Pak Andang, Tentu yang saya tulis bukan pendapat BPMIGAS apalagi pendapat resmi pemerintah RI (he..he..), tapi pendapat pribadi. BPMIGAS sudah memasukkan di agendanya tentang brain drain ini. Seperti yang pernah saya tulis, RPTKA (rencana penempatan tenaga kerja asing) yang diajukan KPS2 terpaksa untuk sementara disetujui BPMIGAS sebab memang tak ada tenaga nasional yang siap di satu posisi. Mereka sedang pergi ke luar Indonesia. Di tenaga drilling dan project, lebih2 lagi brain drainnya. Terus terang, memang SDM Eksternal BPMIGAS belum mengurusi ke detail permasalahan brain drain ini. Saya selalu mengforward email2 braindrain ini ke rekan2 di BPMIGAS yang berhubungan. Tetapi masalah braindrain adalah juga masalah lintas sektoral, lintas departemen. Nah, baru saja saya juga kemarin rapat tentang penggunaan tenaga konsultan asing oleh suatu KPS di middle level experience (15-20 tahun). Tenaga itu diperlukan untuk mereview pekerjaan2 regional, mencoba melihat kembali konsep2. Alasan yang dipakai KPS itu adalah tidak adanya tenaga nasional di level itu sebab kebetulan baru saja terjadi brain drain beberapa orang G&G-nya. Nah, itu yang saya tulis sebagai konsekuensi brain drain. Ada yang pergi ada yang datang. Tentu saya juga ingin melihat seperti yang Pak Andang tulis. Tetapi, sungguh tidak mudah, tetapi juga bukan suatu kemustahilan. Nah, mari kita bangun dan mainkan peran yang bisa kita mainkan.. salam, awang Andang Bachtiar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mudah-mudahan pendapat Pak Awang terlampir bukan merupakan pendapat resmi Pemerintah Republik Indonesia (walaupun Pak Awang bekerja di BP Migas yang notabene merupakan LPND Republik Indonesia); karena dalam pencapaian tujuan nasional kita, khususnya peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, lebih khusus lagi melalui pemanfaatan sumberdaya migas kita, seyogjanya Pemerintah juga mempertimbangkan asset-asset nasional termasuk diantaranya adalah sumberdaya manusia G&G&E sedemikian rupa sehingga pencapaian tujuan tersebut menjadi lebih effisien dan effektif.
Belum lagi kalau masalah bargaining politik-ekonomi juga diperhitungkan; maka effisiensi dan effektifitas saja tidak cukup, tetapi kemandirian dan national pride juga harus dimasukkan dalam pola pikir pencapaian tujuan tadi. Permasalahan brain-drain tenaga G&G&E Indonesia berkaitan langsung dengan effisiensi, effektifitas, kemandirian, dan national pride bangsa Indonesia dalam mengelola sumberdaya migasnya. Paradigma ini saya harap juga diserap oleh kawan-kawan geosains Indonesia, khususnya mereka yang sempat melontarkan sinisme dan apatisme tentang situasi yang berkembang, sehingga kalau kita semua bisa menyatukan visi dan menyamakan persepsi dan bisa meneriakkan dan melakukan aksi bersama-sama berdasarkan pengertian tentang paradigma tadi, maka bukan tidak mungkin Pemerintah Indonesia mau bergerak untuk lebih menseriusi permasalahan brain drain G&G&E tersebut. Tantangan-tantangan eksplorasi yang dituliskan dengan rinci oleh Pak Awang terlampir memang sangat luar biasa dimensi maupun kwalitasnya, yang sekaligus memberikan kesadaran kepada kita semua tentang pentingnya "pengorganisasian" yang benar dalam menanganinya. Tentunya kita semua setuju dengan prinsip "The Show Must Go On" seperti yang dituliskan oleh Pak Awang. Tetapi sebagai pertanggung-jawaban bagi kita yang bisa melihat pertunjukan lebih luas dari luar maupun dalam, dan bukan hanya sebagai pemain yang diarahkan oleh sang sutradara saja, kita musti ikut berhitung, urun rembug dan BEKERJA untuk memoles pertunjukan menjadi tontonan yang lebih menguntungkan dan membanggakan. Pemain-pemain asing bayaran yang memainkan peran-peran lokal seringkali membuat pertunjukan menjadi hebat dan penuh kejutan, tetapi tidak membumi dan mahal. Bayangkan misalnya kalau Tom Cruise harus memerankan peran Arjuna dan berkomunikasi dengan penonton memakai bahasa Indonesia dan pakem perwayangan yang salah-salah.... memang akan menjadi tontonan menarik, tapi esensi ceritanya tidak akan sampai ke penonton; selain itu,.... karcis pertunjukan tentu akan jadi sangat mahal. Kasihan penonton...... Brain drain memang akan memperlambat proses pencarian cadangan baru, tetapi pengganti yang tidak siap dan/atau mahal akan merugikan proses secara keseluruhan. Untuk itu, seyogjanya kita memang bukan sekedar merenungkan, mengkuatirkan, dan tidak berbuat apapun juga. Tetapi sejauh kita mampu, dengan kapabilitas dan kompetensi kita masing-masing, marilah kita berbuat sesuatu untuk kepentingan makro bangsa Indonesia ini. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan brain-drainer yang tak henti-hentinya dan tak bosan-bosannya melontarkan ungkapan-ungkapan penarik perhatian di milis ini maupun ke milis saya pribadi. Walaupun tak sempat anda ceritakan tentang pahitnya suasana kerja yang melingkupi anda semua ditengah keberuntungan sesaat benefit dan salary yang lebih dihargai di negeri orang, cerita-cerita anda semua kami anggap lebih dari cukup untuk menyadarkan kita semua (termasuk para pengambil keputusan di negeri ini) untuk segera bergerak mengambil tindakan nyata. Mari kita bangun Indonesia bersama-sama. Salam ADB KETUM IAGI ----- Original Message ----- From: "Awang Satyana" To: Sent: Wednesday, May 11, 2005 3:48 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Kemana mereka ? > Tantangan kita masih sangat besar di : Meulaboh-Nias-Mentawai forearc, Billiton intracratonic, Pembuang intracratonic, pasangan Melawi dan Ketungau foreland, Tarakan-North Makassar-South Makassar-Lariang-Spermonde-Selayar aborted rifts, North Minahasa forearc, Gorontalo suture, Sengkang-Bone suture, Flores backarc, South Bali-Lombok forearc, Timor suspended, Banda dan Weber oceanic remnant, Tanimbar-Kei suspended, Arafura-Aru-Akimeugah foreland, Lengguru-Central Irian Jaya foldbelt, Waipoga-Waropen suture, NE-E-SE Halmahera island arcs, Teluk Berau Ayamaru dan Misool Onin foreland. > > Kita juga selalu punya tantangan di mature basins yang sekarang beproduksi. > > Eksplorasi masih akan terus berjalan. Tenaga G & G yang fresh, middle, maupun punya jam terbang tinggi masih akan terus diperlukan. Dan tenaga G & G expatriate pun masih akan ada dan diperlukan. > > The shows must go on, eksplorasi akan tetap berjalan tidak peduli sedang terjadi air bah brain drain tenaga G & G nasional ke luar Indonesia atau tidak. Ada yang pergi, pasti ada yang menggantikan. Memang akan terjadi sedikit perlambatan saat kita memerlukan tenaga mereka terutama yang middle level, tetapi itu tak akan menghentikan berputarnya roda eksplorasi di Indonesia. > > Ada yang pergi ada yang datang. Brain drain memang perlu direnungkan dan dikuatirkan, tetapi bukan suatu hal yang terlalu signifikan sebab akan ada penggantinya. Kalau yang menggantinya adalah expat, yah... memang itu harga suatu konsekuensi. > > salam, > awang > > > [EMAIL PROTECTED] wrote: > ada hc enggak perlu gge bisa dapat > sedikit hc pake banyak gge juga dapat sedikit... > > seberapa banyak sih area yang belum diexplore di indonesia...? > > Regards > > Ferdinandus Kartiko Samodro > TOTAL E&P Indonesie Balikpapan > DKS/EXR/GLG > 0542- 533852 > > > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Sports - Sign up for Fantasy Baseball. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] To subscribe, send email to: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Deddy Sebayang([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) --------------------------------------------------------------------- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

