Justru itu pak, di daerah Shelf (Bulungan & Simenggaris), discoverynya cuma
sampai Upper Miocene. Middle Mio-Eocene reservoirnya tidak ada
hidrokarbonnya (cuma adanya sebatas shows). Padahal trapnya ada,
reservoirnya ada, migrationnya ada, dll.....tapi belum pernah ketemu
akumulasi hidrokarbon dari sumur2 yang telah
dibor.........................Kalau di deep water areanya memang ada
masalah dengan seismic datanya, terutama karena pengaruh water-bottom
multiple dan absorbsi hydrate.

Saya mau tanya pak,
- pada umur berapa terjadi pengangkatan yang significant di landward dari
Tarakan Basin? apa nama daerah highnya (kalau di kutei kan kita mengenal
Kuching high)
- apakah uplift yang terjadi lebih kecil dibandingkan Kuching high di Kutei
sehingga influx sediment juga lebih kecil?
-





                                                                                
                     
                    Awang Satyana                                               
                     
                    <awangsatyana@       To:     [email protected], [EMAIL 
PROTECTED]      
                    yahoo.com>           cc:                                    
                     
                                         Subject:     Re: [iagi-net-l] 
Transgresi-Regresi dan        
                    06/16/2005            Sengketa Ambalat                      
                     
                    04:04 PM                                                    
                     
                    Please respond                                              
                     
                    to iagi-net                                                 
                     
                                                                                
                     
                                                                                
                     




Kalau di offshore area, level Middle Mio-Eocene sudah terlalu dalam, jarang
sekali ada well yang menembus Middle-Miocene sampai habis; di seismik pun
sudah tinggal multiples saja dan tak bisa diinterpretasikan. Di Kutei
offshore pun demikian juga bukan. Keterbatasan data barangkali penyebabnya.
Padahal di minyak2 yang ditemukan di reservoir Mio-Pliosen itu ada ciri2
geokimia biomarker bahwa ada kontribusi source rocks Eosen kepadanya, nah..

Level Middle Miocene-Eocene bisa dikejar di Tarakan onshore di wilayah
Bulungan dan Simenggaris, tetapi hidrokarbon shows hanya sampai Early
Miocene sedikit di bawah Meliat Formation. Untuk ke Oligosen dan Eosen
belum secara signifikan terbukti juga, di samping volcanic impurities
semakin banyak. Dulu ada operator yang mengejar carbonate horizon di
wilayah ini, setelah dibor ternyata intrusi sill batuan beku. Tetapi,
eksplorasi di onshore Tarakan ini sedang menggiat dan akan menggiat dalam
dua tahun ini. Semoga ada penemuan baru, walaupun secara petroleum geology
wilayah onshore Tarakan lebih risky dibandingkan offshore-nya.

Karbonat umur2 Oligo-Miosen pernah terbukti cukup signifikan mengandung
hidrokarbon di wilayah sekitar Daino dan Sebuku, sebuah tinggian di Tarakan
onshore dekat wilayah Bulungan. Karbonat Oligosen Seilor di utara
Mangkalihat, shelfal area, pernah diuji dan bagus reservoirnya, tetapi
kering. Karbonat di offshore Tarakan belum pernah terdengar, kalau pun ada
mungkin akan mirip2 Dian dan Tutung carbonates di Kutei yang ada HCs-nya
tetapi tak signifikan.

salam,
awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:

mo tanya :

- Kalau melihat statistik discovery di tarakan basin (onshore-deepwater),
kebanyakan di Pliocene-Upper Miocene reservoirs. Mengapa hampir tidak ada
discovery untuk level Middle Mioce-Eocene??? Apakah karena reservoir
problem atau lainnya???
-Bagaimana potensi karbonat di shelfal area???? soalnya kalau bagus, bisa
menjadi reservor potential yang cukup significant, mengingat banyaknya
carbonat pada tiap level umur.








---------------------------------
Discover Yahoo!
 Get on-the-go sports scores, stock quotes, news & more. Check it out!




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke