Selamet pagi juga Oom ....
Lho hari ini gak libur ya ?  kalau di KL semua government companies
(Petronas dll)  pada libur nich buat gantiin liburan Maulid Nabi yang jatuh
hari Sabtu besok, tapi yang non-gov (kayak tempatku) gak libur euy ...
padahal semalem sampek malem sekali ngobrol2 rame ama boss2 Pertamina yang
dateng ke KL untuk "mengajak" pulang kampung para propesional Indo yang
nyangkul di KL, kayaknya bagus & menarik sekali tuch program2 -nya Pertamina
yad ......salut buat pak Kun & pak Eko, semoga sukses lah Pertamina sesuai
harapannya untuk menjadi one of the world class company .... ameen

wass,






On 3/30/07, Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Maaf email lama, tapi cukup menggelitik.
Semoga pak Luthfi tidak bertanya kepada ahli geologi bagaimana caranya
"melihat" migrasi minyak dari source ke batuan reservoar. Beberapa
pendekatan diperlukan untuk menggantikan fungsi mata untuk "melihat".
Menurut saya, yang perlu diperhatikan seberapa besar validitas dan tingkat
kemasukakalan dari pendekatan pendekatan tersebut berdasarkan kajian ilmu
yang ada.

Sekedar tergelitik saja ...
selamat pagi semuanya ....



On 3/28/07, Achmad Luthfi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  Tanya ahli bahasa/ahli hukum, menjadi saksi adalah mengatakan apa yang
> kita saksikan dengan mata atau dengan pengalaman dan dengan ilmu. Kalo kita
> tidak melihat/mengalami dan ilmu kita gak nyampe yha lebih baik bilang tidak
> tahu. Contoh kalo melihat dengan ilmu, kalo ditanya "apakah betul perang
> diponegoro berlangsung tahun 1825-1830" ? kita jawab yha betul, pertanyaan
> berikut "apakah saudara menyaksikan ?" dijawab tidak (belum lahir),
> pertanyaan berikut "saudara menjawab betul tapi saudara tidak pernah
> menyaksikan, apakah jawaban saudara karangan belaka?" dijawab, jawaban saya
> betul dan tidak dikarang. Pertanyaan berikut "kalo saudara yakin jawaban
> saudara benar sedangkan saudara tidak menyaksikan bagaimana saudara tahu"
> dijawab dari ilmu sejarah. Ini kelihatan sederhana kira2 begitulah
> ber-liku2nya pertanyaan yang diajukan kepada saksi. Sebaiknya kalo ragu2 dan
> tidak menyaksikan/mengalami dan ilmunya gak nyampe lebih baik dijawab tidak
> tahu. Ini ilustrasi dari pengalaman real
>
>
>
> Salam,
>
>
>

Kirim email ke