Terima kasih penjelasannya Pak Witan.

Dilihat dari kedalaman targetnya yang hanya 500 m, saya menduga yang
dilihat sebagai potensi reservoirnya juga dari Plio/Plesitocene Reef,
sedangkan hampir semua sumur yang gas bearing di Sibolga - Nias Basin
adalah dari Miocene reef. Memang tidak menutup kemungkinan adanya pula
akumulasi HC pada reef tsb, krn gas yang sudah ada adalah biogenik.

Tapi terus terang saya ragu biogenic gas generation mampu efektif untuk
mengisi tank sebesar itu.

Kira2, apakah data seismik yang baru saja di akuisisi tsb non-exclusive
? Bisa dibeli apabila ada yang berminat ?

Salam
Ferry


-----Original Message-----
From: Witan Odakar Ardjakusumah
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, February 11, 2008 10:10 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] JakPost - Agencies discover hydrocarbon in
Aceh

Wah... teman2 sabar dulu untuk menanggapi berita ini. Kebetulan saya
hadir disitu sebagai pengamat.

Pembicara utama pak Yusuf (BPPT), didampingi pak Heri Hardjono (LIPI)
dan cak Andang (ETTI).
Sebetulnya ini  masalah pengertian istilah saja. Pak Yusuf menyatakan
mengidentifikasi potensi HC di busur muka dari data seismik yg diambil
pd saat riset Tsunami. Bukannya discovered reserves spt yg diplesetkan
wartawan itu. Pak Yusuf juga menekankan berkali2 yg ia kemukakan itu
baru bulk rock volume atau tangki nya saja yg isinya bisa minyak, atau
gas, bahkan air. Ia juga menjelaskan possible petroleum system di
kawasan itu. Source nya di perkirakan dari serpih lakustrin, reservoir
nya berupa terumbu, seal nya marine shale. Critical time nya tak saya
tangkap jelas.
Cak Andang memberi conto discovery HC di fore arc Basin di Andaman dan
Arakan Basin di offshore Myanmar yg secara regional satu trend dgn fore
arc pantai Barat Sumatra, jadi kalau di Utara terbukti maka  di Selatan
kemungkinan juga ada. Ia juga berkali2  menjelaskan bedanya istilah
reserves dan resources, bahkan ia melakukan koreksi parameter2 reservoir
yg
dipakai pak Yusuf (yg mengasumsikan porositas reef tsb 30%), dan setelah
di discount bermacam2 ia masih perkirakan potensi resources sebesar 60
billion barrel, masih spektakuler katanya. Ia juga menyarankan
mengintegrasikan dgn well data yg pernah di bor oleh berbagai operator
di segmen tsb.
Lha... grid lintasan seismiknya juga masih sangat jarang (60 km), tapi
dari lintasan yg spt itu saja pak Yusuf sdh mengidentifikasi ada 14
event build up dan angka minimum 107 itu saja belum dihitung semuanya.
Ada bright spot pula..
Menurut saya event build up nya sendiri bisa ditafsirkan macam2 bisa
reef, atau shale diapir, bahkan barangkali  mud volcano... Tapi seperti
yg sering dikutip pak Awang "omni bona perfora= all prospect looks good
until it drilled".
 Dari sisi operasional juga tidak mudah dan cukup menantang, kedalaman
air yg bisa mencapai 1000m walau untuk menembus reef tsb hanya 500 m
dari dasar laut. Perlu persiapan dan peralatan yg tepat untuk
mengantisipasi gempa pd saat drilling dan produksi, bagaimana memastikan
sumur2 itu tidak hilang terhimpit batuan yg tergempakan.
Apapun, Ini suatu wacana yg baik dan perlu tindak lanjut.  Tak hanya
masalah geologi dan teknologi tapi juga rencana mitigasi petroleum
operation di zona gempa yg aktif.
Demikian laporan pandangan mata saya.

Wass.
Witan



-----Original Message-----
From: Doddy Suryanto <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, 11 February 2008 4:13 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] JakPost - Agencies discover hydrocarbon in
Aceh

Memang agak susah dicerna beritanya. Pertama dibilang unproven reserve
107 billion barrel of oil/gas as minimum. Kalo unproven harusnya ada
well yang membuktikan adanya hydrocarbon accumulation seperti yg
dibilang Pak Noor.

Kecuali kalo dibilang undiscovered resources baru masuk akal. Yang kedua
ternyata cuma vessel yang melintas berarti logikanya belum ada well yang
membuktikan adanya hydrocarbon accumulation di daerah tersebut.

Biasanya ini mainan di NV dimana vessel2 yang melintas ambil beberapa
data sebagai pesanan beberapa kumpeni dgn tujuan untuk diperjual belikan
ke kumpeni2 yang tertarik dgn berita2 macam ini.

 

 

-----Original Message-----
From: noor syarifuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, 11 February, 2008 2:09 PM
To: [email protected]


[The entire original message is not included]


------------------------------------------------------------------------
----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.

---------------------------------------------------------------------



----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.

---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke