Pak Awang,
Terima kasih atas ulasannya. Hubungan antara kedua sesar besar tsb (sinistral 
dan dextral) mungkin penyebab terjadinya gerakan rotational dan dibuktikan oleh 
pola en-echelon di zona kendeng. Zona sesar dari muria ke kulon progo ditarik 
karna terdapat pola antiklinorium setempat. Sedangkan bentuk pop-up di zona 
pangkah-lumajang juga bisa diinterpretsikan sbg efek dari gerak kedua wrench 
faulting muria-kulon dan pangkah-lumajang. Sedimen high ini (pop-up structure) 
mungkin mengakibatkan sedimen berumur miosen di zona pegunungan selatan, 
sepanjang lintasan kulon progo-pacitan jarang tersingkap karena ter-erosi.

just another point of surface view
salam,
fatrial bin taufik


----- Mesej Asal ----
Daripada: Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: Muhammad Taufik <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected]; Forum HAGI 
<[EMAIL PROTECTED]>; Geo Unpad <[EMAIL PROTECTED]>; Eksplorasi BPMIGAS <[EMAIL 
PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Dihantar: Jumaat, 28 Disember, 2007 9:07:00
Subjek: Re: [iagi-net-l] Indentasi JawaTimur, Depresi Lumajang, dan Kelurusan 
Semeru-Bromo-Penanjakan

Pak Taufik,
   
  Terima kasih atas peta radarnya. Itulah memang indentasi2 di Jawa.
 Tentang penyebabnya, bisa kita pikirkan dan perdebatkan. Sesar
 (sinistral) di Jawa Tengah yang Pak Taufik gambarkan itu terkenal sebagai
 lineament Muria-Progo. Itu berbeda dengan sesar besar sinistral yang saya
 gambarkan dalam publikasi2 saya tentang identasi Jawa Tengah yang saya
 sebut sebagai sinistral Muria-Kebumen (memotong Karang Bolong High bukan
 Kulon Progo). 
   
  Lineament Muria-Progo saya yakin ada juga sebab ia barangkali
 bertanggung jawab untuk anomali kelurusan Pegunungan Kulon Progo dan
 terhentinya Kendeng Deep di sebelah barat. Belakangan, lineament ini juga
 dianggap sebagai pembatas sebelah barat untuk Archean continental basement di
 Jawa bagian timur. Tetapi apakah ia merupakan sesar sinistral atau
 normal masih harus dilihat lagi. 
   
  Hanya, kalau kita menyelidiki pola distribusi S wave velocity anomaly
 mantle tomography di kedalaman 35-70 km (misalnya dalam Widyantoro,
 2006), kita akan melihat bahwa distribusinya lebih mendukung ke
 keberadaan sesar besar sinistral Muria-Kebumen daripada lineament Muria-Progo.
 Apa hubungan kedua elemen geologi di Jawa Tengah ini menarik untuk kita
 pikirkan dan perdebatkan.
   
  Plotting Pak Taufik Untuk sesar besar dextral pembatas indentasi Jawa
 Timur yang memotong sampai Pulau Nusa Barung (untuk sementara saya
 sebut saja sesar dextral Pangkah-Lumajang) di selatan depresi Lumajang
 menarik untuk dikaji. Bila menerapkan model mekanisme indentasi Jawa
 Tengah, sesar ini beranalogi dengan sesar dextral Pamanukan Cilacap. Hanya,
 lineament gunungapi Semeru-Bromo-Penanjakan tak akan terhubung ke sesar
 dextral Pangkah-Lumajang ini, sebab lineament gunungapi ini memerlukan
 sesar besar yang utara-selatan. Tetapi, bisa dikaji  bahwa sesar
 utara-selatan ini akan merupakan second order right-lateral wrench terhadap
 dextral Pangkah-Lumajang.
   
  Sesar Pangkah-Lumajang akan memerlukan pasangannya yang mestinya
 sinistral memotong depresi Lumajang ke Situbondo sampai ke pulau2 kecil di
 sebelah timur Madura.
   
  salam,
  awang

Muhammad Taufik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Pak Awang,
Terlampir image dari shuttle radar pulau jawa yang mungkin bisa
 meng-ilustrasikan tulisan dibawah (mohon koreksi).

  ----- Mesej Asal ----
Daripada: Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: IAGI <[email protected]>; Forum HAGI <[EMAIL PROTECTED]>; Geo
 Unpad <[EMAIL PROTECTED]>; Eksplorasi BPMIGAS
 <[EMAIL PROTECTED]>
Dihantar: Khamis, 27 Disember, 2007 3:22:28
Subjek: [iagi-net-l] Indentasi JawaTimur, Depresi Lumajang, dan
 Kelurusan Semeru-Bromo-Penanjakan

Indentasi, masuknya garis pantai relatif terhadap sekitarnya, menarik
 untuk dikaji secara geologi. Pulau Jawa mempunyai dua daerah indentasi
 oleh garis pantai utara dan selatannya : (1) indentasi Jawa Tengah, dan
 (2) Indentasi Jawa Timur. Saya pernah membahas di milis ini dan
 mempublikasikan (di pertemuan IAGI, HAGI, IPA, AAPG) yang berhubungan dengan
 indentasi Jawa Tengah. Dalam skala yang lebih kecil, Jawa Timur
 menunjukkan indentasi juga.
  
  Kita lihat peta Jawa Timur, kita perhatikan garis pantai utara antara
 Pasuruan-Probolinggo-Besuki-Situbondo, dan garis pantai selatan antara
 Pulau Sempu selatan Malang-Maleman selatan Lumajang-pantai Meru
 Betiri. Dua jalur garis pantai utara dan selatan ini bila dibandingkan dengan
 sekitarnya lebih masuk ke arah darat membentuk indentasi. Apakah ini
 tak punya arti secara geologi ? Saya pikir ini fenomena tektonik seperti
 halnya indentasi Jawa Tengah. 
  
  Indentasi Jawa Timur, seperti halnya indentasi Jawa Tengah, dicirikan
 oleh hilangnya Pegunungan Selatan Jawa dan hadirnya depresi. Depresi
 ini kini diduduki kota Lumajang (kita sebut saja Depresi Lumajang) dan
 merupakan wilayah pengaliran sungai-sungai yang berasal dari kedua
 dataran tinggi di sebelah barat dan timur depresi. Kehadiran Pulau Nusa
 Barung tepat di tengah indentasi selatan ini sangat menarik, posisinya sama
 dengan Tinggian Karangbolong pada sistem indentasi Jawa Tengah,
 lebih-lebih lagi pulau ini pun disusun oleh batugamping Miosen yang ekivalen
 dengan batugamping di Karangbolong.
  
  Apakah indentasi Jawa Timur merupakan miniatur indentasi Jawa Tengah
 ? Sebagian ya, tetapi sebagian lagi tidak. Beberapa pola indentasi Jawa
 Tengah dapat diterapkan di sini. Pegunungan Selatan di wilayah ini
 tenggelam. Depresi Lumajang diapit dua sesar besar di sebelah barat dan
 timurnya. Dua sesar besar ini telah memutuskan dan mengubah kelurusan
 jalur gunungapi Kuarter di Jawa Timur. Apa yang kemungkinannya berbeda
 dengan pola indentasi Jawa Tengah ? 
  
  Ini masih butuh penelitian lebih lanjut, tetapi beberapa pemikiran
 dapat dikemukakan. Dua sistem sesar besar pembatas Depresi Lumajang
 merupakan penyebab terjadinya indentasi dan depresi tersebut. Apakah sistem
 sesar besar itu merupakan pasangan sesar besar sinistral (BD-TL) dan
 dextral (BL-Tenggara) seperti halnya indentasi Jawa Tengah ? Ini akan
 memuaskan untuk menjawab munculnya Pulau Nusa Barung di tengah Pegunungan
 Selatan yang tenggelam, dan tenggelamnya Selat Madura di sebelah utara
 indentasi Pasuruan-Situbondo. Tetapi, ini sulit untuk menerangkan
 terjadinya kelurusan gunungapi Semeru-Bromo-Penanjakan yang utara-selatan di
 Kompleks Semeru-Tengger di sebelah barat Depresi Lumajang dan
 kelurusan utara-selatan gunungapi Argopuro-Kukusan di Kompleks Iyang (Yang,
 Ijang) di sebelah timur Depresi Jawa Timur.
  
  Keberadaan sesar besar utara-selatan sedikit melengkung menghadap
 depresi Lumajang adalah penyebab indentasi dan depresi Lumajang. Sesar
 besar ini dapat menjelaskan kelurusan gunungapi Semeru-Bromo-Penanjakan.
 Puncak-puncak gunung ini tersebar utara-selatan. Bila kita berdiri di
 puncak Penanjakan (2775 m) sebelah utara Bromo (2329 m), maka melihat ke
 utara akan nampak  laut Selat Madura, melihat ke selatan akan nampak
 gunung Bromo dan Semeru. Kelurusan ini membuat masyarakat Tengger
 menyucikan ketiga gunung yang dianggapnya sebagai atap dunia itu. Sebenarnya,
 di bawah ketiga gunung ini terdapat sesar besar yang juga konon
 bertanggung jawab telah menenggelamkan Pegunungan Selatan Jawa di wilayah ini.
 Sesar besar ini telah diterobos magma sejak Plistosen atas sampai
 Holosen menghasilkan gunung-gunung di kawasan Kompleks Tengger. Semacam
 erupsi linier dalam skala besar telah terjadi dari selatan ke utara di
 sepanjang sesar ini berganti-ganti selama Plistosen sampai Kuarter.
Dari selatan ke utara ditemukan pusat2 erupsi sbb. : Semeru, Jembangan,
 Kepolo, Ayek-Ayek, Kursi, Bromo, Batok, dan Penanjakan. Yang masih
 suka meletus sampai kini adalah Semeru dan Bromo. Danau kawah Ranu
 Kembolo, Ranu Pani, dan Ranu Regulo merupakan maar sisa erupsi gunung Ayek2
 yang terletak di antara Kaldera Tengger dan Semeru.  Yang pernah mendaki
 Semeru pasti pernah melalui pos2 Ranu Pani dan Ranu Kembolo ini.
  
  Di sebelah barat Depresi Lumajang, yaitu di Kompleks Iyang, terdapat
 juga sesar besar utara-selatan walaupun tak sepanjang sesar besar di
 bawah Tengger dan sedikit melengkung menghadap depresi Lumajang. Gunung
 tua Iyang (Plistosen atas) terbelah mengikuti rekahan utara-selatan.
 Rekahan ini juga menjadi pusat2 erupsi gunung di Kompleks Iyang, yaitu :
 gunung Malang (2008 m), Kukusan (2200 m) dan Cemorokandang (2223 m). Di
 tengah sesar rekahan ini kini gunungapi Kuarter Argopuro (3088 m)
 berlokasi. 
  
  Tentang kejadian kaldera pasir Tengger, van Bemmelen (1937 : The
 volcano-tectonic structure of the Residency of Malang, De Ingenieur in Ned.
 Indie, 4,9,IV,p. 159-172) punya teori menarik. Kompleks Tengger telah
 terobek mengikuti rekahan berbentuk sabit yang melengkung cekung ke
 utara. Oleh retakan ini sayap utara kompleks Tengger tenggelam dan runtuh
 ke utara. Runtuhnya atap dapur magma menyebabkan aliran lava basaltik
 dalam jumlah besar yang menyebar seperti delta di kedua ujung robekan.
 Peristiwa ini telah menelan bagian atas puncak Tengger, sehingga
 membentuk kaldera Tengger yang diisi pasir volkanik. Runtuhnya Tengger ini
 akibat berat materi volkaniknya sendiri yang membebani batuandasarnya yang
 berupa sediment marin Tersier yang plastis.  Bagian utara kompleks
 Tengger runtuh dan lengser ke utara menuju depresi Selat Madura yang
 sedang tenggelam. Kompresi ke utara akibat runtuhan ini telah menekan bagian
 utara pantai Jawa Timur yang kini berupa perbukitan di Grati dan
Semongkrong di sekitar Pasuruan. Bukit2 ini anomali sebab terjadi di
 sekitar pantai utara yang ditutupi sediment alluvial pantai. 
  
  Model volkano-tektonik runtuhan seperti ini juga dipakai van Bemmelen
 untuk menerangkan kejadian bukit2 Gendol di dekat Menoreh yang berasal
 dari runtuhan sayap Merapi ke sebelah baratdaya.
  
  Bentuk2 pulau yang anomali semacam indentasi selalu menarik perhatian
 dan berharga untuk dikaji secara geologi, dan kajian seperti ini
 biasanya akan punya efek berantai menjelaskan banyak fenomena geologi di
 sekitarnya. 
  
  Salam,
  awang

      
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try
 it now.




  
---------------------------------
  Bosan dengan spam? Mel Yahoo! memiliki perlindungan spam yang terbaik
http://my.mail.yahoo.com/

       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.





      
________________________________________________________ 
Bosan dengan spam? Mel Yahoo! memiliki perlindungan spam yang terbaik 
http://my.mail.yahoo.com/

Kirim email ke