Oring and Causes : Drilling or Earthquake ?
Does it matter ?
Science dan saintis akan sangat ingin mengetahuinya. Dan saat ini
masih merupakan topik paling menarik dan saya yakin akan menjadi topik
berkepanjangan. Sayangnya "data-data" ya skalilagi data-data dasarnya
masih juga bersifat "rahasia".
Menurut saya yang satu ini hanyalah masalah "trigger" atau pemicu.
Sedangkan stadia-stadia pembentukan MV sudah banyak teorinya. Dan
sayangnya sepertinya masih bukan "hot topic" berbicara "what next".

Sains, legal or politics.
Apapun hasilnya, tidak selalu dan tidak mesti sama . setiap keputusan
akan memiliki tujuan serta konsekuensi sendiri2.

Monitoring
Para ahli geoscience (IAGI dan HAGI) mestinya tidak hanya berenti pada
masalah penyebab dan pemicu. Proses selanjutnya dg pertanyaan dasar "
what next" memerlukan data-data dasar bawah permukaan yg diperlukan
sebagai bagian dari monitoring.

Setau saya montoring dinamika bawah permukaan masih terbatas. Yg saya
tahu Pak Hasan dari bidang geodynamics memiliki data monitoring GPS
ini scr lengkap. Mungkin masih harus ditambah lagi dinamika dg
montoring gravity dan magnetik. Atau bahkan kegempaan seperti layaknya
memonitor gunung api aktif.

Selain itu juga diperlukan sebuah laboratory ataupun data library yang
accessible. Perlu adanya keterbukaan dan sharing data dasar diantara
peneliti2 kaliber dunia ini.

Seperti kata pak Awang, Lusi masih akan sangat panjang cerita selanjutnya.

