Kalau di Kampung saya, Kentungan di pukul bertalu talu ( terus
menerus dan bersaut sautan) itu artinya ada sesuatu yang luar
biasa ( Kebakaran,bencana alam, ada serangan musuh, dll ),
Kalau kentungan dipukul 3 x  ada anak meninggal , kalau dipukul
5 x ada orang tua meninggal.dllCuma masalahnya yang ada budaya Kentungan ini 
kan di Jawa (
dipelosok pelosok), bagaimana di luar jawa atau di kota kota ,
kentungan malah dipajang untuk hiasan rumah.( seperti di
rumahnya Pak MT Zen itu ada Kentungan yg lumyan Besar dipajang
di rumahnya , mungkin nanti bisa disuruh bunyikan kalau ada
Banjir bandang dari arah Dago atas/Bukit Dago...........)
Ism

> pak untung, kentongan (jawa) memang saat ini juga masih
> dipergunakan sebagian masyarakat kita. memang frekuensinya
> tidak sebanyak seperti jaman dulu. tapi masih dipakai.
> masjid2 dan musholla2 yg ada di pelosok pedesaan banyak yg
> sudah menggunakan pengeras suara. nah, pengumuman2 ttg apa
> pun, kebanyakan sudah menggunakan peralatan 'modern' ini.
> tetapi kalo listrik mati, tetap kentongan masih
> dipergunakan.
>
> yg perlu ditularkan kepada generasi muda, termasuk angkatan
> saya, adalah semboyan utk membunyikan kentongan. ada
> perampokan, ada banjir, ada kebakaran, nada ketukan
> kentongan tentunya ber-beda2.
>
> salam,
> syaiful
>
>
>
>
>                    "M Untung"
>
>                                    <[EMAIL PROTECTED]
>                    To:     "HAGI-Net"
>                    <[EMAIL PROTECTED]>,
>                    <[email protected]>          in.net.id>
>                                  cc:
>
>
>                                             Subject:
>                                             [iagi-net-l]
>                                             Kentungan
>
>
>                    01/26/2006 06:06
>
>                                    PM
>
>                                                    Please
>                    respond to
>
>                             iagi-net
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Rekan-2 anggota IAGI dan HAGI,
>
> KENTUNGAN SELAMATKAN RATUSAN NYAWA. Ini adalah judul Laporan
> di harian KOMPAS hari ini (26/1). Perlu dibaca. Kentungan
> ini cara nenek moyang kita bagaimana menyelamatkan suatu
> masyarakat  dari suatu bencana. Cara ini pernah saya sebut
> atau usulkan dalam suatu forum untuk diterapkan terhadap
> tsunami. Walaupun kini peringatkan dini (early warning
> system) dengan teknologi canggih harus kita ketahui dan
> sedapat mungkin kita terapkan di negeri kita, tetapi
> hendaklah cara kentungan ini tetap digunakan di desa-desa
> dekat pantai yang rawan terhadap tsunami. Informasi dengan
> cara canggih mungkin sekali tidak atau sulit mencapai rakyat
> kecil, mungkin hanya sampai di bupati dan paling-paling
> sampai di camat. Jadi, perlu didesain cara penyelamatan dari
> bencana yang efektif dan murah.
>
> M. Untung
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------> To 
> unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi
> SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi
> : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------


___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke