> __
   Mas Basuki

   Pindah alamat kok ndak selametan ?

   Si Abah


   Contoh kode kenthongan (maaf kalau salah):
>
>   Titir: dipukul terus tanpa irama tertentu: thok  thok  thok  thok  thok:
> artinya ada bahaya atau berita yang mengandung kepanikan sehingga setiap
> orang diminta waspada contoh datangnya banjir, aliran lahar atau awan
> panas (merapi)
>
>   Dara mulik: dipukul dengan irama seperti memukul bedug di masjid untuk
> mengingatkan datangnya saat sholat: artnya keadaan aman atau biasa saja
>
>   Ketukan dua kali dengan antara secukupnya: thok thok          thok thok
>   thok thok     thok  thok  artinya ada raja pati atau pembunuhan
>
>   ketukan tiga berturut dengan antara secukupnya: thok thok thok     thok
> thok thok       thok thok thok: artinya ada pencurian yang belum
> tertangkap atau ada perembesan musuh atau mata-mata musuh
>
>   Maaf yang lain lupa, silahkan melengkapi atau mengkoreksi. Mungkin kode
> satu daerah lain dengan kode daerah lain?
>   Have a long week end including harpitnas
>
>   Basuki Puspo
>   Security Officer kampung sewaktu jaman G30S
>
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> pak untung, kentongan (jawa) memang saat ini juga masih dipergunakan
> sebagian masyarakat kita. memang frekuensinya tidak sebanyak seperti jaman
> dulu. tapi masih dipakai. masjid2 dan musholla2 yg ada di pelosok pedesaan
> banyak yg sudah menggunakan pengeras suara. nah, pengumuman2 ttg apa pun,
> kebanyakan sudah menggunakan peralatan 'modern' ini. tetapi kalo listrik
> mati, tetap kentongan masih dipergunakan.
>
> yg perlu ditularkan kepada generasi muda, termasuk angkatan saya, adalah
> semboyan utk membunyikan kentongan. ada perampokan, ada banjir, ada
> kebakaran, nada ketukan kentongan tentunya ber-beda2.
>
> salam,
> syaiful
>
>
>
>
> "M Untung"
> ,
> in.net.id> cc:
> Subject: [iagi-net-l] Kentungan
> 01/26/2006 06:06
> PM
> Please respond to
> iagi-net
>
>
>
>
>
>
>
> Rekan-2 anggota IAGI dan HAGI,
>
> KENTUNGAN SELAMATKAN RATUSAN NYAWA. Ini adalah judul Laporan di harian
> KOMPAS hari ini (26/1). Perlu dibaca. Kentungan ini cara nenek moyang kita
> bagaimana menyelamatkan suatu masyarakat dari suatu bencana. Cara ini
> pernah saya sebut atau usulkan dalam suatu forum untuk diterapkan terhadap
> tsunami. Walaupun kini peringatkan dini (early warning system) dengan
> teknologi canggih harus kita ketahui dan sedapat mungkin kita terapkan di
> negeri kita, tetapi hendaklah cara kentungan ini tetap digunakan di
> desa-desa dekat pantai yang rawan terhadap tsunami. Informasi dengan cara
> canggih mungkin sekali tidak atau sulit mencapai rakyat kecil, mungkin
> hanya sampai di bupati dan paling-paling sampai di camat. Jadi, perlu
> didesain cara penyelamatan dari bencana yang efektif dan murah.
>
> M. Untung
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke