Sudah ada , khusus untuk setrum dari renewable energy spt geothermal,
matahari, angin, air ,biomas dg kapasitas 1 - 10 MW ( Peraturan Menteri ESDM
No.002 thn 2006 ) , karena UU No.15 / 1985 yang diserahi sebagai Pemegang
Kuasa Usaha Ketenagalistrikan adalah BUMN yang ngurusi persetruman makanya
semuanya harus lewat PLN kalau mau jual beli setrum.karena PLN sbg
purasahaan mestinya ya cari untung sebanyak banyaknya makanya belinya juga
semurah murahnya kalau bisa , jadinya ya agak sulit yang mau nginvest ,
kecuali untuk CD ( krn dulu slalu dibandingkan dg BBM yang murah makanya
sekarang baru terasa )
ISM
From: "oki musakti"
Saya gak tahu apakah di Indonesia ada aturan soal PLN beli listrik dari
masarakat (dalam skala perorangan).
Di beberapa negara, pemilik properti terangsang untuk membangkitkan listrik
sendiri melalui solar cell dll karena kelebihan listriknya bisa dialirkan
(dijual) kembali ke electricity grid, selain juga ada insentif perpajakan
lain.
Yang saya tahu di Indones, ia baru ada skema pembelian listrik oleh PLN dari
skala desa seperti yang dirintis oleh Tri Mumpuni (alumnus Undip) yang oleh
Tempo pernah ditahbiskan sebagai SuperWoman Indonesia.
Salam
Oki
--- On Wed, 7/9/08, Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [iagi-net-l] OK, kita bicara Energi -->masuk lagi
To: [email protected]
Date: Wednesday, July 9, 2008, 5:37 PM
Noor yth.
Maksud saya bukan melecehkan hasil karya orang kita sendiri. Saya juga amat
salut kalau kita pergi ke pelosok desa yang belum ada listrik, penduduk
setempat terutama banyak di Jawa Barat, mereka membuat kincir kecil di
sungai dekat kampung mereka untuk dipasangi generator berukuran 1000 watt-an
sekedar untuk menyalakan TV dan penerangan rumah. Mereka harus diacungi
jempol dengan swadaya yang mereka lakukan. Maksud saya itu lho yang
berwenang kok tidak berwawasan terintegrasi, misalnya mengenai kebijakan
energi nasional harusnya mulai dengan kebijakan yang terintegrasi untuk
mengantisipasi krisis energi seperti yang terjadi sekarang ini. Sumber
energi kita cukup melimpah (di luar bahan bakar fosil). Contoh: rencana
bendungan Jati Gede di Jawa Barat sudah dimulai penelitian sejak 1973 (saya
tugas akhir S-1 di sana di bawah Prof. Sampurno), sudah 35 th lebih blm
terealisir, pembebasan tanah sudah dilakukan sejak 20 th yang lalu, saya dan
teman-2 Ekologi Unpad sudah melakukan penelitian AMDAL bahkan sudah 2
kali!!!! Nasib......??
Salam,
Yatno
----- Original Message -----
From: "noor syarifuddin" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, July 03, 2008 11:16 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] OK, kita bicara Energi -->masuk lagi
Pak Yatno,
Ibarat kuman di seberang lautan keliatan tapi gajah di pelupuk mata malah
tidak kelihatan (kelilipan kali yah...)...
Ya itulah kalau kita melihat sesuatu dari LN kok selalu bagus dan kita
memujinya...namun karena di akhir posting ada kalimat: Indonesia???, maka
saya tergelitik juga bahwa yang seperti itu juga ada di
Indonesia......Kita tidak boleh melupakan beberapa usaha sejenis yang
sudah dirintis di kampung-kampung (Garut, Banten, Jawa Tengah, dll)...
cuman memang karena made in Indonesia dan buatan orang kampung, maka yang
itu tidak pernah dilirik orang...... padahal sudah banyak kok yang pasang
mini PLTA, pembangkit mikrohydro, solar cell dll...
Kalau kita bicara energi, maka salah satu yang bisa kita lakukan mulai
saat ini oleh kita kita sendiri maupun bersama adalah dengan mengubah
perilaku kita sehari-hari:
- mengurangi konsumi BBM dengan cara merencanakan dengan baik pemakaian
kendaraan
- mengurangi beban listrik dengan mematikan lampu yang tidak perlu
- kalau memang tidak tahan dingin ya AC-nya dikecilin, bukan malah ACnya
tetap digedein tapi kitanya pakai jaket....:-(
- dll.....
salam,
----- Original Message ----
From: Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 4, 2008 1:02:35 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] OK, kita bicara Energi -->masuk lagi
Rekans,
Di Negara Barat (4 musim), energi sekecil apapun akan dimanfaatkan secara
efisien. Air panas 120 der C juga sangat ekonomis misalnya untuk pemanas
ruangan di musim dingin.
Di Prancis ada air terjun dengan danau di bawahnya di lereng Alpen yang
hanya berair di musim panas. Mereka bikin turbin pembangkit listrik tapi
air
yang terbatas itu tidak dialirkan, tetapi dipompa kembali ke atas untuk
selanjutnya dipakai menggerakkan turbin lagi secara kontinyu. Lalu energi
utk memompa ke atas apakah tidak tekor dengan produksi yang dihasilkan?
Tentu saja tekor. Tetapi no problem karena sistim kelistrikan di sana
sudah
integrated dari berbagai sumber termasuk PLTN. Pemompaan air ke atas
dilakukan pada saat jam-jam low demand dan dihentikan pada saat jam-jam
peak
demand. PLTN tidak dapat di switch off mendadak sehingga saat kelebihan
listrik (jam tidak sibuk), kelebihan ini dimanfaatkan untuk "membayar
ketekoran" tadi, sehingga PLTA tadi tetap Ekonomis meskipun hasilnya
tekor.
Hebat bukan? Ada contoh lagi. Sungai Rhone yang melewati kota Lyon
mempunyai
debit yang sangat besar tetapi tidak ada air terjun karena topografi
landai.
Maka setian jarak beberapa km dibuat bendung untuk meninggikan air
beberapa
meter sehingga seperti air terjun kecil bertingkat2. Di situ dipasang
turbin
untuk PLTA kecil2 tetapi banyak sekali sehingga memberikan sumbangan
energi
yang cukup signifikan. Indonesia????
Salam,
Yatno
--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod
--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to
direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.5/1537 - Release Date: 7/6/2008
5:26 AM
--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod
--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI
and
its members be liable for any, including but not limited to direct or
indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data
or
profits, arising out of or in connection with the use of any information
posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod
--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------