Pak Dhe,
Bagi geologist atau geomechanics expert Indonesia yang datang pada awal-awal
mbledosnya Lusi ( tgl 30 Mei -2 Juni ) sudah bisa pastikan bahwa Bencana ini
murni akibat drilling. Pertama lihat drilling historynya, trus well
contruction ( casing and cementing ), dsb...trus ada lost circulation and
kick.....lha...gampang to kesimpulannya ????
Gak perlu menunggu sampai hari ini baru ada tulisan dari GSA baru dikatakan
"..caused by drilling" . Tapi entah IAGI/ITB/ITS/UGM/UPN sampai sekarang
belum 100% pasti pendapatnya ?
Makanya Lapindo masih kelabakan sekarang....menanggung biaya yang entah
nanti bisa di "cost recovery" kan apa nggak....( disni politik yang main)
Seperti tulisan email saya di milist ini beberapa yll..( juga dongeng
sampeyan di weblog itu )..Relief well akan gagal ( sekarang yang ke 2 sudah
gagal, mau bor lagi ke 3...padahal Pak Rudy sebelumnya sangat optimis bulan
Desember 2006 Lusi akan mampet dgn relief well.....Mengapa gagal ? sebab
sudah sangat terlambat....mestinya saat lost circulation dan kick harus
diatasi satu persatu dan harus dipasang casing !! Atau plug abandon
diawal....tapi ya sudah..,,nasi sudah jadi bubur.
Trus sekali lagi sekarang ini adalah geothermal drive mechanism dengan horse
power yang luar biasa besarnya...Dahsyat !! Wong bisa menyemburkan > 130
ribu m3 /hari lumpur Formasi Kalibeng.
Jadi, tindakannya sekarang adalah tinggalkan lokasi, evakuasi korban,
pindahkan infrastruktur ( jalan, listrik, pipa gas, rel KA dll ) , alirkan
ke Kali Porong dengan gravitasi dan perlebar kanalnya ( bukan dgn pompa dan
pipa ). Atau masih mau gambling triliunan rupiah lagi ?? Grup EMP/Bumi
sekarang sudah menurunkan aktifitas explorasi/exploitasi di lapangan lain
agar konsentrasi ke Porong....termasuk keuangannya juga toh ??
Jadikan lokasi Lusi sebagai wisata "bencana" juga bagi mahasiswa
geologi/drilling engineer/geoscientist untuk studi kasus/museum atau
pelajaran pada anak cucu kelak bahwa beginilah akibatnya bila teledor.
Anggap saja ini mirip Gunung Mahameru atau Merapi yang memang gak bisa kita
sumbat....apalagi dengan Bola-bola beton itu....karena bila disumbat bola2
itu, khawatirnya malah akan timbul spot baru dan jatuh korban baru...
Jadi ingat ketika ke Wyoming dulu...lihat semburan geyser yang indah...walau
berbahaya.
Berita minggu lalu, Halliburton sebagai service company sudah amit mundur
dari lokasi ini...jadi siapa lagi yang akan ikut gambling...?? Tanggul untuk
pipa gas sudah jebol lagi...So What ?
Sekarang ini sedang musim gempa tektonik terus menerus.... Idza zulzilatil
ardhu zilzalaha...wa akhrojatil ardhu atsqolaha....wa qolal insanu ma
laha...( QS Al Zalzalah 1-3 )
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; "HAGI-Net" <[EMAIL PROTECTED]>; "migas
indonesia" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>;
"MediaCare" <[email protected]>
Sent: Friday, January 26, 2007 11:34 PM
Subject: [iagi-net-l] Scientists: Mudflow caused by drilling, not natural !
Scientists: Mudflow caused by drilling, not natural
http://rovicky.wordpress.com/2007/01/26/scientists-mudflow-caused-by-drilling-not-natural/
Begitulah judul dari tulisan Asociate Press (AP) . Kalimat ini diambil
dari kesimpulan yang dilakukan oleh 4 ahli dari Durham University.
Judul tulisan asli yang diterbitkan oleh GSA (Geological Society of
America) ini berjudul "Birth of a mud volcano: East Java, 29 May 2006"
- kelahiran gunung lumpur pada tanggal 29 May 2006.
Satu kesimpulan yang menarik adalah LUSI Lumpur Sidoarjo ditrigger
oleh pengeboran dan bukan karena gempa tektonik.
Artikel ilmiah ini ditulis oleh empat orang ahli kebumian yaitu
* Richard J. Davies, Centre for Research into Earth Energy Systems
(CeREES), Department of Earth Sciences, University of Durham, Science
Labs,
* Richard E. Swarbrick, Geopressure Technology Limited, Mountjoy
Research Centre, Stockton Road, Durham, DH1 34Z, UK;
* Robert J. Evans, 3DLab, School of Earth, Ocean and Planetary
Sciences, Main Building, Park Place, Cardiff University, Cardiff CF10
3YE, UK;
* Mads Huuse, Department of Geology and Petroleum Geology,
University of Aberdeen, Aberdeen AB24 3UE, UK
Tulisan aslinya dalam pdf dapat didonlod di link sini-->
http://rovicky.wordpress.com/
---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau
Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------