Ada yang lucu lagi berita hari ini yg disitir hotmudflow.wordpress.com
Aku juga baru ngeh ternyata ada beberapa yg menamakan dirinya Media Center.
www.mediacenterlusi.com ini berbeda dengan Media Center yg disitir
oleh http://www.d-infokom-jatim.go.id/index.php
Memang Lusi ini tobmarkotob .... saingan Thukul tenin !
rdp
Asas Praduga Tak Bersalah Mesti Dijunjung Tinggi
MediaCenterLusi, Senin, 26 Maret 2007 23:29
Surabaya—Asas praduga tak bersalah mesti dijunjung tinggi sesuai
prinsip-prinsip hukum pidana. Karena itu, kesimpulan apapun yang
telah diambil oleh penyidik selaku penegak hukum, masih harus
dibuktikan terlebih dahulu di muka pengadilan. Demikian hal itu
dikemukakan Koordinator Tim Kuasa Hukum Lapindo Brantas Inc. GP Aji
Wijaya Senin (26/3) di Surabaya.
Sebelumnya di sebuah harian nasional Sabtu (24/3) Kapolda Jatim
Inspektur Jenderal Herman Suryadi Sumawiredja mengatakan bahwa
pengeboran sumur eksplorasi Banjarpanji-1 milik Lapindo Brantas Inc.
merupakan pemicu semburan Lumpur panas Sidoarjo.
Pernyataannya itu, kata Herman, didasarkan pada proses penyidikan yang
telah dilakukan Polda Jatim selama ini. Di antaranya adalah
keterangan ahli-ahli yang terdiri dari ahli geologi, pengeboran dan
ahli bahasa. Menurut Aji, mestinya asas praduga tak bersalah harus
ditegakkan. Karena masih harus dibuktikan di muka pengadilan. Dengan
demikian, pernyataan apapun yang menyatakan bahwa Lapindo merupakan
penyebab semburan lumpur merupakan tindakan pengingkaran atas prinsip
Negara Hukum yang dianut oleh Republik tercinta ini. Sejauh ini, jelas
Aji, penyidik masih melakukan pemeriksaan tambahan, khususnya terhadap
para saksi ahli yang diajukan oleh Lapindo sehubungan dengan
dikembalikannya berkas oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (P19)
untuk kedua kalinya. "Kami berkeyakinan, bahwa Kejaksaan Tinggi
menilai berkas yang diserahkan oleh Polda Jatim masih belum memenuhi
syarat untuk dilakukannya proses penuntutan, karena adanya keraguan
tentang hubungan sebab akibat antara aktivitas eksplorasi dengan
semburan lumpur." Pengembalian berkas oleh Kejati Jawa Timur tersebut
serta pemeriksaan tambahan yang dilakukan oleh penyidik, ujar Aji,
menunjukan masih belum dapat dipastikan atau diyakini adanya korelasi
atau hubungan antara aktivitas eksplorasi dengan semburan Lumpur.
"Apakah semburan tersebut disebabkan oleh aktivitas eksplorasi atau
aktivitas tektonik, belum jelas dan masih perlu dibuktikan."
Sebagaimana diketahui, semburan lumpur terjadi mulai tanggal 29 Mei
2006 yang berjarak sekitar 150 meter dari sumur eksplorasi Banjar
Panji 1.
Sampai sekarang penyebabnya masih terus menjadi kajian para ahli,
karena gejala geologi tersebut tergolong sangat langka dalam kurun
waktu 200 tahun terakhir. Sampai dengan saat ini, sambungnya,
terdapat perbedaan pendapat antara saksi ahli yang diajukan oleh
penyidik dan saksi ahli yang diajukan oleh Lapindo, dimana mayoritas
saksi ahli menyatakan bahwa tidak terdapat korelasi antara aktivitas
ekplorasi dengan semburan lumpur. Para saksi ahli yang diajukan oleh
Lapindo maupun sebagian besar komunitas ahli, baik ahli dalam negeri
maupun internasional menyatakan, bahwa umpur Sidoarjo merupakan gejala
erupsi gunung umpur (mud volcano) dan dipicu oleh aktivitas tektonik.
Jadi, sambungnya, bagaimana mungkin penyidik yang sama sekali tidak
memiliki keahlian di bidang pengeboran maupun geologi bisa
menyimpulkan, bahwa aktivitas eksplorasi Lapindo merupakan penyebab
absolut dari semburan lumpur.
