Bukan peramal ?.
Tapi mencari potensi bumi untuk kesejahteraan umat dan diri sendiri.
Kata potensi yang saya rasa perlu dicari padanannya untuk diseantero
nusantara, apa dimengerti masyarakat kita. Begitu layar TV tet , tet,
tet.... Telah terjadi Gempa 7,9 SR di xxxxxx ...... Berpotensi Tsunami....
masyarakat udah panik...... bisa-bisa larinya kearah laut ?.
Masalah penamaan / bahasa sangat berperan dalam era IT, Seperti berita
Gempa Bengkulu... di Propinsi Bengkulu.... Gempa Sungai Penuh.... dimana
ya...apa di Sungai Penuh ya pusat / hancur karena gempa... kok ngak ada
Gempa Painan ya...dll, dsb. Apalagi bagi perantau jadi lain crita panik...
Begitu berita Gempa Solok dengan lokasi 16 km barat daya Tanah Datar (Tanah
Datar adalah nama kabupaten). Saya cek dipeta, dimana ya, kalau disebut 16
km barat daya Batu Sangkar, pusat gempa akan di Padang Panjang... Karna
Gunung Tandikat , G. Singgalang, G. Marapi. atau Sesar Semangko yang
terbujur dari Solok, Pinggiran Danau Singkarak, Padang Panjang , Ngarai
Sianok.
Kalau orang TV / media massa yang bicara, tugas G&G yang akan mengoreksi.
Tapi bila BMG, siapa ya..., paling tidak mengertilah ...kalau dulu kita
sebut Ilmu Bumi bahkan peta bukapun hafal.
Saya lahir dan besar di Padang Panjang. Orang tua-tua disana yang masih
hidup, masih ada yang menghitung umur mereka dengan berpatokan Gempa th
1926. Waktu gempa sudah bisa ngaji, atau sudah sunat, dll dsb...
Jadi masalah penamaan sangat berperan dalam
----- Original Message -----
From: "Parvita Siregar" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, September 18, 2007 7:12 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] RE: [Forum-HAGI] Jawa Berpotensi Diguncang Gempa 9
SR
Semestinya sebagai geoscientist sih memberikan informasi kepada
masyarakat tentang penemuannya, efeknya, dan apa yang bisa dilakukan
untuk meminimalisasi kerugian. Tugasnya IAGI bukan, sebagai suatu
lembaga independen geoscientists?
Parvita H. Siregar
Salamander Energy
Jakarta-Indonesia
-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, September 17, 2007 10:32 PM
To: [email protected]; Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia
Subject: Re: [iagi-net-l] RE: [Forum-HAGI] Jawa Berpotensi Diguncang
Gempa 9 SR
Sebagai geoscientist kita sadar bahwa Indonesia berada pada sabuk
bencana,
namun apakah kita sebagai geoscience hanya bertugas untuk
menahan/"ngadang-adangi" (apa ya bhasa Indonesianya ?) setiap rencana
konstruksi civil. Kita tahu dengan pasti bahwa bencana gempa sebesar ini
tidak main-main. Apakah sudah cukup puas bagi geoscientist yang telah
mampu
(misalnya) menyatakan bahwa Jawa berpotensi gempa M 9 tidak lama lagi..
Lah
lantas, bagaimana kita harus "ngakali" atau hidup dengan ancaman seperti
itu
?
Apakah brarti Jawa Tidak layak huni untuk dimasa depan ? Dimana
konstruksi
tidak ada yg mampu menandingi hingga berusia lebih dari 30 tahun
misalnya ?
Tentu tidak, kan ....
Pe eR kita bukan hanya memperkirakan bencana (kapan, dimana, seberapa
besar), bukan hanya potes menolak PLTN, juga menolak pembangunan
gedung-gedung di kota. Bukan mencegah penambangan ataupun usaha
ekstraksi,
termasuk pengeboran mislnya. Toh sudah jelas juga bukan berarti kita
menantang alam. Tapi Geoscientist dituntut untuk bisa menggiring,
mengarahkan atau mengajak agar masyarakat Indonesia ( termasuk di Jawa)
masih bisa "hidup" dalam lingkungan bahaya ini, kan?
"Not fight to it, but how we adapt to it"
RDP.
On 9/18/07, Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bagimana dg rencana dua Gubernur Banten - Lampung yg akan membangun
Jembatan Jawa-Sumatera , kalau melihat Potensi bahaya geologinya
sangat
besar didaerah tsb.hampir semua Potensi bahaya geologi ada di daerah
tsb.Kalau di jepara ( PLTN ) yang potensinya masih meragukan saja
sudah
ramai apalagi didaerah selat sunda ini ya. sebetulnya proyek ini sudah
didengungkan sejak era delapan puluhan , dimana ada dua pilihan
apakah
lewat terowongan bawah laut atau jembatan diatas laut dg panjang bisa
mencapai 90 Km karena laur pelayaran disini cukup ramai.Kalau jadi
dibangun
mungkin bisa menjadi Forum perdebatan berbagai ilmu terutama geosain
dan
kontruksi.
ISM
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be
liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or
damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits,
arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI
mailing list.
---------------------------------------------------------------------