IAGI netter yang budiman,

Eforia eksplorasi di Tanah Air akhir-akhir ini ternyata juga bisa mengungkap 
informasi geologi baru yang selama ini sebagian terpendam dalam tanah berada 
dibawah hutan tropis nan lebat. Mungkin jangan disamakan dengan Oil yang 
sebagian besar subsurface geologinya telah didokumentasikan dengan ribuan bor 
dan dibedah seismik. Dalam prospeksi mineral logam di Indonesia yang kini 
terbanyak data bornya adalah eksplorasi emas dan tembaga, selebihnya 
mengandalkan info seadanya, cangkul, linggis dan sekop! Bagi yang mampu 
biasanya menggali test pit dengan batuan ekskavator. Salah satu berkah dari 
penggalian ekskavator di Ketapang- Kalbar, adalah ditemukannya singkapan yang 
semula tidak pernah disebutkan peta geologi regional. Singkapan ini terdiri 
dari selang-seling rijang dan bijih besi hematit. Lapisan hematit pada tebalnya 
sekitas 5mm hingga beberapa cm, namun terdapat juga yang tebalnya hingga 2 
meteran. Lapisan yang paling tebal ini telah ditambang untuk bijih besinya. 
Bila diperhatikan teksturnya maka endapan bijih besi ini mirip dengan BIF 
(Banded Iron Formation) yang terdapat di Lake Superior (USA), Minas Grais 
(Brazil) dan Hamesley (Australia). Hingga kini tipe BIF ini merupakan pemasok 
70% besi dunia untuk industri baja! KS juga import dari tipe BIF ini. Uniknya 
semua BIF berumur Archean hingga Proterozoikum! Masuk akal karena hematit hanya 
bisa diendapkan pada kadar oksigen rendah atau anoxyc yang disinyalir terjadi 
pada Archean. Mungkinkah di Indonesia ada kerak Archean ? Sedangkan di 
Kendawangan yang tertua adalah Kapur ? Tantanngan untuk FOSI not  for oil but 
for ore!

Catatan: foto-foto temuan BIF di Ketapang sebenarnya ingin saya launching untuk 
rekan-rekan sekalian, tapi nampaknya server IAGI tidak bisa terima attachment 
gambar walau hanya 300an Kb saja! Ada ide dan saran bagaimana supaya gambar 
bisa masuk net IAGI ?

Salam

Andri Subandrio

Kirim email ke