Oki,
   
  Pengukuran micro-gravity di wilayah ini telah selesai, di wilayah berlumpur 
pengukuran menggunakan hover craft oleh tim ITS dan ITB- pernah disiarkan di 
TV. Saya pernah melihat hasil penafsiran micro-gravity itu oleh Pak Tachyudin 
Taib dan Pak Wawan Kadir (ITB).
   
  Kalau penafsirannya benar, hm..sangat mengkhawatirkan untuk collapse wilayah 
Banjar Panji ini. Rekahan linier dan radial dua-duanya ada. Di dekat lokasi 
semburan ada dua rekahan linier berpotongan berarah BD-TL dan U-S. Lalu ke arah 
luar pada radius sekitar 500-750 meter dari titik semburan ada dua barikade 
sistem rekahan radial (dalam dan luar) yang dua-duanya mempunyai blok turun di 
sisi Banjar Panji. Bisa dibilang bahwa Banjar Panji dikurung oleh 
rekahan-rekahan radial dengan Banjar Panji di sisi yang turun.
   
  Titik-titik stasiun GPS telah ditempatkan di beberapa lokasi rekahan luar, 
dan lokasi-lokasi ini telah mencatat penurunan 5-26 cm dengan arah vektor 
penurunan semuanya menuju titik Banjar Panji. Ini sangat mengesankan bahwa 
lokasi Banjar Panji yang akan paling merosot nantinya dan berkurang ke 
pinggir-pinggirnya. Ini belum termasuk amblesan terakhir yang 4 meter itu.
   
  Kalau cratering collapse benar2 terjadi (biasa terjadi di mud volcano yang 
sedang bererupsi), maka berdasarkan data mikro-graviti bisa ditaksir areal 
collapse sekitar 1 juta meter2 atau 100 ha (ini hitungan saya saja), jalan tol 
jelas akan kena. Amblesan kecil dan besar telah terjadi, ini indikasi kuat 
gejala collapse.
   
  Bahaya..., tetapi kok lokasi-lokasi tiga relief well itu di wilayah downblock 
dari rekahan radial - wilayah yang akan collapse lebih dulu kalau terjadi 
cratering. Saya tak mengerti apa ada koordinasi antara tim-tim penanggulangan 
ini, atau jalan sendiri-sendiri, geologists dan geophysicists menyimpulkan 
begini, drilling engineers menyimpulkan yang lain..?
   
  Ah, terlalu banyak melihat data, jadi kuatir begini nih...  
   
  salam,
  awang

oki musakti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Pola rekahannya gimana ya? linear atau radial ?
Kalau crestal collapse kan mestinya agak-agak radial, tapi yang saya baca-baca 
koq katanya rekahannya (at least waktu si lumpur baru nyembur) berpola 
linear....?

Salam
Oki

Awang Harun Satyana wrote:
Secara kebetulan, saya baru saja ketemu Pak Edy Sunardi (tim IAGI untuk
LUSI) yang mampir ke kantor. Jadi saya tanyakan berapa temperatur
semburan uap, air dan lumpur itu sekarang. Kata Pak Edy, pengukuran
terakhir minggu lalu 120 degC (!).

Tentang amblesan, kata Pak Edy, 4 meter di sekitar titik semburan dan
memakan wilayah 2 x 2 km (4 km2), hanya semakin menjauh dari pusat
semburan amblesan semakin kecil. Bagaimana dengan jalan tol, saya tanya,
dijawab : sudah ada retakan-retakan selebar 1 meter. Wah...!

Cratering collapse sedang terjadikah...?!

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, September 18, 2006 11:09 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Geothermal BPJ

Persis seerti yg aku tulis di weblog tentang menenggelamkan lokasi
pemboran bpj, satu persatu apa yg sudah dipelajari dari sebuah evolusi
gunung lumpur terjadi.
hampir semua gejala-gejala itu bermunculan.

Pak Basuki (ketua TimNas) tentunya sudah menyadari apa yg bakal
terjadi bahkan relief well saat ini terancam batal karena lokasinya
sudah menghawatirkan.

rdp

On 9/18/06, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> wah ini sih artinya apa yang ditakutkan pak Awang jangan jangan
terjadi
> .... permukaan tanahnya mulai ambles ....
>
>

---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] 
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out. 

                        
---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small 
Business.

Kirim email ke