Abah,

Jawaban atas pertanyaan Abah  sepertinya sudah dijelaskan di email Pak
Benyamin S.

Salam batumulia, mang Okim


----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, January 29, 2007 11:59 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] TEMUAN ARTEFAK : ADA SARAN ???


>
>
> >
> Mas Miko
>
>
> Kalau artefak itu ditemukan disatu tempat dalam jumlah yang
> besar seperti
> PONOROGO itu , apakah dapat
> diiterpetasikan bahwa lokasi tsb merupakan
> suatu
> komunitas yang besar ????
>
> Selanjutnya kalau iya ,
> bagaimana memginterpetasi kan lebih lanjut ?
>
>
> Si-Abah
>
>
> ___________________________________________________________________
>
>
>
>
> Pak Rovicky,
> >
> > Ide
> penyimpanan benda prasejarah di ruang maya tentunya sangat bagus. Hal
> > ini rasanya telah dilakukan oleh Museum Geologi Bandung. Hanya
> kalau bisa
> > memamerkannya langsung ke masyarakat yang tak punya
> akses ke ruang maya,
> > tentunya akan lebih bagus lagi. Masalah
> tempat ? Walahaula ..........
> > kalau Tuhan menghendaki, maka tak
> ada hal yang tak mungkin.
> >
> > Sebetulnya sangat sayang
> kalau ribuan artefak karnelian berkualitas
> > batumulia yang
> berkaitan dengan peradaban manusia Paleolitikum sampai
> >
> Neolitikum tersebut tersimpan terus di peti (seperti halnya benda2
> > tinggalan manusia pra-sejarah dari Situs Gua Pawon hasil temuan
> KRCB dan
> > Balai Arkeologi Bandung). Inilah yang jadi pikiran
> mang Okim dan rekan2 di
> > KRCB .
> >
> > Salam
> batumulia, mang Okim
> >
> >
> >
> >
> > Sent from my BlackBerry® wireless device
> >
> >
> -----Original Message-----
> >
> From: "Rovicky Dwi
> Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> > Date: Sun,
> 28 Jan 2007 09:57:28
> > To:[email protected]
> > Subject:
> Re: [iagi-net-l] TEMUAN ARTEFAK : ADA SARAN ???
> >
> >
> >> Mang Okim pernah diberi kesempatan melihat koleksi artefak di
> Museum
> >> Geologi termasuk yang dari Kali Baksoko / von
> Konigswald. Sebagian besar
> >> koleksi tersebut masih tersimpan
> rapih di laci2 tertutup dalam ruang
> >> penyimpanan koleksi ,
> tidak dipamerkan. Masalahnya tentu tempat.
> >>
> >
> > Kalimat Mak Okim diatas sebenernya sudah sering terdengar di
> kalangan
> > "musium-ist" ... wah ini isitilah ngawunya
> librarians. Bagi mereka yg
> > berkecimpung atau konsen dengan
> barang2 yg perlu dilestarikan tentunya
> > "tempat",
> space atau ruang sering menjadi kendala untuk menyimpan.
> >
> Termasuk kita juga, bagaimana sulitnya menyimpan barang2 kenangan
> > semasa SMA dulu, foto, buku2 kecil, catatan, bahkan mungkin surat
>
> > cinta pertama yg ditulis di kertas merah jambu ... wupst.
> >
> > Perlukah menyimpan barang2 kunoi begini? ya tentu saja
> buat kita
> > perlu. Sebenarnya bukan hanya kita yang konsen dengan
> milik kita saja.
> > Barang langka merupakan hasil budaya. Budaya
> pun bisa dicuri. Sebagai
> > contoj kongkrit Malaysia sedang
> mengumpulan hasil kebudayaan bangsa
> > melayu bahkan Jawa untuk di
> klaim sebagai budaya Malaysia. Batik sudah
> > beberapa dipatenkan
> di Malaysia,
> >
> > Sayangnya menyimpan barang lama-lama
> akan menumpuk. Ruang almaripun
> > tak cukup. Sehingga kita
> memerlukan ruang khusus menyimpan "koleksi"
> > kita.
> Salah satu ruang koleksi yaitu gedung musium tetapi gedung ini
> >
> terbatas. Nah ruang yang masih luas hanyalah ruang maya ... "virtual
>
> > space".
> >
> > Mungkin saatnya kita
> menympan "barang-barang" artefak2 seperti ini
> > dalam
> ruang maya. Semua parameter fisis diukur, geometri juga diukur,
> >
> didiskripsikan dan disimpan dalam ruang maya utk disebar luasakan.
> >
> > rdp
> >
> >
> ---------------------------------------------------------------------
> > siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
> > ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di
> Pulau
> > Dewata!!!
> > semarakkan dengan makalah-makalah
> yang berkualitas internasional...
> >
> ---------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > Pembayaran
> iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia
> Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan
> Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net
> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >
> ---------------------------------------------------------------------
> >
> >
>
>

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention 
and Exhibition, 
Patra Bali, 19 - 22 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke