data lama yang saya punya ttg XPT (pressure express)
Temperature             : 150 degC (300 degF)
Pressure                : (Strain gauge) 10,000 psi ; 15,000 psi (with CQG)
kalo gak salah strain gauge 20 k available on request
Hole size range         : 4.75-15.4"
OD                      : 3.375" (tool) ; 3.875" (probe section)
Length          : 21.1 ft
Gauge accuracy  : (+/-) 5 psi for sapphire gauge, (+/-) 2 + 0.01% of
pressure reading for CQG gauge

katalog baru sepertinya belum keluar, denger-denger sih alat ini sedang di
upgrade,

(kok jadi kayak jualan ya.....)

On 5/3/06, Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Boleh di kasih tahu speknya XPT seperti range untuk pressure gaugenya?
yang
saya tahu sementara ini cuma sampai 10k, even untuk CQG.

On 5/3/06, M Fakhrur Razi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Betul seperti pak Amir bilang, Vico sudah pernah drilling pake mudweight
>
> 19 ppg, bentuknya juga sama, cuma kalo mau menaikkan MW secara manual,
> rustabout yang stay di hopper pada meringis aja hahaha
> dan tentunya juga hati-hati karena bakalan sering ketemu loss
circulation,
> akibat balooning affect karena drilling deket-deket dengan frac
gradient.
> ....tentunya drilling harus punya data LOT dulu sebelum drilling di
> section
> high mudweight ini, biar tau batasan maksimumnya.
>
> Saya pernah pakai XPT satu kali, hasilnya cukup bagus meskipun tidak
semua
> tight zone bisa dapat hasil yang valid (success ratio ~ 40% -
> 50%)tantangan
> utama kalo pake tools ini (apalagi dilingkungan high MW) adalah
membedakan
> antara valid pressure dan supercharged pressure. sepertinya belum ada
satu
> metodepun yang bisa memberikan jawaban pasti ttg masalah ini.
> satu hal lagi yang perlu diperhatikan, engineer schlumberger tidak
> semuanya
> berpengalaman dengan XPT, karena ada beberapa hal yang secara teknis
agak
> berbeda dengan MDT, jadi dipastikan aja "right man on the right place".
> Mereka bisa juga sih diskusi dulu dengan XPT schlumberger champion,
ahmed
> el
> araby (dulu engineer di vico dan total, sekarang based di europe)
>
> kalo CHDT punya resiko yang berbeda, mata bor yang kecil itu gampang
patah
> (betul begitu pak Amir?) dan alat ini kan sebenernya didesain untuk MDT
di
> cased hole
>
>
>
> salam,
> Razi
>
>
>
> On 5/3/06, Amir Al Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Drilling dg MW >2.0sg sudah dilakukoni Vico dan Total di Mahakam.
> > Mudnya tidak 'seekstrim' yang dibayangkan. Memang kental tetapi secara
> > kasat mata  tidak terlalu bisa dibedakan dengan mud 1.6sg misalnya.
> >
> > XPT bagus dan relatif lebih cepat tetapi tidak bisa dicombine dengan
> LFA.
> > Seingat saya sukses rationya lebih tinggi d/p MDT.
> > (XPT pernah dibincangkan kira2 setahun yang lalu di milis ini.)
> >
> > Soal koreksi log, menggunakan chart yang sama. Problemnya , posisinya
> > berada di limit MW nya / 2.0sg, jadi garis2 koreksinya musti dieksten.
> > Kalau koreksi pakai komputer, sih nggak masalah toh equationnya sama.
> >
> >
> >
> > On 5/3/06, Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Barangkali ada yang mau ngasih pencerahan.
> > > Ada satu sumur yang di bor di Caspian sea yang menggunakan mud
weight
> > > 19.2ppg (gak kebayang gimana bentuk fisiknya, mungkin seperti semen
> > > beton cor
> > > coran yang masih cair ) dan pengukuran pressure data (dengan
> menggunakan
> > > XPT) menunjukan bahwa formation pressure yang di sand menunjukkan
> angka
> > > sekitar 8k - 11k psi yang kalao di convert ke gradient sekitar 17 -
19
> > ppg
> > > (from mean sea level). Oh ya kedalaman sumur TVD sekitar 3800 m
saja.
> Oh
> > ya,
> > > jenis mudnya sendiri adalah sintetik oil base mud.
> > > Nah pertanyaan saya, kira kira apa saja yang berpengaruh atau
> > mempengaruhi
> > > kondisi di bawah ini:
> > > 1. Invasion profile, apakah seperti biasa saja? artinya ada flush
> zone,
> > > invaded dan un-invaded zone?
> > > 2. Log log apa sajakah yang dipengaruhi: GR, Induction, Density,
> Neutron
> > dan
> > > mungkin log laen. GR jelas berpengaruh besar karena kondisi
> kalibrasinya
> > > menggunakan mudweight 10 ppg di lubang 8". Oh ya, ukuran lubangnya
> dari
> > > 5-5/6" sampai 8.5"
> > > 3. Mengenai pressure test, saya lihat di buku panduan, batas maximum
> > > pembacaan pressure (untuk HP gauge dan mungkin juga untuk strain
> gauge)
> > > adalah sekitar 11k psi. Nah bagaimana validitas pembacaan diatas
spek
> > > tersebut?
> > > 4. Adalah yang pengalaman dengan XPT (Express Pressure Test)? saya
> > mendengar
> > > bahwa tool ini cukup baik untuk formasi formasi yang tight karena
> > > menggunakan volume drawdown yang lebih kecil, kalo gak salah sekitar
> 2cc
> > > saja. Saya coba cari di websitenya schlumberger, belum ketemu juga.
> > > 5. Sekedar info, porositas sandstone sekitar 19 persent dari density
> > log.
> > >
> > > terima kasih sebelumnya
> > >
> > >
> > > --
> > > Salam hangat
> > >
> > > Shofi
> > >
> > >
> >
> >
> > --
> > ***********************************
> > Amir Al Amin
> > Operation/ Wellsite Geologist
> > (62)811592902
> > amir13120[at]yahoo.com
> > amir.al.amin[at]gmail.com
> > ************************************
> >
> > ---------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >
> > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> >
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> >
> > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > ---------------------------------------------------------------------
> >
> >
>
>


--
Salam hangat

Shofi


Kirim email ke