Beda dikit Ki
Kalau geothermal memang projectnya lebih bagus satu paket dari
eksplorasi hingga downstream ngejual listrik.
Kalau batubara bisa dijuwal ketengan bahan mentahnya ...
Kalau juwal uap ketengan sapa nyang beli Q ? dipakai buat asesori spa
malah mlonyoh :)

rdp

On 8/10/07, oki musakti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pak Ismailm, PLN sudah lama punya geologist yang ngurusi geothermal....
>
>   Salam
>   Oki
>
> Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>       v\:* {   BEHAVIOR: url(#default#VML)  }  o\:* {   BEHAVIOR: 
> url(#default#VML)  }  w\:* {   BEHAVIOR: url(#default#VML)  }  .shape {   
> BEHAVIOR: url(#default#VML)  }        st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }  
>             Ternyata PLN yang yg ngurusi setrum ikut ikutan masuk bisnis 
> eksplorasi, setelah batubara nanti terus ke gas dan Uranium, nanti bakalan 
> laris geologi di PLN , Mungkin inilah kalau perencanaan di sektor energi 
> hanya bersifat instan
>
>   ISM
>   ===========================
>
>   PLN Ingin Punya Bisnis Batu Bara
>
> JAKARTA -- PLN mengaku ingin terjun ke bisnis batu bara dengan mengelola 
> tambangnya sendiri. Langkah ini diambil untuk mengamankan pasokan batu bara 
> ke sejumlah pembangkit listriknya. Saat ini, PLN masih menunggu tawaran pemda 
> yang memiliki tambang batu bara untuk dikembangkan.
>   Dirut PLN, Eddie widiono, mengungkapkan hal usai menandatangani kerja sama 
> dengan Cina untuk tiga pembangkit listrik tenaga batu bara di Jawa. Ia 
> jelaskan, sampai sekarang sebenarnya PLN belum dapat menjamin kepastian 
> pasokan batu bara yang bakal digunakan oleh pembangkit-pembangkitnya, 
> terutama dalam proyek percepatan 10 ribu MW.
>   Meski dalam kontrak pembangunannya, telah ditunjuk sejumlah pemasok batu 
> bara. Tapi di lapangan, jumlah pasokan itu tidaklah 100 persen memenuhi. 
> Rata-rata hanya maksimal 50 persen. ''Dalam setahun pertama (setelah 2009) 
> akan kita pantau terus perkembangan pasokan ini. Kalau ternyata tidak 
> mencukupi akan ada plan B,'' katanya.
>   Termasuk di dalam plan B itu adalah memiliki tambang dan perusahaan pemasok 
> batu bara sendiri. Kapan hal ini bisa terlaksana, PLN belum mau 
> mengungkapkannya. Eddie menilai, hambatan kavling tambang batu bara adalah 
> salah satu masalah utamanya.
>   ''Masih ada tidak tambang yang belum dikavling? Kalau masih ada kasih tahu 
> saya, PLN apply di situ,'' cetus dia. Tambang batu bara secara nasional saat 
> ini memang sudah dimiliki oleh sejumlah pemain besar. Eddie berharap yang 
> datang menawarkan tambang untuk dikelola itu bukan pemainnya, melainkan pemda 
> sendiri. ''Model bagaimana kita amankan pasokan itu bermacam-macam, kalau 
> masih terbuka minta kavling (batu bara) akan kita lakukan karena ia yang 
> terbaik,'' sambungnya.   Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PLN, Ali 
> Herman, menambahkan, kalaupun memiliki tambang dan perusahaan yang 
> mengelolanya, PLN juga bakal menemui kesulitan serupa dengan pemasok batu 
> bara sekarang. Dua hambatan utama memasok secara berkelanjutan itu adalah 
> kecukupan produksi dan transportasi.
>   ''Tambahan pasokan untuk 2010 saja itu lebih dari 20 ton per tahun. 
> Tantangan lainnya juga transportasi dari tambang sampai ke PLTU-nya itu 
> panjang,'' tandas dia. Kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik tiap 
> tahun terus meningkat. Bila pada tahun 2000 ia masih sebesar 13,1 juta ton 
> per tahun maka pada 2005 sudah mencapai 16,9 juta ton per tahun. evy
>
>
>
> ---------------------------------
> Building a website is a piece of cake.
> Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.


-- 
http://rovicky.wordpress.com/

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
228 papers have been accepted to be presented;
send the extended-abstract or full paper
by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke