Bagaimana kalau mencoba play reefal "re-deposited carbonate" (debris reef) yang
terletak di antara reef yang drowned di downdip-nya dengan reef yang karstified
di updip-nya, yang condensed section-nya onlap di downdip-nya. Re-deposited
carbonates akan membuka peluang porositas yang baik karena efek kompaksi
berkurang. Sebuah oil company yang bermain di Jawa Timur telah membuktikan
konsep ini. Siapa tahu berlaku di selatan Sunda Basin selama ada clinoform dari
shelf ke slope.
salam,
awang
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Dalam banyak kasus, justru lapisan yang berada di atas suatu drowned
platform adalah condensed section, seperti yang telah disebutkan Pak Awang.
Kemunculan shale yang tebal mungkin terjadi karena perubahan lingkungannya
menjadi laut yang lebih dalam. Yang artinya kenaikan muka air laut masih
berlanjut setelah sang platform tenggelam.
Jika tidak, bisa saja akan dilanjutkan dengan pertumbuhan koloni reef atau
alga yang lain, sehingga dalam satu tubuh build up ada beberapa drowning
events. Dan saya kira hal ini banyak ditemukan dalam sekuen karbonat yang
berumur Miosen Awal di Indonesia.
Bagian teratas dari suatu build up memang pantas untuk di tes. Seperti yang
Mas Paulus katakan potensinya untuk mengalami karstifikasi jika terekspose
memang lebih tinggi, atau setidaknya mudah mengalami leaching oleh rain
water. Yang masih mengganggu pikiran saya adalah bagaimana dengan lokasi
lain yang kemungkinan karstifikasinya kecil, model atau play yang bagaimana
yang mungkin di aplikasikan.
salam,
-sw-
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!