentukan BGN. (dengan kata lain pembentukan badan baru (BGN) hanya akan menambah jalan panjang dan rumitnya "membaca dan mengerti" Geologi Indonesia juga akhirnya tidak mempermudah untuk memperoleh manfaat dari badan/lembaga ini. Apakah ini berarti lembaga-lembaga yg ada sudah memenuhi kebutuhan publik selama ini ? (ah .... RDP nyinggung nih :) Dari usulan ada yg tersirat masih belum optimum dan aku yakin kebanyakan akan menjawab ... pelayanan publik masih belom optimum !! iya kan ? Nah kalau toh emang pembentukan BGN tidak akan menambah tingkat pelayanan (services) dari lembaga-lembaga yg ada (ini bisa saja termasuk institusi pendidikan sebagai public services kan ?), mungkinkan memanfaatkan momentum ini untuk mengoptimumkan ? Caranya .... ? Monggo sekali lagi diusulken ... Saya merangkum nantinya ... RDP --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Do you Yahoo!? vote.yahoo.com - Register online to vote today!

