Dear Gemstone Lovers,

Beberapa hari yang lalu, mang Okim kedatangan seorang kenalan yang menawarkan 
sebuah daun meja giok. Barangnya tidak dibawa, yang ditunjukkan hanya selembar 
Sertifikat Batumulia lengkap dengan fotonya. Sertifikat resebut  diterbitkan 
oleh Laboratorium Geologi Optik dari sebuah Universitas yang sangat terkenal di 
Indonesia. Konon, daun meja giok tersebut milik seorang PATI ABRI, beratnya 85 
kg dan ditawarkan dengan harga 18 Milyar Rupiah  (lebih 200 juta rupiah per 
kilogram). 

Dalam sertifikat disebutkan antara lain :
1. Warna cerat (goresan ?)  :    Putih
2. Kekerasan                      :    7 skala Mohs
3. Struktur                          :    Masif (padat)
4. Kilap                              :    Kaca
5. Transparansi                   :    Translusen
6. Warna Dispensi               :    Abu - abu hingga biru muda kehijauan, 
dengan pola konsentris
7. Kesimpulan                     :    BATUAN ALAMI dengan nama JADEITE

8. Catatan                           :    Bagian atas dan bawah dilapisi 
pelindung kaca 
                                               Mempunyai nilai sejarah khas 
Cina yaitu bergambar 4 naga berkaki empat dan sejumlah huruf Cina
                                               Secara umum batu tersebut 
disebut GIOK

Dear Gemstone Lovers,

Mang Okim sangat cemas membaca sertifikat di atas karena yang menerbitkan 
adalah sebuah Laboratorium Geologi Optik. Mang Okim menilai yang memeriksanya 
benar - benar nekat. Masalahnya, mang Okim telah cukup banyak memeriksa benda 
serupa dan hasilnya adalah HEAVY PLASTIK / RESIN yang kekerasannya kurang dari 
2 ( seperti layaknya plastik / resin di pasaran ). Didapatnya kekerasan yang 
sampai 7 skala Mohs bukan sesuatu yang mustahil karena yang diujinya pasti kaca 
pelindungnya ( itupun mestinya tak sampai 7 skala Mohs ). Dan untuk sampai pada 
kesimpulan JADEITE ( first class nya batu giok ), masih banyak test yang harus 
dilewati misalnya yang paling sederhana yaitu berat jenisnya ( lebih dari 3 ).

Entahlah, apa yang akan terjadi kalau sampai ada transaksi jual beli yang basis 
harganya 18 Milyar rupiah . Hal ini bukan tidak mungkin karena pemiliknya saja 
sudah PATI ABRI. Mudah - mudahan saja tidak ya...

Salam batumulia, mang Okim 

Kirim email ke