Salam
Rdp


On 7/31/08, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Apa penyebab erupsi "Lusi" (Lumpur Sidoarjo) rupanya telah menjadi bahan
> perdebatan dari ruang pengadilan, jurnal-jurnal ilmiah, seminar-seminar
> nasional dan internasional, diskusi internet di milis-milis, sampai obrolan
> di café atau warung kopi. Peliputan media cetak dan elektronik yang luas
> atas issue ini telah menyebabkan kasus Lusi diketahui umum di mana pun. Dua
> school of thought yang menjadi bahan perdebatan telah mengerucut menjadi dua
> : (1) gempa Yogyakarta 27 Mei 2006 sebagai penyebab, dan (2) pemboran sumur
> eksplorasi Banjarpanji-1 (Lapindo Brantas, Mei 2006) sebagai penyebab.
> Walaupun, sepengamatan saya, orang awam lebih banyak berpihak kepada teori
> nomor (2) – itu sebagian besar karena pemberitaan media; tidak begitu yang
> terjadi dengan perdebatan di antara para ahli. Kedua kubu pemikiran sama
> kuat, ahli-ahli di masing kubu bertahan dengan pendapatnya. Perbedaan
> pendapat para ahli yang dipanggil sebagai saksi ahli dalam pengadilan telah
>  menyebabkan kasus tersebut tidak dapat segera tuntas diadili. Minggu ini
> pun, pengadilan negeri Jawa Timur mulai memanggil kembali beberapa saksi
> ahli untuk dimintai keterangan.
>
> Apakah nanti pada akhirnya akan diperoleh kesepakatan di antara para ahli ?
> Saya tak yakin akan itu. Apakah nanti pada akhirnya akan diputuskan oleh
> pengadilan satu penyebab ? Mungkin saja, tetapi sebenarnya pengadilan bukan
> lembaga yang dengan tepat bisa memutuskan hal itu. Perdebatan ilmiah dalam
> ilmu apa pun memang susah diselesaikan, kita telah punya banyak contohnya.
> Perdebatan akan selesai ketika ada bukti kuat yang bisa mendiamkan semua
> perdebatan dan terpaksa satu pihak harus mau menerima pendapat pihak
> lainnya.
>
> Contoh saja, apakah kita masih mau mendebat teori plate tectonics  ketika
> bukti pengukuran-pengikuran GPS menujukkan bahwa semua benua saat ini tengah
> bergerak dan mantle tomography menunjukkan bahwa kerak samudra sedang
> menyusup di bawah benua ? Pada saat  baru diumumkan, teori ini memicu
> perdebatan yang sengit lebih dari 20 tahun. Contoh lain, apakah kita masih
> percaya dengan teori geosentris ketika bukti-bukti astronomi dengan gamblang
> menunjukkan bahwa Bumi walaupun planet hidup bukan pusat Alam Semesta ?
> Bahkan, Matahari kita pun bukan (heliosentris). Kita juga punya contoh
> perdebatan yang tak kunjung selesai, misalnya antara yang percaya dan tidak
> teori evolusi (tahun depan, perdebatan ini akan memasuki tepat 150 tahun).
>
> Kembali ke Lusi, melihat perdebatan yang mungkin tak akan mudah
> diselesaikan, maka AAPG (American Association of Petroleum Geologists) dalam
> pertemuan tahunan internasionalnya yang pada tahun 2008 ini akan digelar di
> Capetown, South Africa, 26-29 Oktober 2008, akan mengadakan acara khusus
> tentang Lusi dalam program teknisnya. Sesi khusus ini diberi judul "Lusi Mud
> Volcano : Earthquake or Drilling Trigger".
>
> Di dalam acara ini akan diberi kesempatan kepada tokoh-tokoh dari dua kubu
> pemikiran menyampaikan pendapatnya. Acara sidang ilmiah ini akan diketuai
> oleh Jon Gluyas (Fairfield Energy, Middlesex, England) yang dijamin AAPG
> akan bertindak "fair" alias netral. Berikut judul-judul presentasi yang akan
> digelar :
>
>
> "Causes and Triggers of the Lusi Mud Volcano, Indonesia" (Mazzini, Svensen,
> Planke, Akhmanov)
> "East Java Mud Volcano (Lusi) : Drilling Facts and Analysis" (Istadi)
> "The Lusi Mud Eruption of East Java" (Tingay, Heidbach, Davies, Swarbrick)
> "The East Java Mud Volcano (2006 to Present) : An Earthquake or Drilling
> Trigger" (Davies, Brumm, Manga, Swarbrick, Rubiandini, Tingay)
>
> Acara ditutup oleh presentasi tentang deformasi Lusi akibat erupsinya :
>
>
> "Deformation due to Eruption of a Mud Volcano : The Lusi Mud Volcano
> (2006-Present), East Java" (Abidin, Davies, Kusuma, Sumintadiredja,
> Andreas,Gamal)
>
> "We need to agree first on the cause, so we expect an active debate", kata
> John Snedden (ExxonMobil), penggagas acara perdebatan itu. Apakah bisa
> diharapkan dalam acara sekitar dua jam itu akan terjadi persetujuan tentang
> penyebab Lusi ? Saya meragukannya.
>
> Pertemuan-pertemuan ilmiah (seminar) tentang penyebab Lusi telah beberapa
> kali diadakan baik di Indonesia maupun di luar negeri (Australia, Amerika,
> Eropa), baik mempertemukan dalam satu ruangan tokoh-tokoh masing kubu
> pemikiran, maupun tidak (masing-masing kubu pemikiran mengadakan
> pertemuannya sendiri).
>
> Publikasi kunci tentang kedua penyebab ini pun telah beredar :
>
> Davies, R., Swarbrick, R., Evans, R., Huuse, M., 2007, Birth of a mud
> volcano : East Java, 29 May 2006, GSA Today, 17, p. 4-9.
>
> Mazzini, A., Svensen, H., Akhmanov, G.G., Aloisi, G., Planke, S., Sørenssen,
> M., Istadi, B., 2007, Triggering and dynamic evolution of the LUSI mud
> volcano, Indonesia, Earth and Planetary Science Letters, 261 (2007), p.
> 375-388.
>
> Presentasi kunci yang pernah dilakukan tentang kedua pendapat ini adalah :
>
> Brumm, M., Manga, M., Davies, R.J., 2007, Did an earthquake trigger the
> eruption of the Sidoarjo (LUSI) mud volcano ?, American Geophysical Union,
> Fall Meeting, December 2007.
>
> Svensen, H., Mazzini, A., Akhmanov, G.G., Aloisi,G., Planke, S., Sørenssen,
> A., Istadi, B., 2007, Triggering and dynamic evolution of the LUSI mud
> volcano, Indonesia, American Geophysical Union, Fall Meeting, December 2007.
>
> Beberapa publikasi penting yang berhubungan dengan hal gempa dan mud volcano
> yang baik dipelajari adalah :
>
> Manga, M. and Brodsky, E., 2006, Seismic triggering of eruptions in the far
> field : volcanoes and geysers, Annu. Rev. Earth Planet. Sci, 34, p. 263-291.
>
> Mellors, R., Kilb, D., Aliyev, A., Gasanov, A., and Yetirmishli, G., 2007,
> Correlations between earthquakes and large mud volcano eruptions, Journal of
> Geophysical Research, vol. 112.
>
> Demikian, adalah perlu dikaji terus dengan pikiran terbuka dan kepala dingin
> kedua kemungkinan penyebab Lusi ini.
>
> Kalau ada rekan-rekan milis yang nanti kebetulan akan ke Capetown, South
> Africa untuk menghadiri pertemuan internasional 2008 AAPG, jangan dilupakan
> acara perdebatan Lusi di sana. Walaupun perdebatan tersebut bukan untuk
> pertama kalinya digelar, tetap menarik untuk disaksikan, siapa tahu kita
> menemukan kunci-kunci ke arah pemecahan yang lebih baik.
>
> Salam,
> awang
>
>
>


-- 
http://tempe.wordpress.com/
Telling the truth is important
Telling the positive is better !!!

--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke