Dalam banyak kasus, justru lapisan yang berada di atas suatu drowned
platform adalah condensed section, seperti yang telah disebutkan Pak Awang.
Kemunculan shale yang tebal mungkin terjadi karena perubahan lingkungannya
menjadi laut yang lebih dalam. Yang artinya kenaikan muka air laut masih
berlanjut setelah sang platform tenggelam.
Jika tidak, bisa saja akan dilanjutkan dengan pertumbuhan koloni reef atau
alga yang lain, sehingga dalam satu tubuh build up ada beberapa drowning
events. Dan saya kira hal ini banyak ditemukan dalam sekuen karbonat yang
berumur Miosen Awal di Indonesia.
Bagian teratas dari suatu build up memang pantas untuk di tes. Seperti yang
Mas Paulus katakan potensinya untuk mengalami karstifikasi jika terekspose
memang lebih tinggi, atau setidaknya mudah mengalami leaching oleh rain
water. Yang masih mengganggu pikiran saya adalah bagaimana dengan lokasi
lain yang kemungkinan karstifikasinya kecil, model atau play yang bagaimana
yang mungkin di aplikasikan.
salam,
-sw-
Paulus Tangke
Allo To: [email protected]
<[EMAIL PROTECTED]
om> cc:
04/14/2005 11:41 Subject: Re: [iagi-net-l]
Drowned Carbonate Platform
AM
Please respond to
iagi-net
kalau melihat papernya Kusumastuti yg di AAPG, alasan kenapa drowned
platform jadi target karena pada drowned platform akan ditutup oleh
seal yg tebal.
target lainnya adalah kalau ada bagian reef yg sempat ter-expose dan
berharap terbentuk karsting. karst zone ini akan mempunyai
permeabilitas yg tinggi.
--pta
On 4/13/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Rekan-rekan IAGI,
>
> Adakah yang pernah bekerja di suatu "drowned carbonate platform" ?
>
> Dalam suatu "drowned platform", perkembangan build up umumnya cenderung
ke
> arah vertikal sebagai respon atas naiknya muka air laut. Oleh sebab
itu
> bentukan build up-nya pun cenderung menyempit ke atas. Secara
logika,
> potensi reservoir ada di bagian yang tinggi dimana diharapkan akan ada
reef
> yang berkembang (late growth reef) dan dengan diagenesa bisa
jadi
> reservoir.
> Teori ini lumayan terbukti, tapi di beberapa tempat, dalam hal ini
di
> puncak2 build up, facies yang ada malah didominasi algae.
> Sulit juga untuk memprediksi kemungkinan hadirnya "rim reef" pada
bagian
> tepi, yang didapat seringnya malah mudstone..(yang ini berdasarkan log
+
> cutting, ga da core-nya sih..)
>
> Kira-kira di bagian mana selain itu yang memiliki potensi yang bagus
> sebagai reservoir ?
>
> Salam,
> -sw-
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy
Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL
PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------