Sementara di lain pihak, para ahli di bidang yang bersangkutan maupun
hasil seminar-seminar, baik yang diselenggarakan oleh BPPT maupun
organisasi-organsisai profesi menyimpulkan bahwa semburan lumpur
merupakan fenomena alam yang diperkirakan memiliki korelasi dengan
gempa tektonik di Jogya yang terjadi dua hari sebelum lumpur
menyembur. Untuk menunjukkan tak adanya korelasi tersebut, Lapindo
berencana akan mengajukan saksi-saksi ahli tambahan dari berbagai
disiplin ilmu yang berkaitan dengan pengeboran, geologi maupun
tektonik, yang memiliki kredibilitas, kapasitas dan keahlian di
bidangnya. (*)
On 3/27/07, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Lucu, dua hari sebelumnya Kepala Kajati Jawa Timur Dr. Marwan Effendi
menyatakan bahwa BAP (berita acara pemeriksaan) kasus LUSI di area
Lapindo yang diajukan Kapolda Jatim adalah masih lemah akibat keterangan
para saksi ahli yang berseberangan. Sebagian saksi ahli bilang bahwa
LUSI akibat pemboran Banjar Panji-1. Sebagian saksi ahli bilang bahwa
LUSI akibat force majeur. Yang mengatakan bahwa LUSI adalah akibat force
majeur adalah lebih banyak. Kata Dr. Marwan, hal itu akan menjadi lemah
dalam proses pengadilan. BAP dikembalikan ke Polda Jatim untuk
dipertajam dengan pandangan yang kuat secara hukum tentang penyebab
kejadian itu ("Bisnis Jakarta" 23 Maret 2007 hal. 12).
Bagaimana bisa dalam waktu hanya 1-2 hari kemudian lalu Kapolda Jatim
bilang bahwa LUSI adalah ABSOLUT akibat pemboran dan menetapkan para
tersangkanya ? (Saya bahkan tak akan tahu apa sebenarnya penyebab LUSI,
sekalipun saya memegang semua data dan analisisnya).
ABSOLUT jelas bukan bahasa ahli geologi. Tak ada yang absolut di
geologi, bahkan yang namanya umur absolut pun tak absolut sebab selalu
diberi plus minus yang bisa sampai 10 % dari nilai x-nya.
Saya pikir ini bukan berita menarik, tetapi menyedihkan..
Semoga tak menjadi presedens/catatan buruk perminyakan Indonesia
awang
-----Original Message-----
From: H. Edison Sirodj (PCSB) [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, March 27, 2007 8:27 C++
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Ahli Bahasa & Ahli Geologi
Berita menarik,...
Setelah adanya keputusan resmi dari Kapolda Jatim bahwa akan diajukannya
13 tersangka yang sebagian besar adalah teknisi lapangan dan GM akan ke
meja hijau, Apakah akan ada team pemantau IAGI/IATMI selama masa
persidangan nanti? Atau apakah usulan Kapolda ini akan jadi kenyataan
setelah 2 kali ditolak kejaksaan tinggi Jatim.
Hal ini akan menjadi salah satu sejarah explorasi di tanah air, dimana
masyarakat umum akan mengetahui secara jelas bagaimana pekerjaan ahli
geologi, ahli pemboran dan manajemen eksplorasi bekerja untuk suatu
pemboran.
EGS
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, 27 March, 2007 8:10 AM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Ahli Bahasa & Ahli Geologi
Apa karena Bahasa Geologi Mbulat MBulet tidak Eksak , maka
diperlukan Ahli bahasa untuk menafsirkan apa yang disampaikan
Ahli Geologi.
ISM
============================================================
Kepala Polda: Sumur Lapindo Pemicu
Surabaya, Kompas - Sumur eksplorasi Banjar Panji 1 milik
Lapindo Brantas Inc merupakan pemicu semburan lumpur panas di
Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Dengan demikian, anak
perusahaan kelompok Bakrie tersebut bisa dipidana.
Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Inspektur Jenderal
Herman Suryadi Sumawiredja mengatakan hal itu, Sabtu (24/3) di
Surabaya.
Menurut Herman, berdasarkan proses penyidikan yang telah
dilakukan Polda Jatim selama ini, dipastikan semburan lumpur
panas tersebut karena dipicu aktivitas eksplorasi di Sumur
Banjar Panji 1. Di antaranya adalah keterangan delapan ahli
yang terdiri atas ahli geologi, pengeboran, dan ahli bahasa.
"Semua keterangan para ahli intinya rata-rata menyebut adanya
kaitan antara semburan lumpur dan kegiatan eksplorasi sumur
Lapindo. Dengan demikian, menurut penyidikan polisi, jelas ada
kaitan antara sumur Lapindo dan semburan lumpur. Hal itu adalah
absolut!" kata Herman.
Dalam proses penyidikan, pertanyaan pokok pertama adalah adakah
kaitan antara semburan lumpur panas dan Sumur Banjar Panji 1.
Setelah pertanyaan ini terjawab, pertanyaan keduanya adalah di
mana kesalahannya. Kesalahannya, Herman melanjutkan, terletak
pada prosedur pengeboran di Sumur Banjar Panji 1.
Sejauh ini Polda Jatim telah menetapkan 13 tersangka. Sebagian
besar adalah petugas teknis di lapangan. Sementara dari
perusahaan adalah General Manager Lapindo Brantas Imam
Agustino. Berkas perkara sempat dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi
Jatim dua kali setelah dikembalikan untuk dilengkapi. Saat ini
Polda Jatim berencana meminta keterangan sejumlah ahli. Herman
mengatakan tidak menutup kemungkinan ahli dari luar negeri.
Kesalahan eksplorasi
Dihubungi terpisah, mantan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia
Andang Bachtiar menegaskan, semburan lumpur panas dipicu
kesalahan kegiatan eksplorasi di Sumur Banjar Panji 1. Di
antaranya adalah massa jenis lumpur berat yang digunakan untuk
mematikan kick terlalu berat. (Kick adalah semburan fluida dari
dalam sumur yang menyembur ke atas. Hal ini biasa terjadi dalam
kegiatan eksplorasi).
Akibatnya, tekanan di dalam sumur melebihi kemampuan dinding
sumur sehingga menyebabkan dinding sumur retak dan fluida
mencari jalan ke samping.
Sementara ahli perminyakan dari Institut Teknologi Bandung,
Rudi Rubiandini, menyatakan, ada sejumlah kesalahan yang
terjadi di Sumur Banjar Panji 1. Di antaranya adalah lambannya
penanganan kick dan sumur yang belum diberi selubung baja
(casing). Dinding sumur yang belum dipasang casing mulai
kedalaman 3.580 kaki hingga 9.297 kaki atau sepanjang 5.717
kaki.
Menurut keterangan sejumlah mekanik penambangan PT Tiga Musim
Masa Jaya (TMMJ), ada kronologi persoalan di dalam Sumur Banjar
Panji 1 yang mendahului semburan (blow out). TMMJ adalah
perusahaan subkontrak Lapindo Brantas dalam hal penambangan.
Kronologi kejadian yang pernah terungkap waktu itu, pada 27 Mei
2006 sekitar pukul 07.00, lumpur buatan (oil base mud) hilang
atau loss. Upaya memompakan lumpur buatan tak berhasil.
Pada 28 Mei sekitar pukul 12.00, mata bor terjepit di dalam
sumur. Tanggal 29 Mei, sekitar pukul 02.00, Free Pipe Indicator
mencatat hidrogen sulfida (H2S) 3,5 ppm menyembur ke permukaan.
Sekitar pukul 05.00, lumpur dan gas menyembur sekitar 100 meter
dari sumur. (LAS)
___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
------------------------------------------------------------------------
----
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
[EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
------------------------------------------------------------------------
----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER : This e-mail and any files transmitted with it ("Message")
is intended only for the use of the recipient(s) named above and may
contain confidential information. You are hereby notified that the
taking of any action in reliance upon, or any review, retransmission,
dissemination, distribution, printing or copying of this Message or any
part thereof by anyone other than the intended recipient(s) is strictly
prohibited. If you have received this Message in error, you should
delete this Message immediately and advise the sender by return e-mail.
Opinions, conclusions and other information in this Message that do not
relate to the official business of PETRONAS or its Group of Companies
shall be understood as neither given nor endorsed by PETRONAS or any of
the companies within the Group.
------------------------------------------------------------------------
----
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
[EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
------------------------------------------------------------------------
----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
--
http://rovicky.wordpress.com/
----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------