Wah... teman2 sabar dulu untuk menanggapi berita ini. Kebetulan saya hadir 
disitu sebagai pengamat.

Pembicara utama pak Yusuf (BPPT), didampingi pak Heri Hardjono (LIPI) dan cak 
Andang (ETTI).
Sebetulnya ini  masalah pengertian istilah saja. Pak Yusuf menyatakan 
mengidentifikasi potensi HC di busur muka dari data seismik yg diambil pd saat 
riset Tsunami. Bukannya discovered reserves spt yg diplesetkan wartawan itu. 
Pak Yusuf juga menekankan berkali2 yg ia kemukakan itu baru bulk rock volume 
atau tangki nya saja yg isinya bisa minyak, atau gas, bahkan air. Ia juga 
menjelaskan possible petroleum system di kawasan itu. Source nya di perkirakan 
dari serpih lakustrin, reservoir nya berupa terumbu, seal nya marine shale. 
Critical time nya tak saya tangkap jelas.
Cak Andang memberi conto discovery HC di fore arc Basin di Andaman dan Arakan 
Basin di offshore Myanmar yg secara regional satu trend dgn fore arc pantai 
Barat Sumatra, jadi kalau di Utara terbukti maka  di Selatan kemungkinan juga 
ada. Ia juga berkali2  menjelaskan bedanya istilah reserves dan resources, 
bahkan ia melakukan koreksi parameter2 reservoir yg
dipakai pak Yusuf (yg mengasumsikan porositas reef tsb 30%), dan setelah di 
discount bermacam2 ia masih perkirakan potensi resources sebesar 60 billion 
barrel, masih spektakuler katanya. Ia juga menyarankan mengintegrasikan dgn 
well data yg pernah di bor oleh berbagai operator di segmen tsb.
Lha... grid lintasan seismiknya juga masih sangat jarang (60 km), tapi dari 
lintasan yg spt itu saja pak Yusuf sdh mengidentifikasi ada 14 event build up 
dan angka minimum 107 itu saja belum dihitung semuanya. Ada bright spot pula..
Menurut saya event build up nya sendiri bisa ditafsirkan macam2 bisa reef, atau 
shale diapir, bahkan barangkali  mud volcano... Tapi seperti yg sering dikutip 
pak Awang "omni bona perfora= all prospect looks good until it drilled".
 Dari sisi operasional juga tidak mudah dan cukup menantang, kedalaman air yg 
bisa mencapai 1000m walau untuk menembus reef tsb hanya 500 m dari dasar laut. 
Perlu persiapan dan peralatan yg tepat untuk mengantisipasi gempa pd saat 
drilling dan produksi, bagaimana memastikan sumur2 itu tidak hilang terhimpit 
batuan yg tergempakan.
Apapun, Ini suatu wacana yg baik dan perlu tindak lanjut.  Tak hanya masalah 
geologi dan teknologi tapi juga rencana mitigasi petroleum operation di zona 
gempa yg aktif.
Demikian laporan pandangan mata saya.

Wass.
Witan



-----Original Message-----
From: Doddy Suryanto <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, 11 February 2008 4:13 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] JakPost - Agencies discover hydrocarbon in Aceh

Memang agak susah dicerna beritanya. Pertama dibilang unproven reserve
107 billion barrel of oil/gas as minimum. Kalo unproven harusnya ada
well yang membuktikan adanya hydrocarbon accumulation seperti yg
dibilang Pak Noor.

Kecuali kalo dibilang undiscovered resources baru masuk akal. Yang kedua
ternyata cuma vessel yang melintas berarti logikanya belum ada well yang
membuktikan adanya hydrocarbon accumulation di daerah tersebut.

Biasanya ini mainan di NV dimana vessel2 yang melintas ambil beberapa
data sebagai pesanan beberapa kumpeni dgn tujuan untuk diperjual belikan
ke kumpeni2 yang tertarik dgn berita2 macam ini.

 

 

-----Original Message-----
From: noor syarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, 11 February, 2008 2:09 PM
To: [email protected]


[The entire original message is not included]


----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke