>Vick

  Kalau saya baca d Kompas , bukan sumur "
MELEDAK" , AKAN TETAPI KEBOCORAN DARI PIPA YANG MENYALURKAN UAP PANAS
DARI SUMUR PRODUKSI KE PEMBANGKIT LISTRIK-NYA,

Si Abah

________________________________________________________________________>

> sorry intermezzo : 
> Ada yang tahu kasus meledaknya
sumur Geothermal Dieng, apa yang terjadi ? 
> 
> RDP 
> 
> On 7/2/07, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
wrote: 
>> 
>> Pak Heri, di kedalaman tersebut,
selain data VSP ada data log 
>> konvensional 
>>
(seperti GR, resistivity), tetapi tak bisa dipakai untuk prediksi top 
>> Kujung 
>> LS sebab perkiraan kedalaman tersebut
belum ada data log-nya. Kita hanya 
>> mengandalkan VSP atau
checkshot untuk memprediksi puncak suatu formasi 
>> yang 
>> belum dibor, tetapi hasil VSP pun tidak jelas juga, mungkin
karena 
>> kehadiran 
>> beberapa seismic absorbent
seperti yang diduga oleh Pak Yanto Salim. 
>> 
>>
Akhirnya, di BJP-1 kita tak pernah tahu apakah sudah menembus gamping 
>> Kujung atau belum. Gamping ada, tetapi apakah itu gamping suatu
puncak 
>> formasi atau sekedar sisipan tipis gamping di tengah
sekuen 
>> silisiklastik, 
>> kita tak tahu. 
>> 
>> salam, 
>> awang 
>> 
>> *heri ferius <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: 
>> 
>> Apa pada kedalaman 8750 ft ada logging lainnya,
selain VSP ?. Gimana ya, 
>> cara memprediksi Top Kujung LS
pada bagian yang belum dibor, seandainya 
>> hanya pakai data
VSP ?. Mohon pencerahan. 
>> 
>> Salam HF 
>> 
>> ----- Original Message ----- 
>>
*From:* yanto salim <[EMAIL PROTECTED]> 
>> *To:*
[email protected] 
>> *Sent:* Saturday, June 30, 2007 3:01 PM

>> *Subject:* Hal: [iagi-net-l] Interpelasi Lapindo 
>> 
>> Pak Awang, 
>> Benar sekali
"Mother earth" is un-predictable yang bisa kita lakukan 
>> adalah prediksi dari data yang ada, walaupun VSP dilaksanakan
ternyata 
>> tidaka ada satupun perkiraan VSP yang mendekati
(ada 3 prediksi). 
>> Tambahan saja, dengan adanya high
absorbent di dekat permukaan energy 
>> seismik sudah tidak
sampai dan sebetulnya juga di perparah dengan adanya 
>> sand
setebal lebih dari 3000 feet. Seperti dikatakan ini adalah sand 
>> yang 
>> diketemukan pertama kali, jadi tidak ada
referensi dan tentunya tidak 
>> akan 
>>
terinterpretasi (walaupun data seismiknya berkwalitas baik). 
>> 
>> 
>> Salam, 
>> 
>> Yanto 
>> 
>>
------------------------------ 
>> Food 
>>
fight?<http://answers.yahoo.com/dir/index;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOARfcwMzOTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx?link=ask&sid=396545367>Enjoy

>> some healthy debate 
>> in the Yahoo! Answers
Food & Drink 
>>
Q&A.<http://answers.yahoo.com/dir/index;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOARfcwMzOTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx?link=ask&sid=396545367>

>> 
>> 
> 
> 
> -- 
> http://rovicky.wordpress.com/ 
> 

Kirim email ke